<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029</id><updated>2012-01-21T20:06:38.612+07:00</updated><category term='MitRaku..'/><category term='Akhlaq'/><category term='Islam'/><category term='resensi buku'/><category term='pecetika1431'/><category term='Download'/><category term='Aqidah'/><category term='Fiqih'/><category term='Rohis'/><category term='At-Tahrim'/><category term='sekolahku'/><category term='IPTEK'/><category term='Artikel'/><category term='Lifestyle'/><category term='profil'/><category term='pecetika1432'/><category term='galeri'/><category term='Keputrian'/><category term='Contact'/><category term='pecetika'/><category term='Tarikh'/><category term='Berita'/><title type='text'>ROHIS SMA N 2 PURWOKERTO</title><subtitle type='html'>ROHANI ISLAM SMA NEGERI 2 PURWOKERTO</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>108</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-7989819246464757369</id><published>2012-01-21T20:05:00.000+07:00</published><updated>2012-01-21T20:06:38.644+07:00</updated><title type='text'>Apakah Nonton Film Porno Termasuk Dosa Besar?</title><content type='html'>Apakah Nonton Film Porno Termasuk Dosa Besar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah swt telah memerintahkan orang-orang beriman untuk menjaga pandangan dari melihat aurat atau kehormatan orang lain, sebagaimana firman Allah swt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nuur : 30 – 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan ayat diatas, Nabi saw juga telah melarang seseorang melihat aurat orang lain walaupun seorang laki-laki terhadap laki-laki yang lain atau seorang wanita terhadap wanita yang lain baik dengan syahwat maupun tanpa syahwat, sebagaimana sabdanya saw,”Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki (lain) dan janganlah seorang wanita melihat aurat wanita (lain). Janganlah seorang laki-laki berada dalam satu selimut dengan laki-laki lain dan janganlah seorang wanita berada dalam satu selimut dengan wanita lain.” (HR. Al Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam film-film porno, batas-batas aurat atau bahkan inti dari aurat seseorang diperlihatkan dan dipertontonkan kepada orang-orang yang tidak halal melihatnya, ini merupakan perbuatan yang diharamkan baik orang yang mempertontokan maupun yang menontonnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu tidak diperbolehkan bagi seseorang menyaksikan film porno walaupun dengan alasan belajar tentang cara-cara berhubungan atau menghilangkan kelemahan syahwatnya karena untuk alasan ini tidak mesti dengan menyaksikan film tersebut akan tetapi bisa dengan cara-cara lainnya yang didalamnya tidak ditampakkan aurat orang lain, seperti buku-buku agama yang menjelaskan tentang seks, buku-buku fiqih tentang pernikahan atau mungkin buku-buku umum tentang seks yang bebas dari penampakan aurat seseorang didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun tidak ada nash yang jelas yang secara tegas memberikan hukuman (hadd) kepada orang yang menyaksikan atau melihat aurat orang asing, atau melaknat maupun mengancamnya dengan siksa neraka yang bisa memasukkan perbuatan itu kedalam dosa besar seperti yang disebutkan Imam Nawawi bahwa diantara tanda-tanda dosa besar adalah wajib atasnya hadd, diancam dengan siksa neraka dan sejensnya sebagaimana disebutkan didalam Al Qur’an maupun Sunnah. Para pelakunya pun disifatkan dengan fasiq berdasarkan nash, dilaknat sebagaimana Allah swt melaknat orang yang merubah batas-batas tanah. (Shahih Muslim bi Syarhin Nawawi juz II hal 113)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau yang disebutkan oleh Izzuddin bin Abdul Aziz bin Abdus Salam bahwa sebagian ulama mengatakan dosa-dosa besar adalah segala dosa yang disertai dengan ancaman atau hadd (hukuman) atau laknat. (Qawaidul Ahkam Fii Mashalihil Anam juz I hal 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi apabila perbuatan itu dilakukan tanpa ada perasaan takut kepada Allah swt, penyesalan atau bahkan menyepelekannya sehingga menjadi sesuatu yang sering dilakukannya maka perbuatan itu bisa digolongkan kedalam dosa besar, sebagaimana pendapat dari Abu Hamid al Ghazali didalam “Al Basiith” bahwa batasan menyeluruh dalam hal dosa besar adalah segala kemaksiatan yang dilakukan seseorang tanpa ada perasaan takut dan penyesalan, seperti orang yang menyepelekan suatu dosa sehingga menjadi kebiasaan. Setiap penyepelean dan peremehan suatu dosa maka ia termasuk kedalam dosa besar.. (Shahih Muslim bi Syarhin Nawawi juz II hal 113)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau disebutkan didalam suatu ungkapan bahwa suatu dosa tidaklah dikatakan kecil apabila dilakukan secara terus menerus dan suatu dosa tidaklah dikatakan besar apabila dibarengi dengan istighfar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menonton Film Porno Termasuk Perzinahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairoh berkata dari Nabi saw,”Sesungguhnya Allah telah menetapkan terhadap anak-anak Adam bagian dari zina yang bisa jadi ia mengalaminya dan hal itu tidaklah mustahil. Zina mata adalah penglihatan, zina lisan adalah perkataan dimana diri ini menginginkan dan menyukai serta kemaluan membenarkan itu semua atau mendustainya.” (HR. Bukhori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Bukhori memasukan hadits ini kedalam Bab Zina Anggota Tubuh Selain Kemaluan, artinya bahwa zina tidak hanya terbatas pada apa yang dilakukan oleh kemaluan seseorang saja. Namun zina bisa dilakukan dengan mata melalui pandangan dan penglihatannya kepada sesuatu yang tidak dihalalkan, zina bisa dilakukan dengan lisannya dengan membicarakan hal-hal yang tidak benar dan zina juga bisa dilakukan dengan tangannya berupa menyentuh, memegang sesuatu yang diharamkan.&lt;br /&gt;Ibnu Hajar menyebutkan pendapat Ibnu Bathol yaitu,”Pandangan dan pembicaraan dinamakan dengan zina dikarenakan kedua hal tersebut menuntun seseorang untuk melakukan perzinahan yang sebenarnya. Karena itu kata selanjutnya adalah “serta kemaluan membenarkan itu semua atau mendustainya.” (Fathul Bari juz XI hal 28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah Hukuman Bagi Orang Yang Menontonnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana disebutkan diatas bahwa tidak ada nash yang secara tegas menyebutkan bahwa orang yang melihat atau menyaksikan aurat orang lain, seperti menonton film porno ini dikenakan hukuman (hadd) akan tetapi si pelakunya harus diberikan ta'zir (diserahkan kepada Qadhi/hakim untuk memberikan sangsinya) dan tidak ada kewajiban baginya kafarat.&lt;br /&gt;Ibnul Qoyyim mengatakan,”Adapun ta'zir adalah pada setiap kemaksiatan yang tidak ada hadd (hukuman) dan juga tidak ada kafaratnya. Sesungguhnya kemaksiatan itu mencakup tiga macam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kemaksiatan yang didalamnya ada hadd dan kafarat.&lt;br /&gt;2. Kemaksiatan yang didalamnya hanya ada kafarat tidak ada hadd.&lt;br /&gt;3. Kemaksiatan yang didalamnya tidak ada hadd dan tidak ada kafarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun contoh dari macam yang pertama adalah mencuri, minum khomr, zina dan menuduh orang berzina. Sedangkan contoh dari macam kedua adalah berjima’ pada siang hari di bulan Ramadhan, bersetubuh saat ihram.Dan contoh dari macam yang ketiga adalah menyetubuhi seorang budak yang dimiliki bersama antara dia dan orang lain, mencium orang asing dan berdua-duaan dengannya, masuk ke kamar mandi tanpa mengenakan sarung, memakan daging bangkai, darah, babi dan yang sejenisnya. (I’lamul Muwaqqi’in juz II hal 183)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-7989819246464757369?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/7989819246464757369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/apakah-nonton-film-porno-termasuk-dosa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/7989819246464757369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/7989819246464757369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/apakah-nonton-film-porno-termasuk-dosa.html' title='Apakah Nonton Film Porno Termasuk Dosa Besar?'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-6041302655241346058</id><published>2012-01-17T20:54:00.003+07:00</published><updated>2012-01-17T21:01:45.627+07:00</updated><title type='text'>Bulan Terbelah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Em8lHaBDTTg/TxV9pizXsuI/AAAAAAAAAPc/LB85BO1TJUE/s1600/bulan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Em8lHaBDTTg/TxV9pizXsuI/AAAAAAAAAPc/LB85BO1TJUE/s320/bulan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5698599056177607394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: rgb(225, 228, 242); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div&gt;Dalam  temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof.Dr.Zaghlul  Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya,  apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat  secara ilmiah?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya: Tidak, sebab  kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat  tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa  menjangkaunya. Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah  Rasulullah membelah bulan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Spoiler for kisahnya nih gan...:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kisah ini adalah sebelum Rasulullah SAW hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah Munawarah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Terjadi percakapan antar orang kafir Quraisy dan dan Rasulullah SAW.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orang2  kafir: "Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba  tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan  kerasulanmu (dengan nada mengejek dan meng-olok2)?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rasulullah: "Apa yang kalian inginkan?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orang2 kafir: "Coba belah bulan..."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rasulullah pun berdiri dan terdiam, berdoa kepada Allah  agar menolongnya. Lalu Allah memberitahu Muhammad SAW agar mengarahkan  telunjuknya ke bulan. Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan  dan terbelahlah bulan itu dengan se-benar2nya. Namun, orang2 kafir  tersebut tetap menampik.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orang2 kafir: "Muhammad, engkau benar2 telah menyihir kami!"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang  benar bisa saja "menyihir" orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak  bisa menyihir orang yang tidak ada di tempat itu. Lalu mereka pun  menunggu orang2 yang akan pulang dari perjalanan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orang2 Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota  Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang  rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah. orang2 kafir  itu pun bertanya kepada rombongan tersebut&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orang2 kafir: "Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rombongan:  "Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah  menjadi dua dan saling menjauh masing2-nya kemudian bersatu kembali..."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya  lagi tetap kafir ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya:  "Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika  melihat tanda2 kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya  berkata, "Ini adalah sihir yang terus-menerus", dan mereka  mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan  benar-benar telah tetap... (sampai akhir surat Al-Qamar).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah Prof. Dr. Zaghlul selesai menyampaikan hadits  nabi tersebut, berdirilah seorang muslim warga Inggris dan  memperkenalkan diri seraya berkata,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai Tuan, bolehkah aku menambahkan?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab:"Dipersilahkan dengan senang hati."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Daud Musa Pitkhok mengatakan bahwa ia pernah meneliti  agama2 (sebelum menjadi muslim) dan salah seorang mahasiswa muslim  menunjukinya sebuah terjemah makna2 Al-Qur'an yang mulia. Dia pun  membawa terjemah itu pulang ke rumah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan ketika dia membuka terjemahan Al-Qur'an itu di rumah,  maka surat yang pertama ia buka adalah Al-Qamar yang tertulis: "Telah  dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dia masih sangsi tentang kebenaran ayat ini, namun Allah Maha Tahu Hamba-Nya yang ikhlas mencari kebenaran.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Suatu hari ia menonton sebuah diskusi antara seorang  presenter Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS di televisi  Inggris. Ketiga pakar antariksa tersebut bercerita tentang dana yang  begitu besar dalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal  saat yang sama dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan,  sakit dan perselisihan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam diskusi tersebut dibahas tentang turunnya astronot  hingga menjejakkan kakinya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke  bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta  dollar. Kemudian terjadilah perbincangan antara kedua belah pihak&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Presenter: "Kebodohan macam apalagi ini, dana yang begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pakar  antariksa: "Tidak! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan  AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam  bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan  itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk  kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada  siapapun."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Presenter: "Hakikat apa yang kalian telah capai hingga demikian mahal taruhannya?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pakar antariksa: " Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Presenter: "Bagaimana kalian bisa yakin akan hal itu?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pakar  antariksa: "Kami mendapati secara pasti dari batu2-an yang terpisah  (katrena) terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan.  Kami meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka  mengatakan, "Hal ini tidak mungkin terjadi kecuali jika memang bulan  pernah terbelah lalu bersatu kembali!"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris  mengatakan, "Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, 'Mukjizat  (kehebatan) benar2 telah terjadi pada diri Muhammad shallallahu alaihi  wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar2 telah meng-olok2 AS  untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, hingga 100 juta dollar, hanya  untuk menetapkan akan kebenaran muslimin! Agama Islam ini tidak mungkin  salah... Lalu aku pun kembali membuka Mushhaf Al-Qur'an dan aku baca  surat Al-Qamar."&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-6041302655241346058?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/6041302655241346058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/dalam-temu-wicara-di-televisi-bersama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6041302655241346058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6041302655241346058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/dalam-temu-wicara-di-televisi-bersama.html' title='Bulan Terbelah'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Em8lHaBDTTg/TxV9pizXsuI/AAAAAAAAAPc/LB85BO1TJUE/s72-c/bulan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-9095883055511260684</id><published>2012-01-17T20:53:00.001+07:00</published><updated>2012-01-17T20:53:20.542+07:00</updated><title type='text'>Surga Dunia</title><content type='html'>surga dunia:&lt;br /&gt;Allaah S. W. T. menurunkan kenikmatan dari  surga ke dunia ini  sebesar 1% dari satu kenikmatan yang ada di surga, dan itu  kemudian  dibagi-bagi ke dalam trilyunan tahun (waktu bumi), kemudian dibagi-bagi   lagi ke dalam trilyunan galaksi, yang kemudian dibagi-bagi lagi ke  dalam  trilyunan bintang dari anggota dari setiap galaksi, dan dari  setiap bintang  dibagi-bagi lagi, misalnya oleh mahluk di bumi, pada  saat ini ada hingga  quadrilyun mahluk hidup di bumi ini, mungkin dari  awal sejarah hingga akhir  sejarah nanti ada hingga penthalyun atau  malah sextyun mahluk hidup di bumi ini,  setelah dibagi-bagi sedemikian  kecilnya, misalnya: makanan, makanan masih mampu  memberikan kenikmatan  yang tak berhingga bagi yang makan, atau yang disebut  dengan surga  dunia; sex, setiap kali oleh setiap orang, masih mampu memberikan   kenikmatan yang sedemikian nikmat bagi orang-per-orang. itu baru dari 1%  dari  satu kenikmatan yang ada di surga yang sudah terbagi-bagi menjadi  tak berhingga  kecilnya, bagaimana klo seluruh kenikmatan yang ada  disurga dinikmati  keseluruhannya oleh saya secara langsung, terbayang  nggak kenikmatan yang akan  saya terima???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;neraka dunia:&lt;br /&gt;Allaah S. W. T. menurunkan panas neraka  yang paling ringan ke dunia  ini sebesar 1%, kemudian dibagi-bagi oleh sekian  trilyun tahun (waktu  bumi), kemudian dibagi-bagi lagi ke dalam trilyunan  galaksi, yang  kemudian dibagi-bagi lagi oleh sekian trilyun bintang dari setiap   galaksi, salah satunya adalah matahari, anda tahu khan jarak matahari;  bintang  di tata surya kita; yang sesungguhnya masih tergolong bintang  yang paling  dingin; yang jaraknya 1,5 juta Km, masih sanggup membunuh  manusia dari jaraknya  yang 1,5 juta Km, atau api yang paling kecil,  korek api, apakah anda sanggup  menahan panasnya korek api??? itu baru  1% dari panasnya neraka yang paling  dingin diturunkan ke dunia ini dan  telah terbagi-bagi menjadi tidak berhingga  kecilnya, terbayang nggak  bila panasnya neraka yang paling panas ditanggung  langsung oleh anda  sendiri???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-9095883055511260684?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/9095883055511260684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/surga-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/9095883055511260684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/9095883055511260684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/surga-dunia.html' title='Surga Dunia'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-6972157230249169159</id><published>2012-01-17T20:51:00.000+07:00</published><updated>2012-01-17T20:52:05.472+07:00</updated><title type='text'>Arti Sebuah Cinta</title><content type='html'>&lt;span class="tiny"&gt;Penulis: &lt;/span&gt;&lt;em&gt;Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah An-Nawawi&lt;/em&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="content"&gt;Cinta  bisa jadi merupakan kata yang paling banyak dibicarakan manusia. Setiap  orang memiliki rasa cinta yang bisa diaplikasikan pada banyak hal.  Wanita, harta, anak, kendaraan, rumah dan berbagai kenikmatan dunia  lainnya merupakan sasaran utama cinta dari kebanyakan manusia. Cinta  yang paling tinggi dan mulia adalah cinta seorang hamba kepada Rabb-nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kita sering mendengar kata yang terdiri dari lima  huruf: CINTA. Setiap orang bahkan telah merasakannya, namun sulit untuk  mendefinisikannya. Terlebih untuk mengetahui hakikatnya. Berdasarkan  hal itu, seseorang dengan gampang bisa keluar dari jeratan hukum syariat  ketika bendera cinta diangkat. Seorang pezina dengan gampang tanpa  diiringi rasa malu mengatakan, “Kami sama-sama cinta, suka sama suka.”  Karena alasan cinta, seorang bapak membiarkan anak-anaknya bergelimang  dalam dosa. Dengan alasan cinta pula, seorang suami melepas istrinya  hidup bebas tanpa ada ikatan dan tanpa rasa cemburu sedikitpun.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Demikianlah  bila kebodohan telah melanda kehidupan dan kebenaran tidak lagi menjadi  tolok ukur. Dalam keadaan seperti ini, setan tampil mengibarkan  benderanya dan menabuh genderang penyesatan dengan mengangkat cinta  sebagai landasan bagi pembolehan terhadap segala yang dilarang Allah dan  Rasul-Nya Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam. Allah Subhanahu wa  ta’ala berfirman:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia  kecintaan kepada apa-apa yang diingini yaitu: wanita-wanita, anak-anak,  harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan,  binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di  dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Ali ‘Imran: 14&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam dalam haditsnya dari shahabat Tsauban radhiyallahu’anhu mengatakan: &lt;em&gt;‘Hampir-hampir orang-orang kafir mengerumuni kalian sebagaimana berkerumunnya di atas sebuah tempayan.’&lt;/em&gt;  Seseorang berkata: ‘Wahai Rasulullah, apakah jumlah kita saat itu  sangat sedikit?’ Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam berkata: &lt;em&gt;‘Bahkan  kalian saat itu banyak akan tetapi kalian bagaikan buih di atas air.  Dan Allah benar-benar akan mencabut rasa ketakutan dari hati musuh  kalian dan benar-benar Allah akan campakkan ke dalam hati kalian  (penyakit) al-wahn.’&lt;/em&gt; Seseorang bertanya: ‘Apakah yang dimaksud dengan al-wahn wahai Rasulullah?’ Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam menjawab: &lt;em&gt;‘Cinta dunia dan takut mati.’&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;HR. Abu Dawud no. 4297, dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud no. 3610&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Asy-Syaikh ‘Abdurrahman As-Sa’di dalam tafsirnya mengatakan: “Allah memberitakan dalam dua ayat ini (&lt;strong&gt;Ali ‘Imran: 13-14&lt;/strong&gt;)  tentang keadaan manusia kaitannya dengan masalah lebih mencintai  kehidupan dunia daripada akhirat, dan Allah menjelaskan perbedaan yang  besar antara dua negeri tersebut. Allah Subhanahu wa ta’ala memberitakan  bahwa hal-hal tersebut (syahwat, wanita, anak-anak, dsb) dihiaskan  kepada manusia sehingga membelalakkan pandangan mereka dan  menancapkannya di dalam hati-hati mereka, semuanya berakhir kepada  segala bentuk kelezatan jiwa. Sebagian besar condong kepada perhiasan  dunia tersebut dan menjadikannya sebagai tujuan terbesar dari cita-cita,  cinta dan ilmu mereka. Padahal semua itu adalah perhiasan yang sedikit  dan akan hilang dalam waktu yang sangat cepat.”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Definisi Cinta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendefinisikan cinta sangatlah sulit, karena tidak bisa  dijangkau dengan kalimat dan sulit diraba dengan kata-kata. Ibnul Qayyim  mengatakan: “Cinta tidak bisa didefinisikan dengan jelas, bahkan bila  didefinisikan tidak menghasilkan (sesuatu) melainkan menambah kabur dan  tidak jelas, (berarti) definisinya adalah adanya cinta itu sendiri.” (&lt;strong&gt;Madarijus Salikin, 3/9&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hakikat Cinta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah sebuah amalan hati yang akan terwujud dalam (amalan)  lahiriah. Apabila cinta tersebut sesuai dengan apa yang diridhai Allah,  maka ia akan menjadi ibadah. Dan sebaliknya, jika tidak sesuai dengan  ridha-Nya maka akan menjadi perbuatan maksiat. Berarti jelas bahwa cinta  adalah ibadah hati yang bila keliru menempatkannya akan menjatuhkan  kita ke dalam sesuatu yang dimurkai Allah yaitu kesyirikan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Cinta kepada Allah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang dibangun karena Allah akan menghasilkan kebaikan yang  sangat banyak dan berharga. Ibnul Qayyim dalam Madarijus Salikin (3/22)  berkata: ”Sebagian salaf mengatakan bahwa suatu kaum telah mengaku cinta  kepada Allah lalu Allah menurunkan ayat ujian kepada mereka:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Katakanlah: jika kalian cinta kepada Allah maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Ali ‘Imran: 31&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mereka (sebagian salaf) berkata: “(firman Allah) &lt;em&gt;‘Niscaya Allah akan mencintai kalian’&lt;/em&gt;,  ini adalah isyarat tentang bukti kecintaan tersebut dan buah serta  faidahnya. Bukti dan tanda (cinta kepada Allah) adalah mengikuti  Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam, faidah dan buahnya adalah  kecintaan Allah kepada kalian. Jika kalian tidak mengikuti Rasulullah  Shallallahu’alaihi wa sallam maka kecintaan Allah kepada kalian tidak  akan terwujud dan akan hilang.”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bila demikian keadaannya, maka  mendasarkan cinta kepada orang lain karena-Nya tentu akan mendapatkan  kemuliaan dan nilai di sisi Allah. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa  sallam bersabda dalam hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik  Radhiyallahu’anhu:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Tiga hal yang barangsiapa ketiganya ada pada dirinya, niscaya  dia akan mendapatkan manisnya iman. Hendaklah Allah dan Rasul-Nya lebih  ia cintai daripada selain keduanya, dan hendaklah dia mencintai  seseorang dan tidaklah dia mencintainya melainkan karena Allah, dan  hendaklah dia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah  selamatkan dia dari kekufuran itu sebagaimana dia benci untuk  dilemparkan ke dalam neraka.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;HR. Al-Bukhari no. 16 dan Muslim no. 43&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ibnul Qayyim mengatakan bahwa di antara sebab-sebab adanya cinta (kepada Allah) ada sepuluh perkara:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;, membaca Al Qur’an, menggali, dan memahami makna-maknanya serta apa yang dimaukannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, mendekatkan diri kepada Allah dengan amalan-amalan sunnah setelah amalan wajib.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;, terus-menerus berdzikir dalam setiap keadaan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keempat&lt;/strong&gt;, mengutamakan kecintaan Allah di atas kecintaanmu ketika bergejolaknya nafsu.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kelima&lt;/strong&gt;, hati yang selalu menggali nama-nama dan sifat-sifat Allah, menyaksikan dan mengetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keenam&lt;/strong&gt;, menyaksikan kebaikan-kebaikan Allah dan segala nikmat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketujuh&lt;/strong&gt;, tunduknya hati di hadapan Allah Subhanahu wa ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedelapan&lt;/strong&gt;, berkhalwat (menyendiri dalam bermunajat) bersama-Nya ketika Allah turun (ke langit dunia).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kesembilan&lt;/strong&gt;, duduk bersama orang-orang yang memiliki sifat cinta dan jujur.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kesepuluh&lt;/strong&gt;, menjauhkan segala sebab-sebab yang akan menghalangi hati dari Allah Subhanahu wa ta’ala. (&lt;strong&gt;Madarijus Salikin, 3/18, dengan ringkas&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Cinta adalah Ibadah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana telah lewat, cinta merupakan salah satu dari ibadah hati  yang memiliki kedudukan tinggi dalam agama sebagaimana ibadah-ibadah  yang lain. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Al-Hujurat: 7&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Dan orang-orang yang beriman lebih cinta kepada Allah.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Al-Baqarah: 165&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Al-Maidah: 54&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Adapun  dalil dari hadits Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam adalah hadits  Anas yang telah disebut di atas yang dikeluarkan oleh Al-Imam  Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim: &lt;em&gt;“Hendaklah Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selain keduanya.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Macam-macam cinta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di antara para ulama ada yang membagi cinta menjadi dua bagian dan ada yang membaginya menjadi empat.&lt;br /&gt;Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdulwahhab Al-Yamani dalam kitab Al-Qaulul  Mufid fi Adillatit Tauhid (hal. 114) menyatakan bahwa cinta ada empat  macam:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pertama, cinta ibadah.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yaitu mencintai Allah dan apa-apa yang dicintai-Nya, dengan dalil ayat dan hadits di atas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kedua, cinta syirik.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;berfirman:&lt;span style="font-family:Symbol;mso-ascii-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family: Symbol"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Yaitu mencintai Allah dan juga selain-Nya. Allah Subhanahu wa ta’ala &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Dan  di antara manusia ada yang menjadikan selain Allah sebagai  tandingan-tandingan (bagi Allah), mereka mencintai tandingan-tandingan  tersebut seperti cinta mereka kepada Allah.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Al-Baqarah: 165&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ketiga, cinta maksiat.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yaitu cinta yang akan menyebabkan seseorang melaksanakan apa yang  diharamkan Allah dan meninggalkan apa-apa yang diperintahkan-Nya. Allah  Subhanahu wa ta’ala berfirman:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Dan kalian mencintai harta benda dengan kecintaan yang sangat.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Al-Fajr: 20&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Keempat, cinta tabiat.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seperti cinta kepada anak, keluarga, diri, harta dan perkara lain  yang dibolehkan. Namun tetap cinta ini sebatas cinta tabiat. Allah  Subhanahu &lt;span style="font-family:Symbol;mso-ascii-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;wa ta’ala berfirman:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Ketika mereka (saudara-saudara Yusuf ‘alaihis salam) berkata: ‘Yusuf dan adiknya lebih dicintai oleh bapak kita daripada kita.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Yusuf: 8&lt;/strong&gt;)&lt;br /&gt;Jika cinta tabiat ini menyebabkan kita tersibukkan dan lalai dari  ketaatan kepada Allah sehingga meninggalkan kewajiban-kewajiban, maka  berubahlah menjadi cinta maksiat. Bila cinta tabiat ini menyebabkan kita  lebih cinta kepada benda-benda tersebut sehingga sama seperti cinta  kita kepada Allah atau bahkan lebih, maka cinta tabiat ini berubah  menjadi cinta syirik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Buah cinta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah mengatakan: “Ketahuilah  bahwa yang menggerakkan hati menuju Allah ada tiga perkara: cinta,  takut, dan harapan. Dan yang paling kuat adalah cinta, dan cinta itu  sendiri merupakan tujuan karena akan didapatkan di dunia dan di  akhirat.” (&lt;strong&gt;Majmu’ Fatawa, 1/95&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Asy-Syaikh  ‘Abdurrahman As-Sa’di Rahimahullah menyatakan: “Dasar tauhid dan ruhnya  adalah keikhlasan dalam mewujudkan cinta kepada Allah. Cinta merupakan  landasan penyembahan dan peribadatan kepada-Nya, bahkan cinta itu  merupakan hakikat ibadah. Tidak akan sempurna tauhid kecuali bila  kecintaan seorang hamba kepada Rabbnya juga sempurna.” (&lt;strong&gt;Al-Qaulus Sadid, hal. 110&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bila  kita ditanya bagaimana hukumnya cinta kepada selain Allah? Maka kita  tidak boleh mengatakan haram dengan spontan atau mengatakan boleh secara  global, akan tetapi jawabannya perlu dirinci.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pertama, bila dia  mencintai selain Allah lebih besar atau sama dengan cintanya kepada  Allah maka ini adalah cinta syirik, hukumnya jelas haram.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kedua,  bila dengan cinta kepada selain Allah menyebabkan kita terjatuh dalam  maksiat maka cinta ini adalah cinta maksiat, hukumnya haram.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ketiga, bila merupakan cinta tabiat maka yang seperti ini diperbolehkan. ajaranislammurni.blogspot.com&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-6972157230249169159?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/6972157230249169159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/arti-sebuah-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6972157230249169159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6972157230249169159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/arti-sebuah-cinta.html' title='Arti Sebuah Cinta'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-2253227891880235310</id><published>2012-01-17T20:50:00.001+07:00</published><updated>2012-01-17T20:51:43.625+07:00</updated><title type='text'>Apakah Tuhan Menciptakan Kejahatan ? (Renungan)</title><content type='html'>Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah  universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan  ini, "Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".&lt;br /&gt;Seorang mahasiswa  dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya". "Tuhan  menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. "Ya, Pak, semuanya"  kata mahasiswa tersebut. Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan  segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu  ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa  kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa  itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.  Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia  telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.&lt;br /&gt;Mahasiswa lain  mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?"  "Tentu saja," jawab si Profesor Mahasiswa itu berdiri dan bertanya,  "Profesor, apakah dingin itu ada?"&lt;br /&gt;"Pertanyaan macam apa itu? Tentu  saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor  diiringi tawa mahasiswa lainnya. Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya,  Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin  itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama  sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada  suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan  ketiadaan panas.&lt;br /&gt;Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?" Profesor itu menjawab, "Tentu saja itu ada."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa  itu menjawab, "Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada.  Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari,  gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan  cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang  setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu  ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut.  Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"&lt;br /&gt;Dengan  bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja, seperti yang telah  kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak  perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara  tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap pernyataan  ini mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi Anda salah, Pak. Kajahatan itu  tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap,  kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan  ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah  hasil dari tidak adanya iman kepada Tuhan dihati manusia. Seperti dingin  yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan  cahaya."&lt;br /&gt;Mahasiswa itu adalah Albert Einstein&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-2253227891880235310?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/2253227891880235310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/apakah-tuhan-menciptakan-kejahatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/2253227891880235310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/2253227891880235310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/apakah-tuhan-menciptakan-kejahatan.html' title='Apakah Tuhan Menciptakan Kejahatan ? (Renungan)'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-7918430190432556470</id><published>2012-01-17T20:47:00.003+07:00</published><updated>2012-01-17T20:47:31.620+07:00</updated><title type='text'>Wanita jelata</title><content type='html'>Seorang gubernur pada zaman Khalifah Al-Mahdi, pada suatu hari  mengumpulkan sejumlah tetangganya dan menaburkan uang dinar dihadapan  mereka. Semuanya saling berebutan memunguti uang itu dengan suka cita.  Kecuali seorang wanita kumal, berkulit hitam dan berwajah jelek. Ia  terlihat diam saja tidak bergerak, sambil memandangi para tetangganya  yang sebenarnya lebih kaya dari dirinya, tetapi berbuat seolah-olah  mereka orang-orang yang kekurangan harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keheranan sang Gubernor bertanya, "Mengapa engkau tidak ikut memunguti uang dinar itu seperti tetangga engkau?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janda  bermuka buruk itu menjawab, "Sebab yang mereka cari uang dinar sebagai  bekal dunia. Sedangkan yang saya butuhkan bukan dinar melainkan bekal  akhirat."&lt;br /&gt;"Maksud engkau?" tanya sang Gubernor mulai tertarik akan kepribadian perempuan itu."&lt;br /&gt;Maksud  saya, uang dunia sudah cukup. Yang masih saya perlukan adalah bekal  akhirat, yaitu salat, puasa dan zikir. Sebab perjalanan di dunia amat  pendek dibanding dengan pengembaraan di akhirat yang panjang dan kekal."&lt;br /&gt;Dengan  jawaban seperti itu, sang Gubernor merasa telah disindir tajam. Ia  insaf, dirinya selama ini hanya sibuk mengumpulkan harta benda dan  melalaikan kewajiban agamanya. Padahal kekayaannya melimpah rauh, tak  kan habis dimakan keluarganya sampai tujuh keturunan. Sedangkan umurnya  sudah di atas setengah abad, dan Malaikat Izrail sudah mengintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya  sang Gubernor jatuh cinta kepada perempua lusuh yang berparas hanya  lebih bagus sedikit dari monyet itu. Kabar itu tersebar ke segenap  pelosok negeri. Orang-orang besar tak habis pikir, bagaimana seorang  gubernor bisa menaruh hati kepada perempuan jelata bertampang jelek itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka  pada suatu kesempatan, diundanglah mereka oleh Gubernor dalam sebuah  pesta mewah. Juga para tetangga, trmasuk wanita yang membuat heboh tadi.  Kepada mereka diberikan gelas crystal yang bertahtakan permata, berisi  cairan anggur segar. Gubernor lantas memerintah agar mereka membanting  gelas masing-masing. Semuanya terbengong dan tidak ada yang mau menuruti  perintah itu. Namun, tiba-tiba trdengar bunyi berdenting, pertang ada  orang gila yg melaksanakan perintah itu. Itulah si perempuan berwajah  buruk. Di kakinya pecahan gelas berhamburan sampai semua orang tampak  terkejut dan keheranan.Gubernor lalu bertanya, "Mengapa kaubanting gelas  itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa takut wanita itu menjawab, "Ada beberapa sebab.  Pertama, dengan memecahkan gelas ini berarti berkurang kekayaan Tuan.  Tetapi, menurut saya hal itu lebih baik daripada wibawa Tuan berkurnag  lantaran perintah Tuan tidak dipatuhi."&lt;br /&gt;Gubernor terkesima. Para tamunya juga kagum akan jawaban yang masuk akal itu.&lt;br /&gt;Sebab  lainnya?" tanya Gubernor.Wanita itu menjawab, "Kedua, saya hanya  menaati perintah Allah. Sebab di dalam Alquran, Allah memerintahkan agar  kita mematuhi Allah, Utusan-Nya, dan para penguasa. Sedangkan Tuan  adalah penguasa, atau ulil amri, maka dengan segala resikonya saya  laksanakan perintah Tuan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernor kian takjub. Demikian pula paran tamunya. "Masih ada sebab lain?"&lt;br /&gt;Perempua  itu mengangguk dan berkata, "Ketiga, dengansaya memecahkan gelas itu,  orang-orang akan menganggap saya gila. Namun, hal itu lebih baik buat  saya. Biarlah saya dicap gila daripada tidak melakukan perintah  Gubernornya, yang berarti saya sudah berbuat durhaka. Tuduhan saya gila,  akan saya terima dengan lapang dada daripada saya dituduh durhaka  kepada penguasa saya. Itu lebih berat buat saya."Maka ketika kemudian  Gubernor yang kematian istri itu melamar lalu menikahi perempuan  bertampang jelek dan hitam legam itu, semua yang mendengar bahkab  berbalik sangat gembira karena Gubernor memperoleh jodoh seorang wanita  yang tidak saja taat kepada suami, tetapi juga taat kepada gubernornya,  kepada Nabinya, dan kepada Tuhannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-7918430190432556470?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/7918430190432556470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/wanita-jelata_17.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/7918430190432556470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/7918430190432556470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/wanita-jelata_17.html' title='Wanita jelata'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-3549922489224832222</id><published>2012-01-17T20:40:00.000+07:00</published><updated>2012-01-17T20:43:33.180+07:00</updated><title type='text'>Kisah Islam mantan bintang pop terkenal ? Yusuf Islam</title><content type='html'>Kisah seorang artis yang bernama Cat Stevens yang (alhamdulillah)  menjadi seorang muslim, kemudian ia dipanggil dengan nama Yusuf Islam.  Inilah kisahnya seperti yang ia ceritakan, kami menukilnya secara  ringkas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku terlahir dari sebuah rumah tangga Nasrani yang  berpandangan materialis. Aku tumbuh besar seperti mereka. Setelah  dewasa, muncul kekagumanku melihat para artis yang aku saksikan lewat  berbagai media massa sampai aku mengganggap mereka sebagai dewa  tertinggi. Lantas akupun bertekad mengikuti pengalaman mereka. Dan  benar, ternyata aku menjadi salah seorang bintang pop terkenal yang  terpampang di berbagai media massa. Pada saat itu aku merasa bahwa  diriku lebih besar dari alam ini dan seolah-olah usiaku lebih panjang  daripada kehidupan dunia dan seolah-olah akulah orang pertama yang dapat  merasakan kehidupan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada suatu hari aku jatuh  sakit dan terpaksa di opname di rumah sakit. Pada saat itulah aku  mempunyai kesempatan untuk merenung hingga aku temui bahwa diriku hanya  sepotong jasad dan apa yang selama ini aku lakukan hanya untuk memenuhi  kebutuhan jasad. Aku menilai bahwa sakit yang aku derita merupakan  cobaan ilahi dan kesempatan untuk membuka mataku. Mengapa aku berada  disini? Apa yang aku lakukan dalam kehidupan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sembuh,  aku mulai banyak memperhatikan dan membaca seputar permasalahan ini,  lantas aku membuat beberapa kesimpulan yang intinya bahwa manusia  terdiri dari ruh dan jasad. Alam ini pasti mempunyai Ilah. Selanjutnya  aku kembali ke gelanggang musik namun dengan gaya musik yang berbeda.  Aku menciptakan lagu-lagu yang berisikan cara mengenal Allah. Ide ini  malah membuat diriku semakin terkenal dan keuntungan pun semakin banyak  dapat aku raih. Aku terus mencari kebenaran dengan ikhlas dan tetap  berada di dalam lingkungan para artis. Pada suatu hari temanku yang  beragama Nasrani pergi melawat ke masjidil Aqsha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kembali,  ia menceritakan kepadaku ada suatu keanehan yang ia rasakan di saat  melawat masjid tersebut. Ia dapat merasakan adanya kehidupan ruhani dan  ketenangan jiwa di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berbeda dengan gereja, walau  dipadati orang banyak namun ia merasakan kehampaan di dalamnya. Ini  semua mendorongnya untuk membeli al-Qur'an terjemahan dan ingin  mengetahui bagaimana tanggapanku terhadap al-Qur'an. Ketika aku membaca  al-Qur'an aku dapati bahwa al-Qur'an mengandung jawaban atas semua  persoalanku, yaitu siapa aku ini? Dari mana aku datang? Apa tujuan dari  sebuah kehidupan? Aku baca al-Qur'an berulang-ulang dan aku merasa  sangat kagum terhadap tujuan dakwah agama ini yang mengajak untuk  menggunakan akal sehat, dorongan untuk berakhlak mulia dan akupun mulai  merasakan keagungan Sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin kuat perasaan ini  muncul dari jiwaku, membuat perasaan bangga terhadap diriku sendiri  semakin kecil dan rasa butuh terhadap Ilah Yang Maha Berkuasa atas  segalanya semakin besar di dalam relung jiwaku yang terdalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  hari Jum'at, aku bertekad untuk menyatukan akal dan pikiranku yang baru  tersebut dengan segala perbuatanku. Aku harus menentukan tujuan hidup.  Lantas aku melangkah menuju masjid dan mengumumkan keislamanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku  mencapai puncak ketenangan di saat aku mengetahui bahwa aku dapat  bermunajat langsung dengan Rabbku melalui ibadah shalat. Berbeda dengan  agama-agama lain yang harus melalui perantara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah Yusuf  Islam memeluk agama Islam. Setelah masuk Islam ia tidak hanya duduk di  tempat ibadah menyembah Allah yang telah menguasai hatinya dengan  kecintaan, namun ia melakukan aktifitas untuk kemaslahatan agama ini. Ia  ikut andil di dalam berbagai lembaga dan yayasan Islam yang bergerak di  bidang dakwah dan sosial. Semoga Allah memberinya ganjaran yang baik  atas sumbangsih yang telah ia berikan kepada kita, agama Islam dan kaum  muslimin. (alsofwah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-3549922489224832222?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/3549922489224832222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/kisah-islam-mantan-bintang-pop-terkenal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3549922489224832222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3549922489224832222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/kisah-islam-mantan-bintang-pop-terkenal.html' title='Kisah Islam mantan bintang pop terkenal ? Yusuf Islam'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-183754286825709826</id><published>2012-01-17T20:39:00.001+07:00</published><updated>2012-01-17T21:02:30.921+07:00</updated><title type='text'>Timbangan pahala untuk laki - laki dan perempuan</title><content type='html'>&lt;div id="post_message_958518" style="margin-right: 2px;"&gt;   &lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;a href="http://www.mediamuslim.info/" target="_blank"&gt;MediaMuslim.Info&lt;/a&gt; – Alloh &lt;i&gt;Subhanahu wa Ta’ala &lt;/i&gt;telah  menciptakan manusia terdiri dari pria dan wanita, dan membedakan  masing-masingnya dengan kekhususan yang berbeda dari lainnya dalam  tabiatnya dan kemampuannya; dan kecocokan atau keserasian itu tidaklah  terjadi secara kebetulan, namun atas dasar ilmu dan pengetahuan Alloh &lt;i&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;Yang  penting bagi pria adalah mencari rizki dan memberi belanja istri dan  keluarganya. Dan tugas wanita adalah menyambut suaminya yang kecapaian  dalam mencari rezeki agar hilang capeknya dan kembali semangat dan  kesehatannya. Wanita pun adalah jalan untuk mendapatkan anak-anak, dan  tugasnyalah untuk memeliharanya dengan baik di kala suaminya mencari  rezeki di luar rumah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;http://www.ajaranislammurni.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;Dan  dari yang penting yang tidak bisa pria atau suami lakukan dengan  sempurna adalah mencuci pakaian dan memasak makanan. Pun, tidak bisa  mengandung dan menyusui, karena masing-masing memiliki peranannya  sendiri-sendiri, seperti layaknya siang untuk bekerja dan malam untuk  berteduh dan ketenangan, tidur dan istirahat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;Oleh  karena itulah, bagi pria dan wanita, masing-masing mempunya peranan  dalam kehidupan, maka jangan sampai satu dari keduanya mengerjakan tugas  yang lainnya, karena itu tidak layak. Kalau terjadi maka hal itu akan  bertentangan dengan fithrah yang telah ditetapkan atas wanita dan pria.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;b&gt;Lalu, bagaimana dengan pahala keduanya? Apakah pahala laki-laki lebih besar?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;Pada suatu ketika, Asma’ binti Yazid bin Sakan, seorang shahabiyah yang dijuluki ‘juru bicara wanita’ mendatangi Rasululloh &lt;i&gt;ShallAllaahu ‘Alaihi wa Sallam &lt;/i&gt;dan bertanya: “Wahai Rasululloh &lt;i&gt;ShallAllaahu ‘Alaihi wa Sallam&lt;/i&gt;,  sesungguhnya saya adalah utusan dari seluruh wanita muslimah yang di  belakangku, seluruhnya mengatakan sebagaimana yang akan saya katakan,  dan seluruhnya berpendapat sesuai pendapatku. Sesungguhnya Alloh &lt;i&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/i&gt;  mengutusmu bagi seluruh laki-laki dan wanita, kemudian kami beriman  kepada Anda dan membai’at Anda. Adapun kami para wanita terkurung dan  terbatas gerak langkah kami. Kami menjadi penyangga rumah tangga kaum  lelaki, dan kami adalah tempat menunaikan syahwat mereka, kamilah yang  mengandung anak-anak mereka… Akan tetapi, kaum lelaki mendapat keutamaan  melebihi kami dengan sholat Jum’at, mengantarkan jenazah dan berjihad.  Apabila mereka lekuar untuk berjihad, kamilah yang menjaga harta-harta  mereka, mendidik anak-anak mereka, maka apakah kami juga mendapatkan  pahala sebagiamana yang mereka dapat dengan amalan mereka?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;Mendengar pertanyaan tersebut, Rasululloh &lt;i&gt;ShallAllaahu ‘Alaihi wa Sallam &lt;/i&gt;menoleh kepada para shahabatnya dan bersabda, yang artinya: &lt;i&gt;“Pernahkah  kalian mendengar pertanyaan seorang wanita tentang Dien (agama, red)  yang lebih baik dari pada yang dia tanyakan?” Para shahabat menjawab,  “Benar, kami belum pernah mendengarnya, ya Rasululloh.” &lt;/i&gt;Kemudian, Rasululloh &lt;i&gt;ShallAllaahu ‘Alaihi wa Sallam &lt;/i&gt; bersabda, yang artinya: &lt;i&gt;“Kembalilah  wahai Asma’ dan beritahukanlah kepada para wanita yang berada di  belakangmu bahwa perlakuan yang baik dari salah seorang di antara mereka  kepada suaminya, dan meminta keridhaan suaminya, saatnya ia untuk  mendapat persetujuannya, itu semua dapat mengimbangi seluruh amal yang  kamu sebutkan yang dikerjakan oleh kaum lelaki” &lt;/i&gt;Maka, kembalilah Asma’ sambil bertahlil dan bertakbir merasa gembira dengan apa yang disabdakan Rasululloh &lt;i&gt;ShallAllaahu ‘Alaihi wa Sallam&lt;/i&gt;. (Lihat Al-Isti’ab oleh Ibnu Abdil Barr dalam catatan pinggir Al-Ishabah IV/223)&lt;/span&gt;          &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-183754286825709826?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/183754286825709826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/timbangan-pahal-untuk-laki-laki-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/183754286825709826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/183754286825709826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/timbangan-pahal-untuk-laki-laki-dan.html' title='Timbangan pahala untuk laki - laki dan perempuan'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-1977138405424698330</id><published>2012-01-17T20:38:00.001+07:00</published><updated>2012-01-17T21:02:54.684+07:00</updated><title type='text'>Menjadi manusia yang pandai bersyukur</title><content type='html'>Ketika kita menggemakan takbir-terutama saat berhari raya-tersirat  pemahaman bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Allah Mahabesar,  sementara kita yang diciptakannya adalah kecil. Kita hina dan tak punya  daya dan kekuatan untuk berkiprah, kecuali karena kemurahan dan  kebesaran Allah. Karena itu, ketika kita telah merampungkan sebuah  perjuangan (baca; Ramadhan), maka perbanyaklah takbir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan  hendaklah bertakbir atas anugerah yang telah Allah berikan. Semoga  kalian menjadi hamba-Nya yang bersyukur." (QS al-Baqarah [2]: 185). Ayat  ini merupakan satu rangkaian dengan perintah puasa (QS [2]: 183).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/ilustrasi_101003184244.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan  mencetak kita menjadi hamba-Nya yang bertakwa. Dan orang yang bertakwa,  akan senantiasa mengingat kebesaran Allah, termasuk semua nikmat yang  telah diberikan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lidah ia mengucapkan kalimat  takbir, dalam amal perbuatan ia menerjemahkannya dengan rasa syukur.  Karena itu, menjadi pribadi yang bertakwa belum cukup bila tidak  dibarengi dengan pribadi yang bersyukur. Kenapa? Karena maqam syukur  lebih tinggi dari maqam takwa. Sebab, syukur menjadi maqam-nya para nabi  dan rasul. Karenanya, Allah menegaskan, hanya sedikit dari hamba-Nya  yang pandai bersukur (QS Saba [34]: 13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur merupakan satu  stasiun hati yang akan menarik seseorang pada zona damai, tenteram, dan  bahagia. Ia juga akan mendapatkan kesuksesan baik di dunia maupun di  akhirat, sekaligus mendapatkan insentif pahala dan kenikmatan yang terus  bertambah dari Allah SWT (QS Ibrahim [14:] 7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul SAW adalah  manusia yang pandai bersyukur. Suatu ketika, beliau pernah ditanya  Bilal, "Apakah yang menyebabkan baginda menangis, padahal Allah telah  mengampuni dosa-dosa baginda, baik yang dahulu maupun yang akan datang?"  Beliau menjawab, "Tidakkah engkau suka aku menjadi seorang hamba yang  bersyukur?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzunnun al-Mishri memberi tiga gambaran tentang  manifestasi syukur dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, kepada yang  lebih tinggi urutan dan kedudukannya, maka ia senantiasa menaatinya  (bit-tha'ah). "Hai orang-orang beriman, taatlah kalian kepada Allah dan  taatlah kepada Rasul dan kepada ulil amri di antara kalian …" (QS  an-Nisa [4]: 59).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, kepada yang setara, kita  mengejawantahnya dengan bil-hadiyyah. Saling tukar pemberian. Kita harus  sering-sering memberi hadiah kepada istri atau suami, saudara, teman  seperjuangan, sejawat dan relasi. Dengan cara itu, maka akan ada saling  cinta dan kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, kepada yang lebih bawah dan rendah dari  kita, rasa syukur dimanifestasikan dengan bil-ihsan. Selalu memberi dan  berbuat yang terbaik. Kepada anak, adik-adik, anak didik, para pegawai,  buruh, pembantu di rumah dan semua yang stratanya di bawah kita,  haruslah kita beri sesuatu yang lebih baik. Jalinlah komunikasi dan  berinteraksilah dengan baik, dan kalau hendak men-tasharuf-kan rezeki,  berikan dengan sesuatu yang baik (QS as-Syu'ara [26]: 215 dan al-Baqarah  [2]:195).&lt;br /&gt;Wallahu a'lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-1977138405424698330?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/1977138405424698330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/mejadi-manusia-yang-pandai-bersyukur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1977138405424698330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1977138405424698330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/mejadi-manusia-yang-pandai-bersyukur.html' title='Menjadi manusia yang pandai bersyukur'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-1015963866038128562</id><published>2012-01-17T20:36:00.000+07:00</published><updated>2012-01-17T20:37:20.372+07:00</updated><title type='text'>Etika berbeda pendapat</title><content type='html'>&lt;div id="post_message_958505" style="margin-right: 2px;"&gt;   &lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;a href="http://www.mediamuslim.info/" target="_blank"&gt;MediaMuslim.Info&lt;/a&gt;  – Di saat berbeda pendapat baik dalam suatu majelis atau bukan, sebagai  seorang muslim kita berupaya untuk ikhlas dan mencari yang haq serta  melepaskan diri dari nafsu dan juga menghindari sikap show (ingin  tampil) dan membela diri dan nafsu.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;Seorang muslim haruslah mengembalikan perkara yang diperselisihkan kepada Kitab Al-Qur’an dan Sunnah. Karena Alloh &lt;i&gt;Subhaanahu wa Ta’ala&lt;/i&gt;&lt;i&gt;“Dan jika kamu berselisih pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah ia kepada Alloh (Kitab) dan Rasul”.&lt;/i&gt; (QS: An-Nisa: 59).&lt;/span&gt; telah berfirman, yang artinya: &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;Seorang  muslim berupaya berbaik sangka kepada orang yang berbeda pendapat  dengan kita dan tidak menuduh buruk niatnya, mencela dan menganggapnya  cacat. Sebisa mungkin berusaha untuk tidak memperuncing perselisihan,  yaitu dengan cara menafsirkan pendapat yang keluar dari lawan atau yang  dinisbatkan kepadanya dengan tafsiran yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;Seorang  muslim berusaha sebisa mungkin untuk tidak mudah menyalahkan orang  lain, kecuali sesudah penelitian yang dalam dan difikirkan secara  matang. Berlapang dada di dalam menerima kritikan yang ditujukan kepada  anda atau catatan-catatang yang dialamatkan kepada anda.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;Sedapat  mungkin menghindari permasalahan-permasalahan khilafiyah dan fitnah.  Berpegang teguh dengan etika berdialog dan menghindari perdebatan,  bantah-membantah dan kasar menghadapi lawan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;http://www.ajaranislammurni.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;Sumber Rujukan: Etika Kehidupan Muslim Sehari-hari; Al-Qismu Al-Ilmi-Dar Al-Wathan)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;          &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-1015963866038128562?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/1015963866038128562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/etika-berbeda-pendapat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1015963866038128562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1015963866038128562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/etika-berbeda-pendapat.html' title='Etika berbeda pendapat'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-2154653533779761862</id><published>2012-01-17T20:35:00.001+07:00</published><updated>2012-01-17T20:35:55.335+07:00</updated><title type='text'>Manusia yang hatinya telah mati</title><content type='html'>Persepsi tentang mati memang berbeda pada setiap orang. Ada yang merasa  sudah mati ketika kehilangan kekasihnya. Ada yang merasa mati ketika  ludes harta bendanya. Dan, ada yang menganggap hidupnya tak berarti saat  dirundung kegagalan dan kedukaan akibat musibah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mati bukan  hanya ketika seseorang telah mengembuskan napas terakhir, matanya  terpejam, detak jantung terhenti, dan jasad tak bergerak. Itu semua  hanya mati biologis. Kematiannya masih bermanfaat karena menjadi  pelajaran bagi yang hidup. Rasulullah SAW bersabda, "Cukuplah kematian  menjadi pelajaran, dan cukuplah keyakinan sebagai kekayaan." (HR  At-Thabrani dari Ammar RA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Alangkah  banyak manusia sudah mati, tapi masih memberikan manfaat bagi yang  hidup, yakni masjid atau madrasah yang mereka bangun, buku yang mereka  tulis, anak saleh yang ditinggalkan, dan ilmu bermanfaat yang telah  diajarkan. Meraka mati jasad, tapi pahala terus hidup (lihat QS  al-Baqarah [2]: 154).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya yang perlu diwaspadai adalah  mati hakiki, yakni matinya hati pada orang yang masih hidup. Tak ada  yang bisa diharapkan dari manusia yang hatinya telah mati. Boleh jadi  dia hanya menambah jumlah bilangan penduduk dalam sensus. Hanya ikut  membuat macet jalanan dan mengurangi jatah hidup manusia lain. Itu pun  kalau tak merugikan orang lain. Bagaimana halnya dengan koruptor, orang  yang merusak, dan menebar kejahatan di muka bumi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda manusia  yang hatinya telah mati, antara lain, kurang berinteraksi dengan  kebaikan, kurang kasih sayang kepada orang lain, mendahulukan dunia  daripada akhirat, tak mengingkari kemungkaran, menuruti syahwat, lalai,  dan senang berbuat maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga hal yang bila kita  tinggalkan akan menyebabkan kematian hati. Pertama, bila shalat  ditinggalkan, itu akan membuat jiwa kalut. Kita akan terjerumus ke dalam  perbuatan keji, terseret ke lembah kemungkaran dan kesesatan (QS  al-Ankabut [29]: 45 dan QS Maryam [19]: 59), dan bisa menyusahkan serta  merugikan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, meninggalkan sedekah. Itu berarti  kita egois, individualis, dan enggan berbuat baik. Kepedulian sosial  seperti sedekah adalah bukti keimanan. Orang yang suka bersedekah  hatinya lapang dan dijauhkan dari penyakit, khususnya kekikiran,  sedangkan para dermawan selalu menebar kebajikan sehingga dekat dengan  manusia, Allah, dan surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, meninggalkan zikrullah adalah  awal kematian hati. Hatinya akan membatu sehingga tak bisa menerima  nasihat dan ajaran agama. Zikir akan menimbulkan ketenangan hati (QS  Ar-Ra'd [13]: 28). Orang yang tenang hatinya akan berperilaku positif  dan tak mau berbuat jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukmin yang selalu shalat, senang  bersedekah, dan memperbanyak zikrullah akan menjadi orang yang paling  baik, memiliki hati yang hidup, dan menebar kebaikan kepada sesama. Bila  kita merasa rajin shalat, sedekah, dan zikir, tetapi hatinya mati,  kemungkinan besar shalat, sedekah, dan zikirnya cenderung formalitas  tanpa jiwa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-2154653533779761862?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/2154653533779761862/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/manusia-yang-hatinya-telah-mati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/2154653533779761862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/2154653533779761862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/manusia-yang-hatinya-telah-mati.html' title='Manusia yang hatinya telah mati'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-3566922429595240559</id><published>2012-01-17T20:34:00.001+07:00</published><updated>2012-01-17T20:34:58.106+07:00</updated><title type='text'>Adab berpakian dan berhias</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.mediamuslim.info/" target="_blank"&gt;MediaMuslim.Info&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;- &lt;b&gt;Disunnatkan memakai pakaian baru, bagus dan bersih.&lt;/b&gt; Rasulullah&lt;i&gt; Shallallaahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt; telah bersabda kepada salah seorang shahabatnya di saat beliau melihatnya mengenakan pakaian jelek : &lt;i&gt;“Apabila Allah mengaruniakan kepadamu harta, maka tampakkanlah bekas ni`mat dan kemurahan-Nya itu pada dirimu.”&lt;/i&gt; (HR. Abu Daud dan dishahihkan oleh Al-Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pakaian harus menutup aurat, yaitu longgar tidak membentuk lekuk tubuh dan tebal tidak memperlihatkan apa yang ada di baliknya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pakaian laki-laki tidak boleh menyerupai pakaian perempuan atau sebaliknya. &lt;/b&gt;Karena hadits yang bersum-ber dari Ibnu Abbas Radhiallaahu ‘anhu ia menuturkan: &lt;i&gt;“Rasulullah melaknat (mengutuk) kaum laki-laki yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria.”&lt;/i&gt; (HR. Al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tasyabbuh atau penyerupaan itu bisa dalam bentuk pakaian ataupun lainnya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pakaian tidak merupakan pakaian show (untuk ketenaran), karena Rasulullah Radhiallaahu ‘anhu telah bersabda: &lt;i&gt;“Barang siapa yang mengenakan pakaian ketenaran di dunia niscaya Allah akan mengenakan padanya pakaian kehinaan di hari Kiamat.”&lt;/i&gt; ( HR. Ahmad, dinilai hasan oleh Al-Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pakaian tidak boleh ada gambar makhluk yang bernyawa atau gambar salib,&lt;/b&gt; karena hadits yang bersumber dari Aisyah Radhiallaahu ‘anha menyatakan bahwasanya beliau berkata: &lt;i&gt;Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah membiarkan pakaian yang ada gambar salibnya melainkan Nabi menghapusnya”.&lt;/i&gt; (HR. Al-Bukhari dan Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Laki-laki tidak boleh memakai emas dan kain sutera kecuali dalam keadaan terpaksa.&lt;/b&gt; Karena hadits yang bersumber dari Ali Radhiallaahu ‘anhu mengatakan, &lt;i&gt;Sesungguhnya  Nabi Allah Subhaanahu wa Ta’ala pernah membawa kain sutera di tangan  kanannya dan emas di tangan kirinya, lalu beliau bersabda: Sesungguhnya  dua jenis benda ini haram bagi kaum lelaki dariumatku”.&lt;/i&gt; (HR. Abu Daud dan dinilai shahih oleh Al-Albani).&lt;br /&gt;Pakaian  laki-laki tidak boleh panjang melebihi kedua mata kaki. Karena  Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda : &lt;i&gt;“Apa yang berada di bawah kedua mata kaki dari kain itu di dalam neraka” &lt;/i&gt;(HR. Al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Adapun perempuan, maka seharusnya pakaiannya menu-tup seluruh badannya,&lt;/b&gt;  termasuk kedua kakinya.Adalah haram hukumnya orang yang menyeret  (meng-gusur) pakaiannya karena sombong dan bangga diri. Sebab ada hadits  yang menyatakan : &lt;i&gt;“Allah tidak akan memperhatikan di hari Kiamat kelak kepada orang yang menyeret kainnya karena sombong”.&lt;/i&gt; (Muttafaq’alaih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disunnatkan  mendahulukan bagian yang kanan di dalam berpakaian atau lainnya. Aisyah  Radhiallaahu ‘anha di dalam haditsnya berkata: &lt;i&gt;“Rasulullah  Shallallaahu ‘alaihi wa sallam suka bertayammun (memulai dengan yang  kanan) di dalam segala perihalnya, ketika memakai sandal, menyisir  rambut dan bersuci’.&lt;/i&gt; (Muttafaq’-alaih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disunnatkan kepada orang yang mengenakan pakaian baru membaca :&lt;i&gt;“Segala  puji bagi Allah yang telah menutupi aku dengan pakaian ini dan  mengaruniakannya kepada-ku tanpa daya dan kekuatan dariku”.&lt;/i&gt; (HR. Abu Daud dan dinilai hasan oleh Al-Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disunnatkan memakai pakaian berwarna putih, katrena hadits mengatakan:  &lt;i&gt;“Pakaialah yang berwarna putih dari pakaianmu, karena yang putih itu adalah yang terbaik dari pakaian kamu …”&lt;/i&gt; (HR. Ahmad dan dinilah shahih oleh Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Disunnatkan  menggunakan farfum bagi laki-laki dan perempuan, kecuali bila keduanya  dalam keadaan berihram untuk haji ataupun umrah, atau jika perempuan itu  sedang berihdad (berkabung) atas kematian suaminya, atau jika ia berada  di suatu tempat yang ada laki-laki asing (bukan mahramnya), karena  larangannya shahih.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haram bagi perempuan memasang tato,  menipiskan bulu alis, memotong gigi supaya cantik dan menyambung rambut  (bersanggul). Karena Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam di dalam  haditsnya mengatakan: &lt;i&gt;“Allah melaknat (mengutuk) wanita pemasang tato  dan yang minta ditatoi, wanita yang menipiskan bulu alisnya dan yang  meminta ditipiskan dan wanita yang meruncingkan giginya supaya kelihatan  cantik, (mereka) mengubah ciptaan Allah”. Dan di dalam riwayat Imam  Al-Bukhari disebutkan: “Allah melaknat wanita yang menyambung  rambutnya”.&lt;/i&gt; (Muttafaq’alaih).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-3566922429595240559?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/3566922429595240559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/adab-berpakian-dan-berhias.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3566922429595240559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3566922429595240559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/adab-berpakian-dan-berhias.html' title='Adab berpakian dan berhias'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-512944355214466399</id><published>2012-01-14T12:53:00.001+07:00</published><updated>2012-01-14T12:55:56.983+07:00</updated><title type='text'>Hafalan Shalat Delisa, Sepotong Kisah Tsunami</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-pg8mCQ1MBSE/TxEYxj65IqI/AAAAAAAAAPQ/gVrlEmdN2xo/s1600/137412_film-hafalan-shalat-delisa_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-pg8mCQ1MBSE/TxEYxj65IqI/AAAAAAAAAPQ/gVrlEmdN2xo/s320/137412_film-hafalan-shalat-delisa_300_225.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5697362243335299746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews&lt;/strong&gt; - Berulangkali Delisa (Chantiq Schagerl)  mencoba menghafal bacaan shalat. Gadis kecil itu tak sabar, iming-iming  kalung dengan bandul huruf 'D', inisial nama Delisa, begitu menggodanya.  Ummi-nya berjanji kalung indah itu akan jadi milik Delisa jika dia  berhasil lulus menghafal bacaan shalatnya. Delisa adalah anak bungsu  dari empat bersaudara, putri dari Ummi Salamah (Nirina Zubir) dan Abi  Usman (Reza Rahadian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26 Desember 2004, Delisa bersiap mengikuti  ujian hafalan shalat. Namun Lhok Nga bergetar ketika gempa melanda kota  di bibir pantai Aceh itu. Delisa ketakutan, tangannya mendekap Ummi.  Setelah suasana kembali normal, mereka memutuskan untuk bergegas ke  tempat ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis kecil itu memulai bacaan shalatnya. Dia  teringat nasehat sang ustad, Ustad Rahman (Fathir Muchtar) untuk tetap  khusyuk walau apapun yang terjadi. Laut pecah, ombak menggeliat, tsunami  menggulung pagi itu. Namun Delisa seolah larut dalam kekhusyukannya.  Sementara tsunami ikut menggulung ketiga saudara perempuannya dan ribuan  warga Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsunami Aceh mengakibatkan kesedihan yang teramat  dalam, seluruh dunia ikut terguncang mendengar kabar ini, sejumlah  relawan asing pun diterjunkan. Ayah Delisa yang sehari-harinya bekerja  di kapal tanker pun segera pulang ke Lhok Nga untuk mencari anak  istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung nyawa Delisa diselamatkan oleh Prajurit Smith  (Mike Lewis). Sayang, dia harus kehilangan kaki kanannya karena  diamputasi. Namun Delisa tak patah semangat, dia masih bersyukur sebab  kaki kirinya masih bisa digerakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film 'Hafalan Shalat Delisa'  adalah sebuah film yang diangkat dari novel berjudul sama, karya Tere  Liye. Novel ini memang terkenal lantaran ceritanya yang begitu  menyentuh. Tentunya akan ada perbedaan ketika novel ini diangkat ke  layar lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sutradara Sony Gaokasak mencoba menyelipkan  teknologi animasi CGI dalam film 'Hafalan Shalat Delisa'. Beberapa  gambar memang terkesan kurang nyaman namun berhasil tertutup oleh cerita  dan skenarionya yang kuat. Celoteh kekanakan Delisa juga terlihat polos  dan cocok di usianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi menjaga perasaan warga Aceh, lokasi  pengambilan gambar memang sengaja tidak dilakukan di daerah aslinya  melainkan di daerah Ujung Genteng dan Bogor. Penasaran dengan filmnya?  'Hafalan Shalat Delisa' bisa Anda jadikan satu alternatif tontonan  bersama keluarga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-512944355214466399?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/512944355214466399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/hafalan-shalat-delisa-sepotong-kisah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/512944355214466399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/512944355214466399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/hafalan-shalat-delisa-sepotong-kisah.html' title='Hafalan Shalat Delisa, Sepotong Kisah Tsunami'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-pg8mCQ1MBSE/TxEYxj65IqI/AAAAAAAAAPQ/gVrlEmdN2xo/s72-c/137412_film-hafalan-shalat-delisa_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-3223358663256805706</id><published>2012-01-02T16:02:00.000+07:00</published><updated>2012-01-02T16:03:37.107+07:00</updated><title type='text'>Inilah 4 Alasan Hari Jum'at Penting Bagi Seorang Muslim</title><content type='html'>&lt;p&gt;Hari Jumat mempunyai kedudukan tersendiri di dalam Islam, baik dari  sisi keutamaan, sejarahnya dan juga disyariatkan amal-amalan sunnah yang  berlipat ganda pahalanya. Karenanya, sangat wajar jika kita  menyambutnya sepenuh hati dan suka cita, bahkan Rasulullah SAW juga  menyebutnya sebagai hari raya. Jumat memang hari raya pekanan, yang  kadang sering terlupakan. Anda bisa mengkaji lebih jauh seputar fenomena  hari raya Jumat dalam postingan saya terdahulu : Jumat Hari Raya  Pekanan Kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-10966" title="Muslims Hold Day Of Prayer On Capitol Hill" src="http://ruanghati.speedymirror.com/wp-content/uploads/2011/05/shalat-jumat.jpg" alt="" width="590" height="409" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;em&gt;Foto  Muslim Amerika shalat Jumat di Capitol Hill, Bila saja umat muslim di  Amerika dimana mereka menjadi minoritas semangat menjalankan shalat  Jumat berjamaah, bagaimana dengan kita disini?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agar kita  bertambah semangat dalam menyambut hari Jumat, dan mengisinya dengan  sekian amal unggulan, maka perlu kita sedikit melihat apa sesungguhnya  keistimewaan hari Jumat. Berikut alasan kita bergembira di hari Jumat,  sesuai dengan pengabaran hadits dan riwayat shahih diantaranya sebagai  berikut :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertama : Karena Hari Jumat sebagai hari terbaik dan bersejarah&lt;br /&gt; Dari Abi Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: Hari terbaik terbitnya  matahari adalah pada hari jum’at, pada hari itu Adam diciptakan, pada  hari itu pula dimasukkan ke dalam surga dan pada hari itu tersebut dia  dikeluarkan dari surga” (HR. Muslim)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai hari terbaik, maka  layaklah kiranya kita menyambut dengan segenap kebaikan dalam semangat  dan niatan beribadah. Harus ada yang berbeda pada hari jumat,  sebagaimana sejarah dan syariat kita telah mencontohkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua : Karena inilah hari raya kita&lt;br /&gt; Di antara keutamaan hari Jumat adalah Allah subhanahu wata’ala  menjadikan hari tersebut sebagai hari raya pekanan bagi kaum muslimin.  Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya hari ini  adalah hari raya, Allah menjadikannya istimewa bagi kaum muslimin, maka  barangsiapa yang akan mendatangi shalat jum’at maka hendaklah dia  mandi”. (Ibnu Majah)&lt;br /&gt;Setiap hari raya memunculkan keceriaan dan  kebahagiaan, maka mari jadikan hari Jumat ini sebagai berbagi  kebahagiaan, baik kepada orang lain maupun keluarga. Pastikan sedekah  tertunaikan, dan pastikan menu hari penuh kenangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga : Karena pada hari Jumat doa kita lebih Mustajabah&lt;br /&gt; Kita berbahagia karena inilah hari terbuka peluang doa kita. Mari  mengisinya dengan bermunajat kebaikan sembari melantunkan doa-doa penuh  harapan, khususnya pada waktu-waktu yang mustajab sebagaimana  diisyaratkan Rasulullah SAW. Diriwayatkan oleh Muslim di dalam kitab  shahihnya dari Abi Hurairah radhhiyallahu a’nhu bahwa Nabi Muhammad  shalallahu’alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya pada hari jum’at  terdapat satu saat tidaklah seorang muslim mendapatkannya dan dia dalam  keadaan berdiri shalat dia meminta kepada Allah suatu kebaikan kecuali  Allah memberikannya, dan dia menunjukkan dengan tangannya bahwa saat  tersebut sangat sedikit. ( HR. Muslim no: 852 dan Al-Bukhari no: 5294)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keempat : Karena dosa-dosa kecil kita diampuni pada hari Jumat&lt;br /&gt; Siapa yang tidak punya dosa dalam menjalani hari-harinya ? Sungguh kita  bukanlah malaikat yang bebas dari segala dosa. Setiap hari ada saja  maksiat yang tanpa sengaja maupun sengaja kita jalani. Maka setiap jumat  tiba, berharaplah ini menjadi momentum penggugur dosa.&lt;br /&gt;Dari Abu  Hurairah ra, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda : Sholat  lima waktu, dari Jumat ke Jumat, dan Romadhon ke Romadhon, adalah  penghapus dosa antara satu dan lainnya selama dijauhi dosa-dosa besar.  (HR Muslim dan lainnya)&lt;/p&gt;Selamat mengisi hari Jumat dengan amal penuh semangat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-3223358663256805706?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/3223358663256805706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/inilah-4-alasan-hari-jumat-penting-bagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3223358663256805706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3223358663256805706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/inilah-4-alasan-hari-jumat-penting-bagi.html' title='Inilah 4 Alasan Hari Jum&apos;at Penting Bagi Seorang Muslim'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-6326636018708359416</id><published>2012-01-02T15:57:00.000+07:00</published><updated>2012-01-02T15:58:08.881+07:00</updated><title type='text'>Ilmuwan Temukan Terompet Malaikat Isrofil</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dengan sebuah peralatan canggih, &lt;a title="Ilmuwan Temukan Kadal Hamil Tertua Dunia " href="http://palingseru.com/2658/ilmuwan-temukan-kadal-hamil-tertua-dunia"&gt;ilmuwan&lt;/a&gt; membuat kesimpulan yang mencengangkan mengenai alam semesta. Benarkah mereka juga menemukan sangkakala Malaikat Israfil?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://static.inilah.com/data/berita/medium/1779363.jpg" alt="" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Temuan  itu dicapai sekitar beberapa tahun lalu, dalam sebuah observasi yang  dipimpin oleh Profesor Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman.  Mereka hendak mencari tahu, seperti apa sebenarnya bentuk alam semesta  ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka digunakanlah sebuah alat canggih milik Badan Antariksa AS (&lt;a title="NASA Temukan 'Manusia Salju' di Asteroid " href="http://palingseru.com/3044/nasa-temukan-manusia-salju-di-asteroid"&gt;NASA&lt;/a&gt;),  Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP). Hasilnya menunjukkan, alam  semesta ini ternyata berbentuk seperti sebuah terompet raksasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di ujung bagian belakang ‘terompet’ alam semesta ini dinyatakan tak bisa diamati (&lt;em&gt;unobservable&lt;/em&gt;).  Di bagian depan, ada bumi dan seluruh sistem tata surya yang bisa  diamati. Hal ini dikatakan ada hubungannya dengan sebuah hadits panjang  Islam di kitab Tanbihul Ghofilin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jilid pertama kitab itu  menyebutkan hadits dari Abu Hurairah, yang menyatakan sangkakala  Malaikat Isrofil berbentuk tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran  bulatannya seluas langit dan bumi yang dapat dipahami meliputi atau  mencakup seluruh wilayah alam semesta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikatakan sang &lt;a title="Tertangkap Kamera, Malaikat Melompat dari Matahari" href="http://palingseru.com/3029/tertangkap-kamera-malaikat-melompat-dari-matahari"&gt;malaikat&lt;/a&gt;  bersiap, meletakkan bibirnya di ujung sangkakala dan akan meniupnya  begitu mendapat perintah. Maka ketika itulah, seperti dikatakan, hari  kiamat telah tiba. Bayangkan, jika alam semesta ini sebuah sangkakala,  seberapa besar peniupnya dan seukuran apa sang pencipta? [inilah.com]&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-6326636018708359416?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/6326636018708359416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/ilmuwan-temukan-terompet-malaikat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6326636018708359416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6326636018708359416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/ilmuwan-temukan-terompet-malaikat.html' title='Ilmuwan Temukan Terompet Malaikat Isrofil'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-7974942377301506426</id><published>2012-01-02T15:15:00.002+07:00</published><updated>2012-01-02T15:18:30.015+07:00</updated><title type='text'>4 Efek Buruk Pesta Tahun Baru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-D_K2cu9ZR_Y/TwFoTWs36hI/AAAAAAAAAOg/jAkSKmCtI2g/s1600/pesta%2Btahun%2Bbaru.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-D_K2cu9ZR_Y/TwFoTWs36hI/AAAAAAAAAOg/jAkSKmCtI2g/s320/pesta%2Btahun%2Bbaru.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5692946085693614610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;4 Efek Buruk Pesta Tahun Baru – Tak lama lagi, seluruh masyarakat  dunia akan merayakan pesta besar menyambut tahun baru. Sejumlah acara  meriah telah dipersiapkan menyambut datangnya pergantian tahun.  Kebanyakan dari kita mungkin akan merayakannya dengan melakukan pesta  makan besar, berdansa, menari atau menghabiskan waktu tanpa tidur hingga  pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini bisa menimbulkan banyak efek samping. Tidak hanya  menyebabkan sakit kepala, kemeriahaan pesta tahun baru juga bisa  menyebabkan banyak masalah kesehatan. Termasuk juga menimbulkan sakit di  bagian tumit, menimbulkan lingkar hitam di bawah mata, jerawat dan  masih banyak lagi. Namun, jangan khawatir, karena semua bisa ditangani.  Berikut cara untuk mengusir efek negatif dari sisa tahun baru seperti  dikutip Times of India:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jerawat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Riasan make  up tebal yang dikenakan saat perayaan malam tahun baru, seringkali  menimbulkan masalah, apalagi jika lupa dibersihkan. Ini bisa menimbulkan  jerawat. Tapi jangan khawatir, hal ini bisa ditangkal dengan  menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung asam salisilat,  merupakan  bahan dominan dalam pembersih wajah. Minum banyak air putih  dan menghindari menggunakan make up terlalu tebal untuk menutupi   jerawat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Lingkaran gelap&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pesta tahun baru  selalu identik dengan kegiatan bergadang dan mengonusmsi minuman  beralkohol. Hal ini tentu bisa menimbulkan masalah kurang tidur yang  berefek menyebabkan timbulnya lingkar hitam di bawah mata. Untuk  menghilangkannya, coba gunakan beberapa obat-obatan alami seperti  menerapkan sesuatu yang dingin ke mata Anda, seperti mentimun atau  kentang. Anda pun perlu tahu, lingkaran hitam juga dapat disebabkan  karena dehidrasi, pastikan Anda minum banyak air juga. Jangan lupa,  luangkan waktu untuk beristirahat dan lakukan tidur yang cukup agar  kecantikan mata Anda tak lagi tertutup oleh lingkar hitam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sakit tumit&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengenakan  alas kaki berhak tinggi, seringkali digunakan oleh sebagian besar kaum  hawa saat merayakan pesta tahun baru. Hal ini bisa menumbulkan rasa  sakit pada tumit. Untuk mengatasinya, terutama mengurangi radang atau  bengkak, rendam kaki Anda dalam air asin setelah aktivitas pesta   berakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tegang otot dan tulang lelah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Kurang  tidur saat merayakan pesta tahun baru juga bisa menyebabkan otot-otot  tubuh Anda tegang. Rasa sakit disekujur bagian tubuh juga seringkali  dirasakan saat bangun dari tidur setelah merayakan pesta tahun baru.   Tergantung pada seberapa parah cedera Anda, rasa tegang di bagian otot  bisa diredakan dengan menggunakan es atau kantong air panas. Tapi yang  paling penting, banyak istirahat dan pastikan sembuh sebelum mengerahkan  tubuh Anda lagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-7974942377301506426?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/7974942377301506426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/4-efek-buruk-pesta-tahun-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/7974942377301506426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/7974942377301506426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/4-efek-buruk-pesta-tahun-baru.html' title='4 Efek Buruk Pesta Tahun Baru'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-D_K2cu9ZR_Y/TwFoTWs36hI/AAAAAAAAAOg/jAkSKmCtI2g/s72-c/pesta%2Btahun%2Bbaru.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-2567160038151067453</id><published>2012-01-02T15:11:00.001+07:00</published><updated>2012-01-02T15:13:35.454+07:00</updated><title type='text'>Kenapa di Neraka banyak Wanita,Di Surga Banyak Orang Miskin ?</title><content type='html'>&lt;p&gt;Banyak ulama atau hadis menerangkan bahwa di surga kebanyakan  penghuninya orang miskin sementara di neraka kebanyakan wanita.  Sementara menurut para ulama atau hadis juga menyatakan bahwa orang yang  masuk surga dan neraka setelah hisab atau hari kiamat. Kira-kira  bagaimanakah penjelasan para ulama lebih lanjut mengenai hal ini berikut  kutipan dari penjelasan dari Ustadz Asep Usman Ismail di kolom ramadhan  detik yg dikutip ruanghati berikut ini.&lt;/p&gt;&lt;div id="attachment_11882" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-11882" title="Kenapa ada yang mengatakan penghuni neraka lebih banyak wanita?" src="http://ruanghati.speedymirror.com/wp-content/uploads/2011/08/neraka.jpg" alt="Kenapa ada yang mengatakan penghuni neraka lebih banyak wanita?" width="600" height="410" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Kenapa ada yang mengatakan penghuni neraka lebih banyak wanita?&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;Secara  sosiologis struktur masyarakat itu seperti piramid, penduduk miskin  berada pada piramida paling bawah sehingga jumlahnya paling banyak.  Sangat logis, jika Nabi SAW menyebutkan bahwa penduduk surga lebih  banyak orang miskin dengan alasan sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1.Kehidupan di  akhirat itu merefleksikan keadaan di dunia, jika di dunia penduduk  miskin itu mayoritas, maka di akhirat pun tetap mayoritas;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Di  dalam Al Qur’an pengertian faqir secara harfiah berarti orang yang  membutuhkan. Makna ini mengacu kepada dua pengertian, yaitu dalam  konteks sosial ekonomi dan eksistensi manusia. Pengertian pertama faqir  adalah orang yang sudah berkerja dan mendapatkan penghasilan, tetapi  penghasilannya tidak mencukupi kebutuhannya sehingga masih membutuhkan  bantuan atau tambahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua, faqir adalah menyangkut eksistensi  manusia yakni membutuhkan Allah (QS Fathir/35: 15). Penghuni surga  adalah orang-orang faqir, yakni manusia yang menyadari eksistensi  dirinya sebagai hamba Allah sehingga senantiasa berada dalam kesadaran,  saya membuthkan Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manusia seperti inilah yang merupakan  mayoritas penghuni surga. Selebihnya, penghuni surga minoritas adalah  manusia yang beriman, tetapi kurang menyadari dirinya membutuhkan Allah.  Mereka masuk surga karena kebaikan Allah, setelah Allah  mempertimbangkan faktor imannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Dalam hadis tersebut  digambarkan bahwa penghuni neraka itu kebanyakan kaum perempuan,  maksudnya bahwa kualitas kesalehan kaum wanita itu sangat tergantung  kepada tiga variabel yang berikut: Pertama, kualitas pola asuh dalam  keluarga. Kedua, pendidikan akhlak (karakter). Ketiga, kualitas suami  yang menjadi imam dalam pembinaan keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiganya harus  bersinergi secara konisten dan berkesinambungan. Krisis manusia modern  menghancurkan tiga sendi ini sekaligus. Pertama, kualitas keluarga  berkenaan dengan ibu rumah tangga yang tidak lagi sepenuhnya mendidik,  mengasuh dan mengembangkan putra putrinya di rumah, tetapi lebih  berorientasi pada sektor di luar rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua, pendidikan sekolah  (formal) dan masyarakat (pendidikan nonformal) tidak sepenuhnya  mendukung pengembangkan karakter positif. Perempuan sering menjadi  korban pelecehan seksual. Ketiga, para suami sering tidak berhasil  menjadi teladan bagi keluarganya, bahkan menghancurkan keluarga dengan  berbagai tindakan tidak terpuji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan demikian, perempuan banyak  menjadi korban. Inilah yang dimaksud oleh Nabi SAW bahwa penghuni  neraka banyak perempuan. Jika kita berfikir jernih, siapa yang menjadi  biang kerok dari krisis ini? Tentu saja kaum laki-laki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi,  laki-laki dan perempuan memikul tanggung jawab yang sama, bahkan kaum  laki-laki memikul tanggung jawab lebih berat. Al Qur’an menjelaskan,  “Sungguh Kami telah mempersiapkan banyak penghuni neraka dari kalangan  jin dan manusia yang memiliki akal yang tidak digunakan untuk berpikir,  memiliki penglihatan yang tidak digunakan untuk melihat kebenaran, dan  memiliki telinga yang tidak digunakan untuk mendengarkan (petunjuk).  Mereka seperti ternak, bahkan lebih idiot dibandingkan ternak”. (QS  Al-A’raf/7: 179). &lt;a href="http://ramadan.detik.com/read/2011/08/15/095929/1703702/1254/penghuni-surga-kebanyakan-orang-miskin?r991101625" title="Sumber" rel="nofollow" target="_blank"&gt;(Sumber)&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-2567160038151067453?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/2567160038151067453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/kenapa-di-neraka-banyak-wanitadi-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/2567160038151067453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/2567160038151067453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/kenapa-di-neraka-banyak-wanitadi-surga.html' title='Kenapa di Neraka banyak Wanita,Di Surga Banyak Orang Miskin ?'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-6180947273655478523</id><published>2012-01-02T15:00:00.001+07:00</published><updated>2012-01-02T15:02:25.915+07:00</updated><title type='text'>Yahudi,Kristen dan Islami Dirikan Masjid,Gereja dan Sinegog Terpadu</title><content type='html'>&lt;p&gt;Tak lama lagi, akan berdiri kuil sinagoga, masjid dan gereja yang  terletak dalam satu kompleks lokasi di Amerika. Upaya ini dibuat untuk  memfasilitasi ketiga agama atau tri iman yang dibawa oleh nabi Ibrahim,  ayah para Nabi. “Pembangunan ini unik karena ketiga rumah peribadahan  sengaja dibangun dalam satu lingkungan,” ujar juru bicara proyek three  faith (tiga iman), Vic Gutman. Dari pembangunan ini, diharapkan  masing-masing pemeluk agama bisa belajar satu sama lain. Selain itu, ia  juga berharap upaya ini bisa dicontoh oleh orang-orang lain di seluruh  dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-13549" title="masjid gereja sinagog" src="http://ruanghati.speedymirror.com/wp-content/uploads/2011/12/masjid-gereja-sinagog.jpg" alt="komplek ibadah terpadu masjid gereja dan sinagog" width="600" height="449" /&gt;Proyek  kerukunan ‘tiga iman’ ini merupakan yang pertama di dunia. Proyek yang  akan dibuat, rencananya terdiri dari tiga lokasi yaitu Pusat studi dan  budaya Islam (termasuk masjid), Candi Israel dan Keuskupan Episkopal  Nebraska (termasuk gereja). Diantara tiga lokasi nanti akan ada satu  ruang besar yang bisa digunakan jika ada acara bersama dan pertemuan.  “Visi kami adalah untuk membangun jembatan rasa saling mengjormati,  penerimaan dan kepercayaan, untuk menantang stereotip, untuk melawan  pengaruh ketakutan dan kesalahpahaman,” kata Gutman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bangunan ini  nantinya juga akan terdiri dari auditorium, ruang rapat, ruang ceramah,  simposium, kedai kopi dan ruang berkumpul, dapur dan fasilitas makan dan  ruang untuk pameran. Proyek yang didanai swasta ini akan menelan biaya  hampir 50 juta Dolar. Batu pertama akan diletakkan pada musim gugur  tahun 2013.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masing-masing perwakilan agama memuji upaya tersebut  sebagai hal yang positif. “Kami percaya pada apa yang telah diwahyukan  kepada kami dan apa yang telah diwahyukan kepadamu (Yahudi dan Kristen)  Tuhan kami dan Tuhanmu adalah sama,” ujar Presiden pusat pendidikan  Islam, Dr Syed M. Mohiuddin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Presiden Candi Israel, John Lehr juga  menyambut lingkungan multi iman yang baru. Tim Anderson, pemuka agama  Kristen mendukung adanya proyek tri iman ini. “Kami sekarang akan  memiliki kesempatan untuk menjalani hidup bertetangga dengan Yahudi dan  Muslim,” ujar Anderson. &lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/11/12/28/lwwezt-proyek-three-faith-di-as-masjid-gereja-dan-sinagoga-dibangun-di-satu-kompleks" title="Sumber" rel="nofollow" target="_blank"&gt;(Sumber)&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-6180947273655478523?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/6180947273655478523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/yahudikristen-dan-islami-dirikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6180947273655478523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6180947273655478523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/yahudikristen-dan-islami-dirikan.html' title='Yahudi,Kristen dan Islami Dirikan Masjid,Gereja dan Sinegog Terpadu'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-3740281742396088347</id><published>2012-01-01T16:20:00.000+07:00</published><updated>2012-01-01T16:21:27.936+07:00</updated><title type='text'>Misteri ka'bah yang menggegerkan NASA</title><content type='html'>Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari  planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian  Ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan  perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia  berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap,  siapa yang menggantungnya ?.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para astronot telah  menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara  resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari  kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi  dibalik penghapusan website tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melakukan  penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota  Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi  tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan  ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih  berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini  memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi  dengan Ka’bah di alam akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah-tengah antara  kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero  Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area  tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali  karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah  sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama,  lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan  gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka  seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan  ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian  lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di  dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara  Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak  musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal  dari sistem tata surya kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hajar  Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu,  dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:BBC News&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-3740281742396088347?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/3740281742396088347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/misteri-kabah-yang-menggegerkan-nasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3740281742396088347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3740281742396088347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/misteri-kabah-yang-menggegerkan-nasa.html' title='Misteri ka&apos;bah yang menggegerkan NASA'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-1730700422432578151</id><published>2012-01-01T14:51:00.002+07:00</published><updated>2012-01-01T15:55:51.605+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi buku'/><title type='text'>Resensi buku negeri 5 menara</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Sa4eB8NwxPE/Tiqn02MO12I/AAAAAAAAAEk/l3rP_Ksxuc8/s1600/Negeri_5_Menara._Sebuah_Novel_yang_Terinspirasi_Kisah_Nyata.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-Sa4eB8NwxPE/Tiqn02MO12I/AAAAAAAAAEk/l3rP_Ksxuc8/s1600/Negeri_5_Menara._Sebuah_Novel_yang_Terinspirasi_Kisah_Nyata.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;                                                    &lt;span style="mso-ansi-language: IN;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Judul buku&lt;span style="mso-tab-count: 2;"&gt;                &lt;/span&gt;: &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Negeri&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;  &lt;/span&gt;5 Menara&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Pengarang&lt;span style="mso-tab-count: 2;"&gt;                 &lt;/span&gt;: A. Fuadi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Penerbit&lt;span style="mso-tab-count: 2;"&gt;                    &lt;/span&gt;: PT Gramedia Pusat Utama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Kota tempat terbit&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&lt;/span&gt;     : Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Tahun terbit&lt;span style="mso-tab-count: 2;"&gt;               &lt;/span&gt;: 2009&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Tebal&lt;span style="mso-tab-count: 3;"&gt;                         &lt;/span&gt;: xiii + &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;423 halaman&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Harga&lt;span style="mso-tab-count: 3;"&gt;                        &lt;/span&gt;: Rp 50.000,00&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Alif  Fikri yang berasal dari Maninjau, Bukittinggi, adalah seorang anak desa  yang sangat pintar. Ia dan teman baiknya, Randai, memiliki mimpi yang  sama: masuk ke SMA dan melanjutkan studi di ITB, universitas bergengsi  itu. Selama ini mereka bersekolah di madrasah atau sekolah agama Islam.  Mereka merasa sudah cukup menerima ajaran Islam dan ingin menikmati masa  remaja mereka seperti anak-anak remaja lainnya di SMA. Alif mendapat  nilai tertinggi di sekolahnya yang membuatnya merasa akan lebih terbuka  kesempatan untuk &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Amak&lt;/i&gt; (Ibu) memperbolehkannya masuk sekolah biasa, bukan madrasah lagi. Namun &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Amak&lt;/i&gt;  menghapus mimpinya masuk SMA. “Beberapa orang tua menyekolahkan anaknya  ke sekolah agama karena tidak cukup uang untuk masuk ke SMP atau SMA.  Lebih banyak lagi yang memasukkan anaknya ke sekolah agama karena  nilainya tidak cukup. Bagaimana kualitas para buya, ustad, dan dai  tamatan madrasah kita nanti? Bagaimana nasib Islam nanti? Waang punya  potensi yang tinggi. &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Amak&lt;/i&gt; berharap &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Waang&lt;/i&gt; menjadi pemimpin agama yang mampu membina umatnya,” kata Amak yang membuat harapan anaknya masuk SMA pupus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Dengan  membaca pembuka novel tersebut, dapat dengan mudah kita menerka nuansa  apa yang akan kita rasakan sampai pada selesainya novel ini. Ya, nuansa  Islam. Pembukaan ini merupakan pembukaan yang baik di mana pembaca dapat  berharap banyak dan berimajinasi akan jadi apa Alif ini. Pemimpin  negara? Atau pemimpin besar agama? Sayangnya sampai akhir, penulis  kurang mampu memperlihatkan dinamika dalam cerita. Klimaks cerita kurang  menonjol sehingga pembaca merasa dinamika cerita sedikit datar. Setelah  selesai membaca, pembaca akan merasa cerita belum selesai  setuntas-tuntasnya. Hal ini mungkin disebabkan karena penulis  mendasarkan ceritanya pada kisah nyata dan tidak ingin  melebih-lebihkannya. Mungkin akan lebih baik jika penulis membuat  konflik-konflik yang lebih tegang atau menuliskan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;ending&lt;/i&gt; yang lebih memukau pembaca.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Gaya  bahasa yang digunakan dalam novel ini sangat menarik. Ringan,  deskriptif, dan mengalir serta mampu memperkaya kosakata dan wawasan  berbagai macam bahasa daerah. Di dalam novel ini terdapat bahasa daerah  Maninjau, Medan, Sunda, dan Arab. Tidak tertinggal catatan kaki di  bagian bawah yang menjelaskan arti dari kata tersebut. Ungkapan-ungkapan  dan peribahasa juga terdapat dalam penulisannya, seperti “&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;man jadda wajada&lt;/i&gt;”  yang paling sering dicantumkan. “Siapa yang bersungguh-sungguh pasti  berhasil.” Ungkapan-ungkapan seperti ini sangat penting dalam sebuah  novel karena mampu memberikan semacam &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;trade mar&lt;/i&gt;k yang membuat novel ini lebih terkenang di hati pembaca.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Novel ini menceritakan berbagai kisah sederhana kehidupan di Pondok Madani, pesantren &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;modern&lt;/i&gt;  yang akhirnya menampung Alif di dalamnya. Suka, duka, persahabatan, dan  pengajaran-pengajaran PM yang sederhana namun mengena. PM berbeda  dengan sekolah agama lainnya karena di sini para murid dilatih untuk  menjadi intelektual dan mampu menganalisa berbagai ilmu dari sudut  pandang Islam. Sehari-harinya mereka wajib menggunakan bahasa Arab dan  bahasa Inggris. Jika melanggar, tidak mungkin tidak terlepas dari  hukuman. PM sangat ketat dengan pengawasan dan kedisiplinannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Biarpun  masuk karena terpaksa, namun Alif mulai menyukai kehidupan di pondok.  Terlebih lagi, ia sangat menikmati hidup persahabatannya dengan Sahibul  Menara – sebuah sebutan penghuni PM terhadap Alif dan 5 teman lainnya –  yang selalu berkumpul di bawah menara tertinggi di Pondok Madani. Mereka  adalah Said, Baso, Raja, dan Atang. Persahabatan lekat yang dijalin  bersama sangat cukup menjadi penghiburan bagi Alif. Tapi di satu sisi  ada kegelisahan mengetahui teman baiknya – Randai – sudah masuk SMA  terbaik yang pernah mereka idamkan bersama, sudah melewati masa SMA  dengan penuh tawa, dan dengan bahagia berhasil merebut impian mereka  tertinggi: masuk universitas di ITB. Pertanyaan “jadi apa aku nanti?”  terus terngiang dalam kepalanya mengingat ijazah PM tidak diakui  walaupun sangat diakui di luar negeri.&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Satu  lagi kelebihan novel ini. Pembaca tidak akan bosan membaca kehidupan di  pondok karena penulis rupaya menggunakan alur campuran. Ia memulai  cerita dengan mengambil setting Alif yang sudah bekerja lalu mulai masuk  ke dalam ingatan-ingatan Alif akan kehidupannya dulu di Pondok Madani.  Setelah cukup panjang menceritakan tentang pondok, ia mulai beralih lagi  ke kehidupan Alif masa sekarang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Novel  ini dapat menjadi satu pengharapan bagi Indonesia, setidaknya masih ada  pemuda di luar sana yang rela memberikan dirinya dipakai masa depan.  Bukan menempatkan masa depan di tangan sendiri untuk ia tentukan.  Merupakan satu penghiburan bahwa masih ada orang-orang yang  sungguh-sungguh rela belajar dan mengasah diri untuk dapat memberikan  sumbangsih pada dunia, terutama pada tanah airnya sendiri. Namun novel  ini juga dapat menjadi kisah yang mengiris hati karena menyadarkan kita  bahwa hampir tidak ada generasi muda yang seperti itu, bahkan mungkin..  Termasuk kita sendiri?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-1730700422432578151?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/1730700422432578151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/resensi-buku-negeri-5-menara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1730700422432578151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1730700422432578151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2012/01/resensi-buku-negeri-5-menara.html' title='Resensi buku negeri 5 menara'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Sa4eB8NwxPE/Tiqn02MO12I/AAAAAAAAAEk/l3rP_Ksxuc8/s72-c/Negeri_5_Menara._Sebuah_Novel_yang_Terinspirasi_Kisah_Nyata.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-5220394279113148819</id><published>2011-12-31T13:39:00.002+07:00</published><updated>2011-12-31T13:48:49.664+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-family: webdings;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0); font-family: georgia;"&gt;Remaja muslim,Valentine day dan Perlawanan duni&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 0); font-family: georgia;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setiap tanggal 14 Februari ada hiruk-pikuk remaja dunia. Mereka  punya hajat besar dengan merayakan sebuah hari yang dikenal dengan &lt;em&gt;Valentine's Day&lt;/em&gt;  (hari Valentine). Hiruk-pikuk itu kini membudaya. Tak peduli itu di  kalangan Kristen Barat, Hindu India, ataupun Muslim Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ada pertanyaan yang patut kita kemukakan. Apa sebenarnya &lt;em&gt;Valentine's Day&lt;/em&gt;  itu? Apakah esensinya? Dan, bolehkan remaja Muslim ikut berkecimpung  merayakannya? Apakah perayaan itu bagian dari kultur dan peradaban Islam  sehingga kita harus ikut menyemarakkannya?&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Background&lt;/em&gt; Historis &lt;em&gt;Valentine's Day&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ada berbagai versi tentang asal muasal &lt;em&gt;Valentin's Day&lt;/em&gt;  ini. Beberapa ahli mengatakan bahwa ia berasal dari seorang yang  bernama Saint (Santo) Valentine, seorang yang dianggap suci oleh  kalangan Kristen, yang menjadi martir karena menolak untuk meninggalkan  agama Kristiani. Dia meninggal pada tanggal 14 Februari 269 M., pada  hari yang sama saat dia mengungkapkan ucapan cinta. Dalam legenda yang  lain disebutkan bahwa Saint Valentine meninggalkan satu catatan selamat  tinggal kepada seorang gadis anak sipir penjara yang menjadi temannya.  Dalam catatan itu dia menuliskan tanda tangan yang berbunyi &lt;em&gt;From Your Valentine&lt;/em&gt;. Ada pula yang menyebutkan bahwa bunyi pesan akhir itu adalah &lt;em&gt;Love From Your Valentine&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Cerita  lain menyebutkan bahwa Valentine mengabdikan dirinya sebagai pendeta  pada masa pemerintahan Kaisar Claudius. Claudius kemudian  memenjarakannya karena dia menentang Kaisar. Penentangan ini bermula  pada saat Kaisar berambisi untuk membentuk tentara dalam jumlah yang  besar. Dia berharap kaum lelaki untuk secara suka rela bergabung menjadi  tentara. Namun, banyak yang tidak mau untuk terjun ke medan perang.  Mereka tidak mau meninggalkan sanak familinya. Peristiwa ini membuat  kaisar naik pitam. Lalu apa yang terjadi? Dia kemudian menggagas ide  "gila". Dia berpikiran bahwa jika laki-laki tidak kawin, mereka akan  bergabung menjadi tentara. Makanya, dia memutuskan untuk tidak  mengizinkan laki-laki kawin.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kalangan remaja menganggap bahwa  ini adalah hukum biadab. Valentine juga tidak mendukung ide gila ini.  Sebagai seorang pendeta, dia bertugas menikahkan lelaki dan perempuan.  Bahkan, setelah pemberlakuan hukum oleh kaisar, dia tetap melakukan  tugasnya ini dengan cara rahasia dan ini sungguh sangat mengasyikkan.  Bayangkan, dalam sebuah kamar hanya ada sinar lilin dan ada pengantin  putra dan putri serta Valentine sendiri. Peristiwa perkawinan diam-diam  inilah yang menyeret dirinya ke dalam penjara dan akhirnya dijatuhi  hukuman mati.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Walaupun demikian, dia selalu bersikap ceria  sehingga membuat beberapa orang datang menemuinya di dalam penjara.  Mereka menaburkan bunga dan catatan-catatan kecil di jendela penjara.  Mereka ingin dia tahu bahwa mereka juga percaya tentang cinta dirinya.  Salah satu pengunjung tersebut adalah seorang gadis anak sipir penjara.  Dia mengobrol dengannya berjam-jam. Di saat menjelang kematiannya dia  menuliskan catatan kecil: &lt;em&gt;Love from your Valentine&lt;/em&gt;. Dan pada  tahun 496 Paus Gelasius menyeting 14 Februari sebagai tanggal  penghormatan untuk Saint Valentine. Akhirnya secara gradual 14 Februari  menjadi tanggal saling menukar pesan kasih, dan Saint Valentine menjadi  patron dari para penabur kasih. Tanggal ini ditandai dengan saling  mengirim puisi dan hadiah, seperti bunga dan gula-gula. Bahkan, sering  pula ditandai dengan adanya kumpul-kumpul atau pesta dansa.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dari  paparan di atas kita tahu bahwa kisah cinta Valentine ini merupakan  kisah cinta milik kalangan Kristen dan sama sekali tidak memiliki benang  merah budaya dan peradaban dengan Islam. Namun, mengapa remaja-remaja  Muslim ikut larut dan merayakannya? Ada beberapa jawaban yang bisa kita  berikan terhadap pertanyaan tersebut. &lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, kalangan remaja Muslim tidak tahu latar belakang sejarah &lt;em&gt;Valentine's Day&lt;/em&gt;,  sehingga mereka tidak merasa risih untuk mengikutinya. Dengan kata  lain, remaja Muslim banyak yang memiliki kesadaran sejarah yang rendah. &lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, adanya anggapan bahwa &lt;em&gt;Valentine's Day&lt;/em&gt; sama sekali tidak memiliki muatan agama dan hanya bersifat budaya global yang mau tidak mau harus diserap oleh siapa saja. &lt;em&gt;Ketiga&lt;/em&gt;,  keroposnya benteng pertahanan relijius remaja Muslim sehingga tidak  mampu lagi menyaring budaya dan peradaban yang seharusnya mereka "lawan"  dengan keras. &lt;em&gt;Keempat&lt;/em&gt;, adanya perasaan &lt;em&gt;loss of identity&lt;/em&gt; kalangan remaja Muslim sehingga mereka mencari identitas lain sebagai pemuas keinginan mendapat identitas global. &lt;em&gt;Kelima&lt;/em&gt;, hanya mengikuti tren yang sedang berkembang agar tidak disebut ketinggalan zaman. &lt;em&gt;Keenam&lt;/em&gt;,  adanya pergaulan bebas yang kian tak terbendung dan terjadinya  de-sakralisasi seks yang semakin ganas. Mungkin masih ada deretan  jawaban lain yang bisa diberikan terhadapa pertanyaan di atas.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Islam, &lt;em&gt;Valentine's Day&lt;/em&gt;, dan Cinta&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bisa kita lihat pada bahasan di atas bahwa &lt;em&gt;Valentine's Day&lt;/em&gt;  merupakan peringatan "cinta kasih" yang diformalkan untuk mengenang  sebuah peristiwa kematian seorang pendeta yang mati dalam sebuah  penjara. Yang kemudian diabadikan oleh gereja lewat tangan Paus  Gelasius. Maka, merupakan sebuah kurang cerdas jika kaum Muslim dan  secara khusus kalangan remajanya ikut melestarikan budaya yang sama  sekali tidak memiliki ikatan historis, emosioal, dan religius dengan  mereka. Keikutsertaan remaja Muslim dalam "hura-hura" ini merupakan  refleksi sebuah kekalahan dalam sebuah pertarungan mempertahankan  identitas dirinya. Mungkin ada sebagian remaja yang akan bertanya:  Kenapa memperingati sebuah tragedi cinta itu tidak boleh dilakukan?  Apakah Islam melarang cinta kasih? Bukankah Islam menganjurkan  pemeluknya kasih kepada sesama?&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tak ada yang menyangkal bahwa  Islam tidak melarang cinta kasih. Islam sendiri adalah agama kasih dan  menjunjung cinta kepada sesama. Dalam Islam cinta demikian dihargai dan  menempati posisi sangat terhormat, kudus, dan sakral. Islam sama sekali  tidak phobi terhadap cinta. Islam mengakui fenomena cinta yang  tersembunyi dalam jiwa manusia. Namun demikian, Islam tidak menjadikan  cinta sebagai komoditas yang rendah dan murahan. Cinta yang merupakan  perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai  kekasihanya dengan penuh gairah, lembut, dan kasih sayang dalam Islam  dibagi menjadi tiga tingkatan yang kita tangkap dari ayat Al-Quran. &lt;em&gt;"Katakanlah:  Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu,  kerabat-kerabatmu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang  kamu khawatirkan kerusakannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu  senangi lebih kau cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta jihad di  jalan-Nya, maka tunggulah hingga Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan  Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang fasik."&lt;/em&gt; (At-Taubah: 24).&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dalam  ayat ini menjadi jelas kepada kita semua bahwa cinta yang utama adalah  cinta kepada Allah, Rasul-Nya, dan jihad di jalan-Nya. Inilah yang  disebut dengan cinta hakiki. Cinta hakiki akan melahirkan pelita. Cinta  hakiki yang dilahrikan iman akan senantiasa memberikan  kenikmatan-kenikmatan nurani. Cinta hakiki akan melahirkan jiwa rela  berkorban dan mampu menundukkan hawa nafsu dan syahwat birahi. Cinta  akan menjadi berbinar tatkala orang yang memilikinya mampu menaklukkan  segala gejolak dunia. Cinta Ilahi akan menuntun manusia untuk hidup  berarti.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Islam memandang cinta kasih itu sebagai rahmat. Maka,  seorang mukmin tidak dianggap beriman sebelum dia berhasil mencintai  saudaranya laksana dia mencinta dirinya sendiri (HR Muslim). &lt;em&gt;"Perumpamaan  kasih sayang dan kelembutan seorang mukmin adalah laksana kesatuan  tubuh; jika salah satu anggota tubuh terasa sakit, maka akan merasakan  pula tubuh yang lainnya: tidak bisa tidur dan demam."&lt;/em&gt; (Bukhari dan  Muslim). Seorang Mukmin memiliki ikatan keimanan sehingga mereka menjadi  laksana saudara (Al-Hujarat: 13), dan cinta yang meluap sering kali  menjadikan seorang Mukmin lebih mendahulukan saudaranya daripada dirinya  sendiri, sekalipun mereka berada dalam kesusahan (Al-Hasyr: 9).&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Di  mata Islam mencintai dan dicintai itu adalah "risalah" suci yang harus  ditumbuhsuburkan dalam dada setiap pemeluknya. Makanya Islam  menghalalkan perkawinan. Islam tidak menganut "selibasi" yang mengebiri  fitrah manusia, seperti yang terjadi dalam ajaran Kristen dan Hindu  serta Budha yang menganut sistem sosial yang dikenal dengan kependetaan.  Sebab, memang tidak ada rahbaniyah dalam Islam.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Valentine's Day&lt;/em&gt;  yang merupakan ungkapan kasih yang bukan bagian dari agama kita, juga  saat ini dirayakan dengan menonjolkan aksi-aksi permisif, dengan lampu  remang, dan lilin-lilin temaram. Meniru perilaku agama lain dan  sekaligus melegalkan pergaulan bebas inilah yang tidak dibenarkan dalam  pandangan Islam.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Islam dan Perlawanan Budaya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sebagai  agama pamungkas, Islam dengan tegas memosisikan diri sebagai agama yang  diridhai oleh Allah, dan siapa saja yang ingin mencari agama selain  Islam maka agamanya tidak akan diterima (lihat Ali Imran ayat 19 dan  185). Dan, sebagai agama terakhir Islam telah melakukan beberapa  pembenaran dari berbagai penyelewengan yang terjadi dalam agama Kristen  dan agama Yahudi. Islam mengharuskan pemeluknya untuk membentengi diri  dari semua budaya yang datang dari kalangan Yahudi dan Kristen. Kaum  Muslimin harus memiliki budaya dan identitasnya sendiri yang bersumber  pada norma dan ajaran agamanya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setelah kita mengetahui bahwa &lt;em&gt;Valentine's Day&lt;/em&gt;  sama sekali tidak memiliki kaitan sejarah dengan Islam, maka menjadi  tugas semua remaja Islam untuk menghindari dan tidak ikut serta dalam  sebuah budaya yang tidak bersumber dari ajarannya. &lt;em&gt;Valentine's Day&lt;/em&gt;  bukanlah simbol dan identitas remaja Muslim karena ia merupakan hari  raya kalangan remaja Kristen. Dan kita persilahkan saudara-saudara kita  dari remaja kalangan Kristen untuk merayakannya sesuai dengan keyakinan  mereka.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ada satu hadits yang sangat terkenal yang diriwayatkan  oleh Abdullah bin Umar r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda (yang  artinya), &lt;em&gt;"Barang siapa yang menyerupai sebuah kaum, maka dia menjadi bagian dari mereka."&lt;/em&gt;  (HR Abu Daud). Hadits ini mengisyaratkan bahwa meniru-niru  budaya-reliji orang lain yang tidak sesuai dengan tradisi Islam memiliki  risiko yang demikian tinggi. Orang tersebut akan dianggap sebagai  bagian dari orang yang ditiru. Sebagaimana juga firman Allah, &lt;em&gt;"Barang siapa di antara kamu menjadikan mereka sebagai pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonga mereka."&lt;/em&gt; (Al-Maidah : 51). Sabda Rasulullah, &lt;em&gt;"Kau akan bersama-sama dengan orang yang kau cintai."&lt;/em&gt; (Bukhari dan Muslim).&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Banyak  contoh yang bisa kita kemukakan dari kontra-kultural yang dilakukan  Rasulullah saw. untuk mengokohkan identitas umatnya. Saat datang ke  Madinah Rasulullah saw. melihat masyarakat bersuka ria dalam dua hari.  Kemudian Rasulullah saw. bertanya, &lt;em&gt;"Hari apa dua hari itu?"&lt;/em&gt;  Para sahabat menjawab, "Dua hari tadi adalah hari ketika kami  bermain-main dan bersuka cita pada masa jahiliyah!" Maka, bersabdalah  Rasulullah saw., &lt;em&gt;"Sesungguhnya Allah telah mengganti dua hari itu dengan dua hari yang lebih baik bagi kalian: Idul Adha dan Idul Fithri."&lt;/em&gt; (HR Abu Daud).&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Rasulullah  saw. misalnya melarang umatnya makan dengan tangan kiri karena cara itu  adalah cara makan syaitan. Larangan Rasulullah terhadap peringatan 2  hari ketika orang-orang Madinah biasa bermain pada zaman jahiliyah  merupakan perlawanan budaya terhadap budaya jahilyah dan digantikan  dengan budaya-reliji baru. Sedangkan pelarangannya agar tidak makan  dengan tangan kiri juga merupakan perang etika Islam dengan etika  syaitan.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Allah tidak menghendaki kaum Muslimin menjadi "buntut"  budaya lain yang berbenturan nilai-nilainya dengan Islam. Peringatan  Allah pada ayat di atas membersitkan pencerahan pada kita semua bahwa  Islam dengan ajarannya yang universal harus dijajakan dengan rajin  kepada dunia. Mengenal Islam dengan cara yang benar dan agar Islam  menjadi "imam" peradaban dunia kembali. Sebab, kehancuran peradaban  Islam telah menimbulkan kerugian demikian besar pada tatanan normal  manusia yang terkikis secara moral dan ambruk secara etika. Kemunduran  peradaban Islam telah menjebak dunia pada arus kegelapan akhlak dan  moralitas. Kehancuran peradaban Islam ini oleh Hasan Ali an-Nadawi  dianggap sebagai malapetaka terbesar dalam perjalanan peradaban manusia.  Dia berkata, "Kalaulah dunia ini mengetahui akan hakikat malapetaka  ini, berapa besar kerugian dunia dan kehilangannya dengan kejadian ini,  pastilah dunia hingga saat ini akan menjadikan kemunduran kaum Muslimin  sebagai hari berkabung yang penuh sesal, tangis, dan ratapan. Setiap  bangsa di dunia ini akan mengirimkan tanda berduka cita.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Apa  yang menimpa remaja Muslim saat ini tak lebih dari dampak keruntuhan  peradaban Islam yang sejak lama berlangsung. Remaja Muslim masa kini  yang "buta" terhadap peradabannya sendiri disebabkan karena adanya  serangan budaya yang gencar menusuk jantung pertahanan budaya kaum  Muslimin. Kemampuan mereka untuk bertahan dengan ideal-ideal Islam yang  rapuh menjadikan mereka terseret arus besar peradaban dunia yang serba  permisif, hedonis, dan materialistik. Lumpuhnya pertahanan mereka  terhadap gencarnya serangan budaya lain yang terus menggelombung  menjadikan mereka harus takluk dan menjadi "budak" budaya lain. Maka,  sudah saatnya bagi remaja Muslim untuk memacu diri melakukan gerilya  besar dengan mengusung nilai-nilai Islam. Sehingga dia mampu  mengendalikan diri untuk tidak terpancing, apalagi larut dengan  budaya-reliji lain. Generasi muda Muslim hendaknya mampu membangun  benteng-benteng diri yang sulit ditembus oleh gempuran-gempuran perang  pemikiran yang setiap kali akan mengoyak-oyak benteng pertahanan  imannya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Perlawanan budaya ini akan bisa dilakukan jika remaja  Muslim mampu mendekatkan dirinya dengan poros ajaran Islam dan mampu  melakukan internalisasi diktum-diktum itu ke dalam kalbu, dan sekaligus  terkejawantahkan ke dalam aksi. Remaja Muslim yang mampu menjadikan  keimanannya "hidup" akan mampu bergumul dan bahkan memenangkan  pertarungan yang sangat berat di hadapannya. Remaja Muslim yang dengan  setia menjadikan Al-Qur'an dan hadits sebagai panduan hidupnya akan  mampu menjadi seorang Muslim tahan banting dan imun terhadap virus  budaya global yang mengancam identitasnya. Seorang remaja Muslim yang  menjadi &lt;em&gt;the living&lt;/em&gt; Quran akan mampu melakukan kontra aksi  terhadap semua tantangan yang dihadapinya. Dia akan mampu menangkis  serangan informasi satu arah yang kini datang dari Barat.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Apa  yang mesti dilakukan oleh kalangan muda Islam di zaman serba kompleks  ini? Dalam pandangan saya, tidak ada yang lebih baik untuk dilakukan,  kecuali kita semua kembali merapatkan jiwa dan kesadaran kita ke akar  norma agama kita sendiri, lalu kita gali sedalam-dalamnya, kita  renungkan semaksimal mungkin, kita aplikasikan dalam hidup ini. Dan,  kita pasarkan ajaran-ajaran Islam itu dengan sepenuh raga dan jiwa.  Hanya dengan spirit berjuang yang tinggi dan komitmen yang kuat, remaja  Muslim akan lahir kembali dalam sosok yang cemerlang dengan Islam  sebagai panji.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-5220394279113148819?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/5220394279113148819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/12/remaja-muslimvalentine-day-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5220394279113148819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5220394279113148819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/12/remaja-muslimvalentine-day-dan.html' title=''/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-3594136995144026175</id><published>2011-12-22T16:35:00.005+07:00</published><updated>2011-12-22T16:49:40.978+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Manfaat Apabila Anda Menghafal Al-Qur'an</title><content type='html'>&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves&gt;false&lt;/w:TrackMoves&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:enableopentypekerning/&gt;    &lt;w:dontflipmirrorindents/&gt;    &lt;w:overridetablestylehps/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin-top:0in;  mso-para-margin-right:0in;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0in;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1027"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: 12.0pt"&gt;&lt;span style=" Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-PM6GOqCSCQI/TvL8Q0kQy6I/AAAAAAAAAN0/8JQnq3fk3nE/s1600/al%2Bquran.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 174px; height: 121px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-PM6GOqCSCQI/TvL8Q0kQy6I/AAAAAAAAAN0/8JQnq3fk3nE/s400/al%2Bquran.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688886645241203618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:enableopentypekerning/&gt;    &lt;w:dontflipmirrorindents/&gt;    &lt;w:overridetablestylehps/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin-top:0in;  mso-para-margin-right:0in;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0in;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:17.25pt;line-height:17.25pt;vertical-align: baseline"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#222222"&gt;Berbagai kajian kontemporer membuktikan bahwa hafalan Al-Qur’an dapat menjaga seseorang dari berbagai penyakit, meningkatkan daya tahan tubuh, serta meningkatkan kreatifitas dan relaksasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:17.25pt;line-height:17.25pt;vertical-align: baseline"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#222222"&gt;Amal terbaik yang bisa dikerjakan seseorang adalah membaca Al-Qur’an, mengamalkan kandungannya, menerapkan perintah Allah, dan menjauhi larangan Allah. Selama pengalaman interaksi dengan Al-Qur’an dalam kurun waktu lebih dari dua puluh tahun, saya menemukan sebuah kepastian bahwa Al-Qur’an memiliki pengaruh yang besar terhadap kepribadian manusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:17.25pt;line-height:17.25pt;vertical-align: baseline"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#222222"&gt;Ketika Anda membaca sebuah bukti tentang Neuro Linguistic Programming, atau tentang seni manajemen waktu, atau seni bergaul, maka penulisnya akan mengatakan: membaca buku ini dapat mengubah hidup Anda. Artinya, kitab apapun yang dibaca seseorang itu akan memengaruhi perilaku dan kepribadiannya, karena kepribadian meurpakan hasil dari wawasan dan pengalaman seser, serta apa yang dibaca, dilihat dan didengarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:17.25pt;line-height:17.25pt;vertical-align: baseline"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#222222"&gt;Sudah barang tentu buku-buku karangan manusia ini pengaruhnya terbatas. Tetapi, ketika berbicara tentang Kitab Allah yang menciptakan manusia, dimana Dia lebih mengetahui apa yang ada dalam diri manusia dan apa yang menjadikannya lebi hbaik, maka sudah barang tentu kita menemukan dalam kitab ini informasi-informasi yang dibutuhkan manusia dalam kehidupannya di dunia dan akhirat. Karena Al-Qur’an adalah cahaya, obat dan petunjuk. Di dalam kita temukan masa lalu dan masa mendatang. Allah berfirman, “Yang tidak datang kepadanya (Al Qur'an) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.” (QS Fushshilat [41]: 42).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:17.25pt;line-height:17.25pt;vertical-align: baseline"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#222222"&gt;Dapat saya tegaskan bahwa setiap ayat yang Anda baca, renungkan dan hafal itu dapat menciptakan perubahan dalam hidup Anda! Bagaimana dengan orang yang membaca dan menghafal seluruh Al-Qur’an? Tidak diragukan bahwa bacaan Al-Qur’an, perenungan, dan penyimakan dengan khusyuk itu dapat merekonstruksi kepribadian seseorang, karena Al-Qur’an mengandung berbagai prinsip dan dasar-dasar yang solid bagi caracter building.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:17.25pt;line-height:17.25pt;vertical-align: baseline"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#222222"&gt;Saya akan menyampaikan pengalaman sederhana tentang sejauh mana pengaruh Al-Qur’an terhadap kepribadian seseorang, bahkan satu ayat saja! Saya pernah membaca firman Allah: “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS Al-Baqarah [2]: 216) Dalam hati saya berkata, ayat ini pasti mengandung sebuah hukum pasti yang memberi kebahagiaan bagi orang yang mengimplemensikannya dalam hidup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:17.25pt;line-height:17.25pt;vertical-align: baseline"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#222222"&gt;Sebelum membaca ayat ini, saya sedang merasa sedih karena mengalami suatu musibah, atau merasakan ketakutan terhadap masa depan, karena saya sedang mencemaskan suatu hal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:17.25pt;line-height:17.25pt;vertical-align: baseline"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#222222"&gt;Setelah merenungkan ayat ini dalam waktu yang cukup lama, saya menyadari bahwa Allah telah menadirkan segala sesuatu, dan Dia tidak akan memilihkan untukku selain yang terbaik bagiku, karena Dia mengetahui masa depan, sedangkan saya tidak. Demikianlah, akhirnya saya memandang segala sesuatu dengan optimis, meskipun secara lahir menyedihkan. Saya selalu mengharapkan terjadinya hal baik, meskipun menurut perhitungan tidak demikian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:17.25pt;line-height:17.25pt;vertical-align: baseline"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#222222"&gt;Allah telah menetapkan setiap hal yang akan terjadi padaku sejak usiaku 42 hari dalam kandungan. Lalu, untuk apa aku bersedih. Selama Allah mendengar dan mengatur alam semesta ini, untuk apa takut dan cemas? Karena Allah yang menakdirkan dan memilihkannya untukku, maka itu pasti baik, bermanfaat, dan memberi kebahagiaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:17.25pt;line-height:17.25pt;vertical-align: baseline"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#222222"&gt;Demikianlah, kepribadian saya berubah dari akarnya menjadi pribadi yang optimis dan bahagia, dan terbebas dari banyak masalah yang mungkin saja terjadi seandainya Allah tidak memberiku kesempatan untuk merenungkan ayat ini, memahami, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:17.25pt;line-height:17.25pt;vertical-align: baseline"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#222222"&gt;Kesimpulannya, berpegang teguh pada Al-Qur’an dan menjaga tilawahna itu dapat berpengaruh positif terhadap kepribadian seseorang, meninggalkan sistem kekebalan dalam dirinya, melindunginya dari berbagai penyakit psikologis, membantunya untuk sukses dan mengambil keputusan-keputusan yang sulit. Jadi, Al-Qur’an adalah jalan Anda untuk menjadi kreatif, memimpin, bahagia dan sukses!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:17.25pt;line-height:17.25pt;vertical-align: baseline"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#222222"&gt;sumber : eramuslim.com&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves&gt;false&lt;/w:TrackMoves&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:enableopentypekerning/&gt;    &lt;w:dontflipmirrorindents/&gt;    &lt;w:overridetablestylehps/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin-top:0in;  mso-para-margin-right:0in;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0in;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1027"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: 12.0pt"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-PM6GOqCSCQI/TvL8Q0kQy6I/AAAAAAAAAN0/8JQnq3fk3nE/s1600/al%2Bquran.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-3594136995144026175?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/3594136995144026175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/12/manfaat-apabila-anda-menghafal-al-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3594136995144026175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3594136995144026175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/12/manfaat-apabila-anda-menghafal-al-quran.html' title='Manfaat Apabila Anda Menghafal Al-Qur&apos;an'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-PM6GOqCSCQI/TvL8Q0kQy6I/AAAAAAAAAN0/8JQnq3fk3nE/s72-c/al%2Bquran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-4910435590780076850</id><published>2011-12-18T13:08:00.001+07:00</published><updated>2011-12-18T13:10:40.797+07:00</updated><title type='text'>MUHASABAH DIRI</title><content type='html'>&lt;a&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 9px 9px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 156px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-13RyBKJuoOQ/TkuFVXjEGmI/AAAAAAAAAv0/Yg6Dd5vCT0c/s200/muhasabah%2Bdiri.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5641749560356510306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Ya Allah.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;saya masih sering menghitung berapa banyak uang yang saya dapat.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;tapi saya tak pernah sekalipun mengeluarkannya untuk berzakat.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;saya masih terlalu sering membiarkan mata ini tak punya rasa malu.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;membiarkan langkah kaki ini tanpa terfikir baik buruk terlebih dahulu.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;membiarkan Al-Qur'an diam sedangkan buku novel selalu khatam.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Menyebut cinta dan sayang seolah olah dunia ini milikku, dan selalu akan ku genggam.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Dunia ku awalkan, menghadapmu hanya sampingan.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;online rela duapuluh empat jam, ibadah kusingkirkan.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Allah.. Ampuni semua kesengajaan ini.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Saya malu memikirikan yang tak seharusnya dalam perasaan.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(153, 51, 153);" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;berlama-lama dengan bicara dengan yang tersayang.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;suara adzan tak kuhiraukan, kubiarkan ia melayang tanpa jawaban.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;benar Tuhan.. Engkau masih memberiku kesempatan dan kesempatan.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;tapi aku masih saja sering mengabaikan.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Engkau mencobaku dengan sepercik ujian.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;tapi keluhan yang kami panjangkan.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Engkau mencobaku dengan Harta.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Dengan mudah aku lupa berbagi sesama.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Ada banyak sekali ya Allah.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;banyak yang tak saya sadari.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;lupa atau memang pura-pura tak mengerti.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Istiqomahkan saya dengan ilmu-ilmu yang baik.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;sahabat-sahabat yang baik.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;pergaulan yang mulia.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;orang-orang yang ber-Ahlaq mahmudah.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;bergaul dengan calon penghuni Jannahmu Allah.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;yang selalu bersama dan mengingatkan tentang indahnya hidup dengan Mengingat-Mu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;dan Hidup hanya Untuk-Mu.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;dan Akhiratlah sebagai tujuan akhirku.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;*** &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;ada banyak hal yang sering saya lupakan kawan, adalah tentang  Akhirat. pernahkah kita berfikir kapan kita akan mati ?. saya sendiri  terkadang tak pernah memikirkannya, hanya dunia, dunia, dunia dan dunia.  bahkan ketika seseorang berkata kepada saya, hati orang beriman akan  selalu menyatu tanpa bicara. awalnya saya berpendapat, mana bisa tau  orang kenal dengan seseorang bisa berbicara, mengerti, dan memahami  tanpa bertanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;ungkapan bodoh yang pernah saya tahu, bahkan ungkapan yang gak masuk  akal. jalan aja kalau kita tak tau arah bisa kesasar kemana-mana. mau  tahu sebabnya, sebabnya adalah.. belum di lakukan saja kita sudah tidak  percaya dengan kuasa Allah, kita tak menganggap bahwa Allah itu yang  akan mengatur semuanya. jika dari awal kita bilang tersesat, maka itulah  yang akan terjadi.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Kawan, saya juga saat itu lupa, Allah akan selalu ada untuk  menunjukkan, memberi tahu, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;mengarahkan bahkan memberi semua yang kita  inginkan tanpa berkata. masihkah kita meragukan akan segala Kuasa-Nya,  kuasa Allah SWT, yang maha pemurah dan selalu mengaisihi kita. kita aja  yang suka bandel, pura-pura gak taulah, gak paham lah, gak ngerti lah.  dan yang lebih parah kita sering beranggapan semua itu terjadi  seolah-olah begitu saja, tak ada yang mengendalikan dan mengatur,  Astagfirullah.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Puisi Muhasabah Diri ini membuat saya banyak belajar, saya baca sana  sini untuk menemukan kata yang pas, tepat dan kasat makna. dimana saya  harus berada, bagaimana saya bersyukur, dan kenapa saya masih bisa  menulis kata-kata &lt;/span&gt;&lt;s style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;indah&lt;/s&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; ini, hingga saat ini. tunggu apalagi,  sudahkah kita mengucap syukur walau sekedar kata Alhamdulilla&lt;/span&gt;h untuk  berterimakasih kepada Allah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-4910435590780076850?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/4910435590780076850/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/12/muhasabah-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/4910435590780076850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/4910435590780076850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/12/muhasabah-diri.html' title='MUHASABAH DIRI'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-13RyBKJuoOQ/TkuFVXjEGmI/AAAAAAAAAv0/Yg6Dd5vCT0c/s72-c/muhasabah%2Bdiri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-4309157866255390798</id><published>2011-12-14T09:27:00.003+07:00</published><updated>2011-12-14T09:43:45.811+07:00</updated><title type='text'>MANFAAT GERAKAN DALAM SHOLAT</title><content type='html'>&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_0"&gt;Sujud&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1"&gt;Bikin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_2"&gt;Cerdas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_3"&gt;Shalat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_4"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_5"&gt;amalan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_6"&gt;ibadah&lt;/span&gt; yang paling &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_7"&gt;proporsional&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_8"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_9"&gt;anatomi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_10"&gt;tubuh&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_11"&gt;manusia&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_12"&gt;Gerakan&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_13"&gt;gerakannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_14"&gt;sudah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_15"&gt;sangat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_16"&gt;melekat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_17"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_18"&gt;gestur&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_19"&gt;gerakan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_20"&gt;khas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_21"&gt;tubuh&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_22"&gt;seorang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_23"&gt;muslim&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_24"&gt;Namun&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_25"&gt;pernahkah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_26"&gt;terpikirkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_27"&gt;manfaat&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_28"&gt;masing&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_29"&gt;masing&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_30"&gt;gerakan&lt;/span&gt;? &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_31"&gt;Sudut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_32"&gt;pandang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_33"&gt;ilmiah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_34"&gt;menjadikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_35"&gt;shalat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_36"&gt;gudang&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_37"&gt;obat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_38"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_39"&gt;berbagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_40"&gt;jenis&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_41"&gt;penyakit&lt;/span&gt;!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_42"&gt;Saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_43"&gt;seorang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_44"&gt;hamba&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_45"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_46"&gt;cukup&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_47"&gt;syarat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_48"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_49"&gt;mendirikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_50"&gt;salat&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_51"&gt;sejak&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_52"&gt;itulah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_53"&gt;ia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_54"&gt;mulai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_55"&gt;menelisik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_56"&gt;makna&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_57"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_58"&gt;manfaatnya&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_59"&gt;Sebab&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_60"&gt;salat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_61"&gt;diturunkan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_62"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_63"&gt;menyempurnakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_64"&gt;fasilitasNya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_65"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_66"&gt;kehidupan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_67"&gt;manusia&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_68"&gt;Setelah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_69"&gt;sekian&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_70"&gt;tahun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_71"&gt;menjalankan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_72"&gt;salat&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_73"&gt;sampai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_74"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_75"&gt;mana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_76"&gt;pemahaman&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_77"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_78"&gt;mengenainya&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_79"&gt;TAKBIRATUL&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_80"&gt;IHRAM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_81"&gt;Postur&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_82"&gt;berdiri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_83"&gt;tegak&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_84"&gt;mengangkat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_85"&gt;kedua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_86"&gt;tangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_87"&gt;sejajar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_88"&gt;telinga&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_89"&gt;lalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_90"&gt;melipatnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_91"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_92"&gt;depan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_93"&gt;perut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_94"&gt;atau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_95"&gt;dada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_96"&gt;bagian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_97"&gt;bawah&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_98"&gt;Manfaat&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_99"&gt;Gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_100"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_101"&gt;melancarkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_102"&gt;aliran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_103"&gt;darah&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_104"&gt;getah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_105"&gt;bening&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_106"&gt;limfe&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_107"&gt;dan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_108"&gt;kekuatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_109"&gt;otot&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_110"&gt;lengan&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_111"&gt;Posisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_112"&gt;jantung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_113"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_114"&gt;bawah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_115"&gt;otak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_116"&gt;memungkinkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_117"&gt;darah&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_118"&gt;mengalir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_119"&gt;lancar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_120"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_121"&gt;seluruh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_122"&gt;tubuh&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_123"&gt;Saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_124"&gt;mengangkat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_125"&gt;kedua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_126"&gt;tangan&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_127"&gt;otot&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_128"&gt;bahu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_129"&gt;meregang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_130"&gt;sehingga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_131"&gt;aliran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_132"&gt;darah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_133"&gt;kaya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_134"&gt;oksigen&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_135"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_136"&gt;lancar&lt;/span&gt;.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_137"&gt;Kemudian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_138"&gt;kedua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_139"&gt;tangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_140"&gt;didekapkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_141"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_142"&gt;depan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_143"&gt;perut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_144"&gt;atau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_145"&gt;dada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_146"&gt;bagian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_147"&gt;bawah&lt;/span&gt;.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_148"&gt;Sikap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_149"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_150"&gt;menghindarkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_151"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_152"&gt;berbagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_153"&gt;gangguan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_154"&gt;persendian&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_155"&gt;khususnya&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_156"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_157"&gt;tubuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_158"&gt;bagian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_159"&gt;atas&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_160"&gt;RUKUK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_161"&gt;Postur&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_162"&gt;Rukuk&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_163"&gt;sempurna&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_164"&gt;ditandai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_165"&gt;tulang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_166"&gt;belakang&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_167"&gt;lurus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_168"&gt;sehingga&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_169"&gt;bila&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_170"&gt;diletakkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_171"&gt;segelas&lt;/span&gt; air &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_172"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_173"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_174"&gt;punggung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_175"&gt;tersebut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_176"&gt;tak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_177"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_178"&gt;tumpah&lt;/span&gt;.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_179"&gt;Posisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_180"&gt;kepala&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_181"&gt;lurus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_182"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_183"&gt;tulang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_184"&gt;belakang&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_185"&gt;Manfaat&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_186"&gt;Postur&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_187"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_188"&gt;menjaga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_189"&gt;kesempurnaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_190"&gt;posisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_191"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_192"&gt;fungsi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_193"&gt;tulang&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_194"&gt;belakang&lt;/span&gt; (corpus vertebrae) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_195"&gt;sebagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_196"&gt;penyangga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_197"&gt;tubuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_198"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_199"&gt;pusat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_200"&gt;syaraf&lt;/span&gt;.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_201"&gt;Posisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_202"&gt;jantung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_203"&gt;sejajar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_204"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_205"&gt;otak&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_206"&gt;maka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_207"&gt;aliran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_208"&gt;darah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_209"&gt;maksimal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_210"&gt;pada&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_211"&gt;tubuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_212"&gt;bagian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_213"&gt;tengah&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_214"&gt;Tangan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_215"&gt;bertumpu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_216"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_217"&gt;lutut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_218"&gt;berfungsi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_219"&gt;relaksasi&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_220"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_221"&gt;otot&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_222"&gt;otot&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_223"&gt;bahu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_224"&gt;hingga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_225"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_226"&gt;bawah&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_227"&gt;Selain&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_228"&gt;itu&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_229"&gt;rukuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_230"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_231"&gt;latihan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_232"&gt;kemih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_233"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_234"&gt;mencegah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_235"&gt;gangguan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_236"&gt;prostat&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_237"&gt;I'TIDAL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_238"&gt;Postur&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_239"&gt;Bangun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_240"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_241"&gt;rukuk&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_242"&gt;tubuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_243"&gt;kembali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_244"&gt;tegak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_245"&gt;setelah&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_246"&gt;mengangkat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_247"&gt;kedua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_248"&gt;tangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_249"&gt;setinggi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_250"&gt;telinga&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_251"&gt;Manfaat&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_252"&gt;Ftidal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_253"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_254"&gt;variasi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_255"&gt;postur&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_256"&gt;setelah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_257"&gt;rukuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_258"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_259"&gt;sebelum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_260"&gt;sujud&lt;/span&gt;.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_261"&gt;Gerak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_262"&gt;berdiri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_263"&gt;bungkuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_264"&gt;berdiri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_265"&gt;sujud&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_266"&gt;merupakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_267"&gt;latihan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_268"&gt;pencernaan&lt;/span&gt; yang  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_269"&gt;baik&lt;/span&gt;. Organ organ &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_270"&gt;pencernaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_271"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_272"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_273"&gt;perut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_274"&gt;mengalami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_275"&gt;pemijatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_276"&gt;dan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_277"&gt;pelonggaran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_278"&gt;secara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_279"&gt;bergantian&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_280"&gt;Efeknya&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_281"&gt;pencernaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_282"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_283"&gt;lebih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_284"&gt;lancar&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_285"&gt;SUJUD&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_286"&gt;Postur&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_287"&gt;Menungging&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_288"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_289"&gt;meletakkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_290"&gt;kedua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_291"&gt;tangan&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_292"&gt;lutut&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_293"&gt;ujung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_294"&gt;kaki&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_295"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_296"&gt;dahi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_297"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_298"&gt;lantai&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_299"&gt;Manfaat&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_300"&gt;Aliran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_301"&gt;getah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_302"&gt;bening&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_303"&gt;dipompa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_304"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_305"&gt;bagian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_306"&gt;leher&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_307"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_308"&gt;ketiak&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_309"&gt;Posisi&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_310"&gt;jantung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_311"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_312"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_313"&gt;otak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_314"&gt;menyebabkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_315"&gt;darah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_316"&gt;kaya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_317"&gt;oksigen&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_318"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_319"&gt;mengalir&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_320"&gt;maksimal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_321"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_322"&gt;otak&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_323"&gt;Aliran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_324"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_325"&gt;berpengaruh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_326"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_327"&gt;daya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_328"&gt;pikir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_329"&gt;seseorang&lt;/span&gt;.  Karena &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_330"&gt;itu&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_331"&gt;lakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_332"&gt;sujud&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_333"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_334"&gt;tuma'ninah&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_335"&gt;jangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_336"&gt;tergesa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_337"&gt;gesa&lt;/span&gt; agar  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_338"&gt;darah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_339"&gt;mencukupi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_340"&gt;kapasitasnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_341"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_342"&gt;otak&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_343"&gt;Postur&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_344"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_345"&gt;juga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_346"&gt;menghindarkan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_347"&gt;gangguan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_348"&gt;wasir&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_349"&gt;Khusus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_350"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_351"&gt;wanita&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_352"&gt;baik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_353"&gt;rukuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_354"&gt;maupun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_355"&gt;sujud&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_356"&gt;memiliki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_357"&gt;manfaat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_358"&gt;luar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_359"&gt;biasa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_360"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_361"&gt;kesuburan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_362"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_363"&gt;kesehatan&lt;/span&gt; organ &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_364"&gt;kewanitaan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_365"&gt;DUDUK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_366"&gt;Postur&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_367"&gt;Duduk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_368"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_369"&gt;dua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_370"&gt;macam&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_371"&gt;yaitu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_372"&gt;iftirosy&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_373"&gt;tahiyyat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_374"&gt;awal&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_375"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_376"&gt;tawarruk&lt;/span&gt;  (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_377"&gt;tahiyyat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_378"&gt;akhir&lt;/span&gt;). &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_379"&gt;Perbedaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_380"&gt;terletak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_381"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_382"&gt;posisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_383"&gt;telapak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_384"&gt;kaki&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_385"&gt;Manfaat&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_386"&gt;Saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_387"&gt;iftirosy&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_388"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_389"&gt;bertumpu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_390"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_391"&gt;pangkal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_392"&gt;paha&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_393"&gt;terhubung&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_394"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_395"&gt;syaraf&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_396"&gt;nervus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_397"&gt;Ischiadius&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_398"&gt;Posisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_399"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_400"&gt;menghindarkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_401"&gt;nyeri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_402"&gt;pada&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_403"&gt;pangkal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_404"&gt;paha&lt;/span&gt; yang sering &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_405"&gt;menyebabkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_406"&gt;penderitanya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_407"&gt;tak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_408"&gt;mampu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_409"&gt;berjalan&lt;/span&gt;.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_410"&gt;Duduk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_411"&gt;tawarruk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_412"&gt;sangat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_413"&gt;baik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_414"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_415"&gt;pria&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_416"&gt;sebab&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_417"&gt;tumit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_418"&gt;menekan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_419"&gt;aliran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_420"&gt;kandung&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_421"&gt;kemih&lt;/span&gt; (urethra), &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_422"&gt;kelenjar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_423"&gt;kelamin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_424"&gt;pria&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_425"&gt;prostata&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_426"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_427"&gt;saluran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_428"&gt;vas&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_429"&gt;deferens&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_430"&gt;Jika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_431"&gt;dilakukan&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_432"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_433"&gt;benar&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_434"&gt;postur&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_435"&gt;irfi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_436"&gt;mencegah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_437"&gt;impotensi&lt;/span&gt;.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_438"&gt;Variasi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_439"&gt;posisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_440"&gt;telapak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_441"&gt;kaki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_442"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_443"&gt;iffirosy&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_444"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_445"&gt;tawarruk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_446"&gt;menyebabkan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_447"&gt;seluruh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_448"&gt;otot&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_449"&gt;tungkai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_450"&gt;turut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_451"&gt;meregang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_452"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_453"&gt;kemudian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_454"&gt;relaks&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_455"&gt;kembali&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_456"&gt;Gerak&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_457"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_458"&gt;tekanan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_459"&gt;harmonis&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_460"&gt;inilah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_461"&gt;menjaga&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_462"&gt;kelenturan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_463"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_464"&gt;kekuatan&lt;/span&gt;  organ-organ &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_465"&gt;gerak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_466"&gt;kita&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_467"&gt;SALAM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_468"&gt;Gerakan&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_469"&gt;Memutar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_470"&gt;kepala&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_471"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_472"&gt;kanan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_473"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_474"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_475"&gt;kiri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_476"&gt;secara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_477"&gt;maksimal&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_478"&gt;Manfaat&lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_479"&gt;Relaksasi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_480"&gt;otot&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_481"&gt;sekitar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_482"&gt;leher&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_483"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_484"&gt;kepala&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_485"&gt;menyempurnakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_486"&gt;aliran&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_487"&gt;darah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_488"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_489"&gt;kepala&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_490"&gt;Gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_491"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_492"&gt;mencegah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_493"&gt;sakit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_494"&gt;kepala&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_495"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_496"&gt;menjaga&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_497"&gt;kekencangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_498"&gt;kulit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_499"&gt;wajah&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_500"&gt;BERIBADAH&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_501"&gt;secara&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_502"&gt;kontinyu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_503"&gt;bukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_504"&gt;saja&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_505"&gt;menyuburkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_506"&gt;iman&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_507"&gt;tetapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_508"&gt;mempercantik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_509"&gt;diri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_510"&gt;wanita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_511"&gt;luar&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_512"&gt;dalam&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_513"&gt;PACU&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_514"&gt;KECERDASAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_515"&gt;Gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_516"&gt;sujud&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_517"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_518"&gt;salat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_519"&gt;tergolong&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_520"&gt;unik&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_521"&gt;Falsafahnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_522"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_523"&gt;manusia&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_524"&gt;menundukkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_525"&gt;diri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_526"&gt;serendah&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_527"&gt;rendahnya&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_528"&gt;bahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_529"&gt;lebih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_530"&gt;rendah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_531"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_532"&gt;pantatnya&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_533"&gt;sendiri&lt;/span&gt;. Dari &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_534"&gt;sudut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_535"&gt;pandang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_536"&gt;ilmu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_537"&gt;psikoneuroimunologi&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_538"&gt;ilmu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_539"&gt;mengenai&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_540"&gt;kekebalan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_541"&gt;tubuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_542"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_543"&gt;sudut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_544"&gt;pandang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_545"&gt;psikologis&lt;/span&gt;) yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_546"&gt;didalami&lt;/span&gt; Prof  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_547"&gt;Sholeh&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_548"&gt;gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_549"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_550"&gt;mengantar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_551"&gt;manusia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_552"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_553"&gt;derajat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_554"&gt;setinggi&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_555"&gt;tingginya&lt;/span&gt;.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_556"&gt;Mengapa&lt;/span&gt;? &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_557"&gt;Dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_558"&gt;melakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_559"&gt;gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_560"&gt;sujud&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_561"&gt;secara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_562"&gt;rutin&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_563"&gt;pembuluh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_564"&gt;darah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_565"&gt;di&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_566"&gt;otak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_567"&gt;terlatih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_568"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_569"&gt;menerima&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_570"&gt;banyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_571"&gt;pasokan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_572"&gt;darah&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_573"&gt;Pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_574"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_575"&gt;sujud&lt;/span&gt;,  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_576"&gt;posisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_577"&gt;jantung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_578"&gt;berada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_579"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_580"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_581"&gt;kepala&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_582"&gt;yamg&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_583"&gt;memungkinkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_584"&gt;darah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_585"&gt;mengalir&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_586"&gt;maksimal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_587"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_588"&gt;otak&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_589"&gt;Itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_590"&gt;artinya&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_591"&gt;otak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_592"&gt;mendapatkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_593"&gt;pasokan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_594"&gt;darah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_595"&gt;kaya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_596"&gt;oksigen&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_597"&gt;memacu&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_598"&gt;kerja&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_599"&gt;sel&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_600"&gt;selnya&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_601"&gt;Dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_602"&gt;kata&lt;/span&gt; lain, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_603"&gt;sujud&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_604"&gt;tumakninah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_605"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_606"&gt;kontinyu&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_607"&gt;dapat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_608"&gt;memacu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_609"&gt;kecerdasan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_610"&gt;Risetnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_611"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_612"&gt;mendapat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_613"&gt;pengakuan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_614"&gt;dari&lt;/span&gt; Harvard &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_615"&gt;Universitry&lt;/span&gt;, AS. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_616"&gt;Bahkan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_617"&gt;seorang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_618"&gt;dokter&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_619"&gt;berkebangsaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_620"&gt;Amerika&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_621"&gt;tak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_622"&gt;dikenalnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_623"&gt;menyatakan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_624"&gt;masuk&lt;/span&gt; Islam &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_625"&gt;setelah&lt;/span&gt; diam-diam &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_626"&gt;melakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_627"&gt;riset&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_628"&gt;pengembangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_629"&gt;khusus&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_630"&gt;mengenai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_631"&gt;gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_632"&gt;sujud&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_633"&gt;PERINDAH&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_634"&gt;POSTUR&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_635"&gt;Gerakan&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_636"&gt;gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_637"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_638"&gt;salat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_639"&gt;mirip&lt;/span&gt; yoga &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_640"&gt;atau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_641"&gt;peregangan&lt;/span&gt; (stretching).  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_642"&gt;Intinya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_643"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_644"&gt;melenturkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_645"&gt;tubuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_646"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_647"&gt;melancarkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_648"&gt;peredaran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_649"&gt;darah&lt;/span&gt;.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_650"&gt;Keunggulan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_651"&gt;salat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_652"&gt;dibandingkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_653"&gt;gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_654"&gt;lainnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_655"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_656"&gt;salat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_657"&gt;menggerakan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_658"&gt;anggota&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_659"&gt;tubuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_660"&gt;lebih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_661"&gt;banyak&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_662"&gt;termasuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_663"&gt;jari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_664"&gt;kaki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_665"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_666"&gt;tangan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_667"&gt;Sujud&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_668"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_669"&gt;latihan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_670"&gt;kekuatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_671"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_672"&gt;otot&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_673"&gt;tertentu&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_674"&gt;termasuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_675"&gt;otot&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_676"&gt;dada&lt;/span&gt;.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_677"&gt;Saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_678"&gt;sujud&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_679"&gt;beban&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_680"&gt;tubuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_681"&gt;bagian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_682"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_683"&gt;ditumpukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_684"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_685"&gt;lengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_686"&gt;hingga&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_687"&gt;telapak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_688"&gt;tangan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_689"&gt;Saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_690"&gt;inilah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_691"&gt;kontraksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_692"&gt;terjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_693"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_694"&gt;otot&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_695"&gt;dada&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_696"&gt;bagian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_697"&gt;tubuh&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_698"&gt;menjadi&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_699"&gt;kebanggaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_700"&gt;wanita&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_701"&gt;Payudara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_702"&gt;tak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_703"&gt;hanya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_704"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_705"&gt;lebih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_706"&gt;indah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_707"&gt;bentuknya&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_708"&gt;tetapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_709"&gt;juga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_710"&gt;memperbaiki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_711"&gt;fungsi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_712"&gt;kelenjar&lt;/span&gt; air &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_713"&gt;susu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_714"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_715"&gt;dalamnya&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_716"&gt;MUDAHKAN&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_717"&gt;PERSALINAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_718"&gt;Masih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_719"&gt;dalam&lt;/span&gt; pose &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_720"&gt;sujud&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_721"&gt;manfaat&lt;/span&gt; lain &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_722"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_723"&gt;dinikmati&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_724"&gt;kaum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_725"&gt;hawa&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_726"&gt;Saat&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_727"&gt;pinggul&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_728"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_729"&gt;pinggang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_730"&gt;terangkat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_731"&gt;melampaui&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_732"&gt;kepala&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_733"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_734"&gt;dada&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_735"&gt;otot&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_736"&gt;otot&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_737"&gt;perut&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_738"&gt;rectus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_739"&gt;abdominis&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_740"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_741"&gt;obliquus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_742"&gt;abdominis&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_743"&gt;externuus&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_744"&gt;berkontraksi&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_745"&gt;penuh&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_746"&gt;Kondisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_747"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_748"&gt;melatih&lt;/span&gt; organ &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_749"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_750"&gt;sekitar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_751"&gt;perut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_752"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_753"&gt;mengejan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_754"&gt;lebih&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_755"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_756"&gt;dan&lt;/span&gt; lama. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_757"&gt;Ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_758"&gt;menguntungkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_759"&gt;wanita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_760"&gt;karena&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_761"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_762"&gt;persalinan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_763"&gt;dibutuhkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_764"&gt;pernapasan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_765"&gt;baik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_766"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_767"&gt;kemampuan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_768"&gt;mengejan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_769"&gt;mencukupi&lt;/span&gt;.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_770"&gt;Bila&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_771"&gt;otot&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_772"&gt;perut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_773"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_774"&gt;berkembang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_775"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_776"&gt;lebih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_777"&gt;besar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_778"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_779"&gt;kuat&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_780"&gt;maka&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_781"&gt;secara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_782"&gt;alami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_783"&gt;ia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_784"&gt;justru&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_785"&gt;lebih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_786"&gt;elastis&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_787"&gt;Kebiasaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_788"&gt;sujud&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_789"&gt;menyebabkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_790"&gt;tubuh&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_791"&gt;dapat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_792"&gt;mengembalikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_793"&gt;serta&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_794"&gt;mempertahankan&lt;/span&gt; organ-organ &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_795"&gt;perut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_796"&gt;pada&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_797"&gt;tempatnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_798"&gt;kembali&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_799"&gt;fiksasi&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_800"&gt;PERBAIKI&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_801"&gt;KESUBURAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_802"&gt;Setelah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_803"&gt;sujud&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_804"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_805"&gt;gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_806"&gt;duduk&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_807"&gt;Dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_808"&gt;salat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_809"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_810"&gt;dua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_811"&gt;macam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_812"&gt;sikap&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_813"&gt;duduk&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_814"&gt;yaitu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_815"&gt;duduk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_816"&gt;iftirosy&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_817"&gt;tahiyyat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_818"&gt;awal&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_819"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_820"&gt;duduk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_821"&gt;tawarruk&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_822"&gt;tahiyyat&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_823"&gt;akhir&lt;/span&gt;). Yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_824"&gt;terpenting&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_825"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_826"&gt;turut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_827"&gt;berkontraksinya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_828"&gt;otot&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_829"&gt;otot&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_830"&gt;daerah&lt;/span&gt;  perineum. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_831"&gt;Bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_832"&gt;wanita&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_833"&gt;inilah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_834"&gt;daerah&lt;/span&gt; paling &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_835"&gt;terlindung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_836"&gt;karena&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_837"&gt;terdapat&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_838"&gt;tiga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_839"&gt;lubang&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_840"&gt;yaitu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_841"&gt;liang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_842"&gt;persenggamaan&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_843"&gt;dubur&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_844"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_845"&gt;melepas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_846"&gt;kotoran&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_847"&gt;dan&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_848"&gt;saluran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_849"&gt;kemih&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_850"&gt;Saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_851"&gt;duduk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_852"&gt;tawarruk&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_853"&gt;tumit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_854"&gt;kaki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_855"&gt;kiri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_856"&gt;harus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_857"&gt;menekan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_858"&gt;daerah&lt;/span&gt; perineum.  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_859"&gt;Punggung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_860"&gt;kaki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_861"&gt;harus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_862"&gt;diletakkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_863"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_864"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_865"&gt;telapak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_866"&gt;kaki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_867"&gt;kiri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_868"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_869"&gt;tumit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_870"&gt;kaki&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_871"&gt;kanan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_872"&gt;harus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_873"&gt;menekan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_874"&gt;pangkal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_875"&gt;paha&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_876"&gt;kanan&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_877"&gt;Pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_878"&gt;posisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_879"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_880"&gt;tumit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_881"&gt;kaki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_882"&gt;kiri&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_883"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_884"&gt;memijit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_885"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_886"&gt;menekan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_887"&gt;daerah&lt;/span&gt; perineum. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_888"&gt;Tekanan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_889"&gt;lembut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_890"&gt;inilah&lt;/span&gt; yang  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_891"&gt;memperbaiki&lt;/span&gt; organ &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_892"&gt;reproduksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_893"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_894"&gt;daerah&lt;/span&gt; perineum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_895"&gt;AWET&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_896"&gt;MUDA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_897"&gt;Pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_898"&gt;dasarnya&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_899"&gt;seluruh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_900"&gt;gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_901"&gt;salat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_902"&gt;bertujuan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_903"&gt;meremajakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_904"&gt;tubuh&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_905"&gt;Jika&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_906"&gt;tubuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_907"&gt;lentur&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_908"&gt;kerusakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_909"&gt;sel&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_910"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_911"&gt;kulit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_912"&gt;sedikit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_913"&gt;terjadi&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_914"&gt;Apalagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_915"&gt;jika&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_916"&gt;dilakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_917"&gt;secara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_918"&gt;rutin&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_919"&gt;maka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_920"&gt;sel&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_921"&gt;sel&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_922"&gt;rusak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_923"&gt;dapat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_924"&gt;segera&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_925"&gt;tergantikan&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_926"&gt;Regenerasi&lt;/span&gt; pun &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_927"&gt;berlangsung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_928"&gt;lancar&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_929"&gt;Alhasil&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_930"&gt;tubuh&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_931"&gt;senantiasa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_932"&gt;bugar&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_933"&gt;Gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_934"&gt;terakhir&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_935"&gt;yaitu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_936"&gt;salam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_937"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_938"&gt;menengok&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_939"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_940"&gt;kiri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_941"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_942"&gt;kanan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_943"&gt;punya&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_944"&gt;pengaruh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_945"&gt;besar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_946"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_947"&gt;keÃ&lt;/span&gt;,&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_948"&gt;kencangan&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_949"&gt;kulit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_950"&gt;wajah&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_951"&gt;Gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_952"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_953"&gt;tak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_954"&gt;ubahnya&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_955"&gt;relaksasi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_956"&gt;wajah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_957"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_958"&gt;leher&lt;/span&gt;. Yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_959"&gt;tak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_960"&gt;kalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_961"&gt;penÃ&lt;/span&gt;,&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_962"&gt;tingnya&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_963"&gt;gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_964"&gt;ini&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_965"&gt;menghinÃ&lt;/span&gt;,&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_966"&gt;darkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_967"&gt;wanita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_968"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_969"&gt;serangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_970"&gt;migrain&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_971"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_972"&gt;sakit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_973"&gt;kepala&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_974"&gt;lainnya&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;--&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-4309157866255390798?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/4309157866255390798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/12/manfaat-gerakan-dalam-sholat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/4309157866255390798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/4309157866255390798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/12/manfaat-gerakan-dalam-sholat.html' title='MANFAAT GERAKAN DALAM SHOLAT'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-7131793470580211121</id><published>2011-12-13T22:26:00.001+07:00</published><updated>2011-12-13T22:31:10.001+07:00</updated><title type='text'>Media Dakwah Islam</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:enableopentypekerning/&gt;    &lt;w:dontflipmirrorindents/&gt;    &lt;w:overridetablestylehps/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:36.0pt;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;mso-bidi-line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;Saat ini kita terjebak dalam era yang sangat membingungkan. Zaman yang saya namai sebagai “Era si Genius Dungu”. &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Well&lt;/i&gt;, seperti yang kita tau sekarang semuanya serba canggih. Apa saja yang kita butuhkan dapat terpenuhi, terakses dengan cepat. Siapa yang bisa memungkiri? Kecuali anda hidup di pelosok pedesaan, tidak mengikuti IPTEK, dan tidak-mau-tau-apapun. Okey, mari sebut ini sebagai jenius (mengingat perkembangan yang cukup cepat dari kereta kuda menjadi kereta disel). Dan dungunya, bagaimana mungkin kita &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;lupa &lt;/i&gt;bahwa itu semua dari Allah? Kekuasaan Allah? Kita terlalu sibuk dan asyik pada “milik”-Nya. Terlena oleh logika, sehingga Zat tidak tampak yang selalu mengasihi kita siang malam terabaikan, terlupakan. Bahkan tidak lagi dipercaya. Nauzubillah…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:36.0pt;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;mso-bidi-line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;Dan pada zaman yang sudah terbolak-balik ini, dakwah bukanlah perkara mudah. Saat ini, banyak generasi muda yang &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;percaya-gak percaya &lt;/i&gt;dengan apa yang disampaikan oleh para ulama. Lalu mereka bisa tahu berbagai hukum dan aturan-aturan Islam dari mana? Salah satu teman saya menceletuk dengan santai saat saya mendiskusikan hal ini dengannya, “Al-Quran dan Hadis.” Ah, jawaban naif. Mana mungkin anak zaman sekarang mau buka al-Quran dan hadis? Tapi kabar baik dari sikap acuh tak acuh ini, mereka jadi tidak mudah terjerumus dalam berbagai aliran yang tidak bertanggung jawab. Yah, setidaknya ada sisi positifnya. Sedikiiitt..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:36.0pt;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;mso-bidi-line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;Lalu bagaimana cara dakwah yang pas pada era ketika telinga ditulikan saat mendengar ceramah atau kajian agama? Saya akan menjawab dengan mantap, dengan cara visual. Generasi kita butuh contoh. Generasi kita butuh teladan, hal yang bisa ditiru, dibuktikan secara real, bukan hanya kalimat menggebu-gebu penuh dalil. Bukan maksud saya mengatakan bahwa saya tidak setuju atau kontra dengan metode pengajian dan sebagainya. Tapi khususnya untuk para remaja, mereka terlebih dahulu membutuhkan teladan sehingga saat mereka mendengarkan kajian atau ceramah, mereka tidak beranggapan itu nonsense, naif, atau “Dimulai dari lo sendiri deh, ustadz.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:36.0pt;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;mso-bidi-line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;Selain itu, menurut hasil pengamatan saya, generasi kita adalah generasi yang mudah bosan. Na’asnya bosan di sini terutama dalam hal yang berbau positif. Misalnya bosan jika disuruh sholat tepat waktu, bosan jika disuruh baca al-Quran (tapi jika disodori novel Twilight setebal bantal langsung dilahap, dan gak bosan-bosan), bosan disuruh belajar, bahkan bosan sekolah. Jika sekolah yang menyenangkan (mendapat ilmu baru setiap harinya, bertemu teman-teman, diberi uang saku, bisa bertemu si &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;dia&lt;/i&gt;, dan sebagainya) saja generasi kita bisa mengalami kejenuhan, apalagi mendengarkan ceramah dimana mereka pasif? Hanya duduk dan mendengarkan? Melihat seseorang tampil di depan umum bergelagat seperti pendakwah saja sudah membuat kaum remaja bosan. Sinyal-sinyal, ‘Hei, aku mau berdakwah nih!’ tidak butuh waktu lama untuk membuat remaja ingin lari. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Kita butuh sesuatu yang baru untuk dakwah, sesuatu yang menyenangkan. Misalnya bagi pendakwah harus pintar-pintar mengawali dakwahnya supaya tidak terkesan membosankan dari awal juga menarik perhatian audiens. Contoh saja Pak Solikhin yang pintar membuat suara-suara unik dan senda gurau tapi tanpa mengesampingkan tujuan dakwahnya. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Atau gunakan metode &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;membiarkan mereka sendiri yang mengolah &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;bahan mentah &lt;/i&gt;yang kita berikan. Seperti mengajak menonton film yang bernafaskan Islam seperti My Name is Khan, atau film bergender pendidikan seperti 3 Idiot, atau melalui novel-novel. Dari situ nanti, kita membantu mereka &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;mengolah &lt;/i&gt;info atau bahan yang mereka saksikan atau dapatkan. Sehingga, generasi kita tidak merasa jenuh, dan dakwah juga lebih mudah.// oleh Atsmarina Widyadhari&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-7131793470580211121?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/7131793470580211121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/12/media-dakwah-oleh-atsmarina-widyadhari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/7131793470580211121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/7131793470580211121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/12/media-dakwah-oleh-atsmarina-widyadhari.html' title='Media Dakwah Islam'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-1862293398996378888</id><published>2011-12-04T12:23:00.000+07:00</published><updated>2011-12-04T12:25:55.774+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center"&gt;&lt;span style="font-size:24.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Action Jackson&amp;quot;"&gt;Tahun baruan, yuk !&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:24.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Action Jackson&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;            &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Udah jadi tradisi negara kita merayakan tahun baru masehi. Disana-sini pada niup terompet, nyalain kembang api de el el. Memang buat kita umat muslim ga wajib merayakan tahun baru hijriyah apalagi tahun baru masehi. Malah menurut beberapa pihak merayakan tahu  baru = dosa. Allah SWT juga berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 0cm;text-align:justify;line-height:16.5pt;background:#F7F7F7"&gt;&lt;span style="font-size:9.0pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;color:#242424"&gt;اللهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ وَفَرِحُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَاالْحَيَاةُ الدُّنْيَا فِي اْلأَخِرَةِ إِلاَّ مَتَاعٌ&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 0cm;text-align:justify;line-height:16.5pt;background:#F7F7F7"&gt;&lt;span style="font-size:9.0pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;color:#242424"&gt;“&lt;em&gt;Dan mereka (orang-orang kafir) berbangga-bangga dengan kehidupan dunianya, padahal tidaklah kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, kecuali hanyalah kesenangan (yang sedikit)&lt;/em&gt;.” (Q.s. Ar-Ra’d: 26)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 0cm;text-align:justify;line-height:16.5pt;background:#F7F7F7"&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;Naah , jadi bagaimana menurut kalian ?. sebetulnya gak apa sih kita rayain tahun baru ini .. asal cara kita ngerayain diubah dikiit aja .. mau tau ? cekidoot !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 0cm;text-align:justify;line-height:16.5pt;background:#F7F7F7"&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;Ini nih cara kita umat islam ngerayain tahun baru :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 36.0pt;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height:16.5pt;mso-list:l0 level1 lfo1; background:#F7F7F7"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;1.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;Berbagi kebahagiaan bersama orang lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 18.0pt;text-align:justify;line-height:16.5pt;background:#F7F7F7"&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;Tahun baru bukan ajang menguras dompet mas n mba bro ! dompet kalian yang tebel itu malah seketika menipis ketika kalian memilih hura-hura buat ngerayain tahun baru dan musti terlunta-lunta waktu tahun baru habis. Mendingan tahun baru kita isi dengan saling berbagi dan bahagia sama-sama. Apa sih yang bisa bikin kita lebih bahagia dari berbagi sama orang lain ? bukan nguras duit, kita bisa dapet rizki yang berlipat. Apapun itu, berbagi maknan, berbagi coklat, permen. Gak harus yang mihil-mihil kok ! kebahagiaan bukan dari barangnya tapi dari kebersamaan dan keikhlasannya. jadi, bagilah apa yang bisa kalian bagi (menurut ana). Hehe&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 36.0pt;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height:16.5pt;mso-list:l0 level1 lfo1; background:#F7F7F7"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;2.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;Ngaji (lebih seru bareng temen2 )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 18.0pt;text-align:justify;line-height:16.5pt;background:#F7F7F7"&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;Seperti yang udah disebutin diatas, beberapa pihak nganggep tahun baruan = dosa. Bisa gak sih kita sulap aja tuh kata dosa jadi “pahala yang banyaaaaak banget”. &lt;i&gt;Of course &lt;/i&gt; bisa ! jalan buat dapet pahala itu banyak banget . salah satunya yaa ngaji, bayangin .. betapa indahnya kalo nunggu detik-detik tahun baru itu pake ngaji, bareng temen-temen lagi..dijamin di hari tahun baru itu lebih bermakna dan berpahala, hehe. Itung-itung nabung buat akhirat. Kalian bisa bangga dikit pas di akhirat ditanya “apa yang kamu lakuin semasa tahun baru di dunia?” (kayaknya gak ada pertanyaan kayak gitu deh, tapi siapa tau ada malaikat lewat tiba-tiba nanya?.. wallahualam)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 36.0pt;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height:16.5pt;mso-list:l0 level1 lfo1; background:#F7F7F7"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;3.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;Galau bersama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 18.0pt;text-align:justify;line-height:16.5pt;background:#F7F7F7"&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;Ana tau apa yang kalian pikirkan pas baca yang diatas ini : cinta. Ya emang bener sih ana disini mau ngebahas cinta. Tapi bukan cinta sesama manusia apalagi sesama jenis. Maksud ana “cinta” disini itu cinta sama ALLAH SWT. Pas tahun baruan nanti kita galau bareng-bareng gitu. Nyesel kita bikin dosa setahun ini, padahal setahun ini ALLAH saking sayangnya sama kita, masih mau ngasih kita kesempatan di dunia, ya kesempatan belajar, kesempatan ngaji (ngaji sama belajar sama aja kali ya), berbakti sama orang tua, guru, de el el. Ya masih ada banyak galau galau lainnya. Kalian bisa create sendiri galau versi kalian. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 36.0pt;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height:16.5pt;mso-list:l0 level1 lfo1; background:#F7F7F7"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;4.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;Banyakin doa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 18.0pt;text-align:justify;line-height:16.5pt;background:#F7F7F7"&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;Secara new year itu berarti umur kita semua berkurang, berarti kesempatan minta ini itu sama Allah juga berkurang. Kita perbanyak berdoa kita selagi masih bisa berdoa. Asal doanya itu baik-baik insyaAllah bakalan dikabulin kok. Doain juga orang-orang yang sudah mendahului kita juga. Jangan lupa doa-doanya diiringi dengan ibadah kita yang rajin. Pasti lebih express terkabulnya ^^&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 18.0pt;text-align:justify;line-height:16.5pt;background:#F7F7F7"&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:13.5pt;margin-left: 18.0pt;text-align:justify;line-height:16.5pt;background:#F7F7F7"&gt;&lt;span style="color:#242424"&gt;Sebenernya masih banyak lagi yang bisa kalian lakuin biar new year kalian lebih bermakna dan berpahala. Yaa kalian bisa sebutin satu satu sendiri kalo mau :p. Oyaaaa jangan lupa, apa yang udah disebutin diatas musti pake kunci.| Hah ? kunci? Apaan ? ga punya ! | kunci itu bisa kalian buat sendiri. Tau ga apa ?? ya pinter yang jawab IKHLAS ! hehehe , segini yang bisa ana sampein .. kalo ada kata-kata yang ga berkenan mohon dimaafin karena kesalahan milik kita dan kesempurnaan itu hanya milik Allah semata. Semoga Allah selalu meridhoi kita, dan semoga kita bisa ngerayain New Year besok dengan penuh makna en pahala ^^ aamiin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-1862293398996378888?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/1862293398996378888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/12/tahun-baruan-yuk-udah-jadi-tradisi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1862293398996378888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1862293398996378888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/12/tahun-baruan-yuk-udah-jadi-tradisi.html' title=''/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-3135140665705535429</id><published>2011-11-07T21:18:00.000+07:00</published><updated>2011-11-07T21:18:23.085+07:00</updated><title type='text'>DARI FORMULIR SAMPAI PELANTIKAN ROHIS SMADHA</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:16.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Agent Orange&amp;quot;"&gt;DARI FORMULIR SAMPAI PELANTIKAN ROHIS SMADHA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center"&gt;&lt;span style="font-size:16.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Agent Orange&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:14.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Action Jackson&amp;quot;"&gt;24 juli 2011...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Action Jackson&amp;quot;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span class="Heading2Char"&gt;&lt;span style="font-size:20.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Agent Orange&amp;quot;;color:windowtext"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;MA N 2 PURWOKERTO (SMADHA) saat itu sedang mengadakan pengajian dalam rangka isra mi’raj bersama di Lapangan SMA N 2 Purwokerto. Murid-murid kelas X sampai XII datang di &lt;i&gt;event &lt;/i&gt;tersebut. Setelah prosesi-prosesi pengajian dan ditutup, akhirnyaa ~ bukan pulang (yaaah) ROHIS mengumumkan bahwa pendaftaran pengurus ROHIS SMA N 2 Purwokerto dibuka (say yeah!). Murid-murid SMADHA yang berminat menjadi pengurus ROHIS langsung mengerubungi podium minta formulir bak ipin ngejer ayam goreng. Tentu saja kami segera mengisi formulir dan mengumpulkannya lagi sebelum hari formulirnya &lt;i&gt;expired.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:14.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Action Jackson&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Calibri; mso-bidi-theme-font:minor-latin"&gt;14 agustus 2011...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Action Jackson&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Calibri;mso-bidi-theme-font:minor-latin"&gt;    &lt;/span&gt;Tidak lama setelah formulirnya &lt;i&gt;expired, &lt;/i&gt;kami menghadapi test tertulis CPR 2011/2012. Kami panas dingin menghadapinya. Test dimulai jam 13.00 dan berakhir jam 14.30. Soalnya? Ada sekitar 50-60 soal. Gak gampang sih, paling nggak ada yang bisa keisi di lembar jawaban (bercanda). Kami berjuang keras bersaing biar bisa &lt;i&gt;stay position&lt;/i&gt; di CPR dan gak tereliminasi. Kata “wow” mungkin bisa mewakilkan jumlah peserta saat itu. 93 siswa bersaing ketat, mengingat quota pengurus ROHIS tahun ini dikurangi jadi 55. Gak kebayang perjuangan siang-malamnya pengurus ROHIS kelas XII ngoreksi jawaban-jawaban kami. Semangat Akhi, Ukhti ! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Sehari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Dua hari &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Dua hari setengah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Tiga hari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Yap, setelah tiga hari kami test tertulis, akhirnya hasilnya dipajang juga. Dari 93 siswa, jadi sekitar 70 siswa yang tersisa. Eitttsss ! ini belum final. Masih ada test yang harus kami lewati ! semangat ya bacanya ! hehe&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:14.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Action Jackson&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Calibri; mso-bidi-theme-font:minor-latin"&gt;20 sampai 21 agustus 2011...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;2 hari 1 malam kami menginap di sekolah untuk melewati test yang satu ini. Dalam test ini kami dibagi jadi beberapa kelompok, dan setiap kelompok punya 1 ketua. Tugas kami kali ini, kami mesti membuat contoh anggaran kegiatan, desain mading dan bikin brosur pesimis dalam 1 malam. Fiuuhhh, kami terus berjuang dan lembur biar tugas bisa selesai. Namun acara lembur massal kami ini terpotong karena ada sharing antar CPR di bangsal. Jiwa kami diisi dengan renungan malam itu. Kamipun menangis bersama. Capek menangis, kami tidur (payah! Mana lemburnya?!). Tapi semuanya &lt;i&gt;clear&lt;/i&gt; kok. &lt;i&gt;calm down man! &lt;/i&gt;Hidup jangan dibikin susah !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Besoknya, kami MCK , lalu siap-siap wawancara CPR. Untuk wawancara CPR ada beberapa pos yang harus kami masuki. Setiap pos mewakili satu, atau dua departemen. Kami mulai berjalan dengan kelompok masing-masing. Mencari pos yang kosong, lalu wawancara. Pertanyaannya macam-macam sesuai departemen yang kami masuki. Untuk akhwat, ada pos keputrian, kami harus unjuk gigi bicara di depan pewawancara layaknya bicara di acara keputrian, ada juga pos sekretaris, bendahara, publikasi, dan masih banyak lagi. Untuk ikhwan, gak ada departemen keputrian, adanya departemen dakwah. Oh iya, wawancara ini juga sendiri-sendiri, maksudnya akhwat wawancara dengan akhwat, ikhwan wawancara dengan ikhwan. Kalau menurut saya, pos yang paling bikin tangan kayak es itu pos CHA atau ACH atau HAC atau apalah namanya, saya agak &lt;i&gt;lali. &lt;/i&gt;Itu pos untuk akhwat. Pertanyaanya itu &lt;i&gt;cesss &lt;/i&gt;banget. Entahlah, pokoknya pos itu yang bener-bener bikin saya grogi. Setelah selesai, kami langsung shalat dan istirahat di kelas. Tepat jam 3, Lipo ditutup. Fiuhh (ikutan capek ya bacanya?)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Gak lama setelah itu, ada pengumuman CPR yang lolos di mading Mushola At-Tahrim. Wait a minute .. ini udah pas 55 ! berarti gak ada wawancara lagi dong ?? kalaupun ada, siapa yang bakal tereliminasi??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Jawab : masih ada kok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Yaap, perjuangan itu gak akan pernah berakhir selama kita masih hidup ! kami masih harus berhadapan dengan Pak Daud Buwang dan Pak Solihin. &lt;i&gt;Ikhwan&lt;/i&gt; diwawancara dengan Pak Daud, sementara akhwat diwawancara dengan Pak Solihin. Baru satu kelompok diwawancara, suara adzan dari mushola menggema. Langsung saja kami pergi ke mushola, sementara wawancara di&lt;i&gt;pending. &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Jreng jreeeng, tak diduga Pak Solihin dan Pak Daud langsung meloloskan semua CPR karena dianggap sudah siap dan niat untuk menjalankan amanah. Alhamdulillah, kami memang siap kok pak.. hehe&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Setelah kami terpilih, kami dikumpulkan dalam rapat untuk memilih ketua ROHIS dan Ketua Akhwat. Namun ini belum final, masih ada pertimbangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Hari-hari kami diisi dengan rapat. Ada kalanya juga kami bersama-sama membersihkan mushola, mengganti gorden mushola, merapikan isi lemari buku perpustakaan mushola. Semua dilakukan bersama-sama. Semuanya memang terasa cepat dan asyik kalau tdak dilakukan sendiri alias sama-sama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:14.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Action Jackson&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Calibri; mso-bidi-theme-font:minor-latin"&gt;30 Oktober 2011&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Sehari sebelum tanggal diatas, kami latihan pelantikan. Sempat ribut-ribut sendiri, tapi serius lagi mengingat waktu latihan gak sampe 24 jam. Latihan kami dikoordinatori oleh Akhi Ali dan Akhi Dwi Cahya Pramanda. Yak , kami benar-benar siap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Esoknya (tanggal diatas), kami pelantikan berbarengan dengan PAP kelas X. Kami sempat latihan sekali lagi. And..it’s the time ! kami dipanggil satu persatu, tanda pelantikan sudah dimulai. Setelah semuanya sudah dipanggil, kami mengucapkan ikrar pengurus ROHIS. Lalu amanat yang lumayan (lama) dari Pak Solihin. Diteruskan dengan penandatanganan serah terima jabatan, penyerahan pin dari Akhi Ali ke Akhi Setio Wahono (ketua umum ROHIS 2011/2012). Pelantikan selesai, eh.. belum. Akhi Setio Wahono masih berpidato di depan siswa kelas X. Seusai itu, kami berkumpul di bangsal, tambahan sedikit dari Akhi Ali buat Pengurus ROHIS 2011/2012&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Yapp, kami memang gak sekuat Mr.Hercules, gak sepinter Mr.Einstein, tapi kami punya satu kekuatan besar. Kami saling membantu, mengingatkan, dan menguatkan satu sama lain. Because we are family now..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;-ROHIS SMADHA-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-3135140665705535429?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/3135140665705535429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/11/dari-formulir-sampai-pelantikan-rohis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3135140665705535429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3135140665705535429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/11/dari-formulir-sampai-pelantikan-rohis.html' title='DARI FORMULIR SAMPAI PELANTIKAN ROHIS SMADHA'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-9122652218211394006</id><published>2011-10-30T21:08:00.001+07:00</published><updated>2011-10-30T21:11:42.873+07:00</updated><title type='text'>buletin at-tahrim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-7ktyWtshU6M/Tq1a64n8GwI/AAAAAAAAAMA/2cTGfuwPIk0/s1600/Buletin%25282%2529.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 293px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-7ktyWtshU6M/Tq1a64n8GwI/AAAAAAAAAMA/2cTGfuwPIk0/s400/Buletin%25282%2529.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5669287473608137474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-9122652218211394006?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/9122652218211394006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/10/blog-post_30.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/9122652218211394006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/9122652218211394006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/10/blog-post_30.html' title='buletin at-tahrim'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-7ktyWtshU6M/Tq1a64n8GwI/AAAAAAAAAMA/2cTGfuwPIk0/s72-c/Buletin%25282%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-5448481223222525849</id><published>2011-10-30T20:42:00.003+07:00</published><updated>2011-10-30T21:07:31.145+07:00</updated><title type='text'>Tentang ROHIS SMADHA-MABIT 1432 H</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-61a05bff66abd412" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v4.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3D61a05bff66abd412%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330011938%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D347F4B4AE2BDFBB4D50C4BD1FDCFE5C27AAD1DEA.B754260E4D5DF6E95C5A74C3FE66552909D5B4%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D61a05bff66abd412%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DUqtvOW1myJop_7jJMrHhdA_VAyk&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v4.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3D61a05bff66abd412%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330011938%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D347F4B4AE2BDFBB4D50C4BD1FDCFE5C27AAD1DEA.B754260E4D5DF6E95C5A74C3FE66552909D5B4%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D61a05bff66abd412%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DUqtvOW1myJop_7jJMrHhdA_VAyk&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-5448481223222525849?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/5448481223222525849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/10/tentang-rohis-smadha-mabit-1432-h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5448481223222525849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5448481223222525849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/10/tentang-rohis-smadha-mabit-1432-h.html' title='Tentang ROHIS SMADHA-MABIT 1432 H'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-2159275429230994229</id><published>2011-10-30T20:38:00.003+07:00</published><updated>2011-10-30T20:41:35.316+07:00</updated><title type='text'>buletin at-tahrim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-olCTk-8LbTw/Tq1T16IOTCI/AAAAAAAAALo/N3ZSvtvod8c/s1600/Rohis%2B-%2BCopy.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-olCTk-8LbTw/Tq1T16IOTCI/AAAAAAAAALo/N3ZSvtvod8c/s400/Rohis%2B-%2BCopy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5669279691531242530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-2159275429230994229?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/2159275429230994229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/10/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/2159275429230994229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/2159275429230994229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/10/blog-post.html' title='buletin at-tahrim'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-olCTk-8LbTw/Tq1T16IOTCI/AAAAAAAAALo/N3ZSvtvod8c/s72-c/Rohis%2B-%2BCopy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-6309128489117144094</id><published>2011-10-08T19:37:00.003+07:00</published><updated>2011-10-08T19:49:55.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Islam Untuk Jermaine Jackson</title><content type='html'>Nama Jermaine Jackson memang tidak sepopuler adiknya, mendiang Michael Jackson. Tapi pecinta musik pop, sempat mengenalnya sebagai seorang penyanyi, dunia gemerlap yang ditinggalkannya setelah memeluk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, agama Islam menjadi bagian yang terpisahkan dari hidupnya. Jermaine, yang menyandang nama islami Muhammad Abdul Aziz ini, menceritakan perjalanannya menemukan cahaya Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisahnya bermula pada tahun 1989. Ia bersama saudara perempuannya sedang menggelar konser ke sejumlah negara Timur Tengah, salah satunya Bahrain, dimana ia mendapat sambutan paling hangat dari para penggemarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama berada di Bahrain, Jermaine berkesempatan bertemu dengan beberapa anak-anak dan berdialog dengan mereka. “Saya bertanya tentang banyak hal pada mereka dan mereka juga menanyakan pertanyaan khas anak-anak yang polos,” kenang Jermaine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interaksi singkat dengan anak-anak di Bahrain rupanya membekas di hati Jermaine, dan membawanya dalam sebuah diskusi panjang tentang Islam dengan sejumlah cendikiawan Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi-diskusi itu menimbulkan getaran-getaran kuat dalam pikirannya. Jermaine berusaha meyakinkan dirinya bahwa tak terjadi apa-apa. Namun ia gagal dan tak bisa menyembunyikan lagi perasaannya bahwa Islam telah memanggilnya. Dalam hati ia merasa bahwa dirinya sudah masuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya mengungkapkan hal ini pertama kali pada teman keluarga saya, Qunber Ali. Pada saat yang sama, ia ingin mengajak saya ke Riyadh, Arab Saudi. Kala itu, saya masih belum tahu banyak tentang Islam,” ujar Jermaine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi di sana, ditemani oleh satu keluarga Saudi, saya pergi ke Makkah untuk menunaikan 'umrah'. Di kota Makkah-lah, untuk pertama kalinya secara terbuka saya menyatakan masuk Islam,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jermain menyatakan, setelah masuk Islam, ia merasa seolah-olah telah terlahir kembali. Dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hanya Islam yang memberikan jawaban yang memuaskan. Untuk pertama kalinya, saya jadi percaya dengan agama itu sendiri. Saya berdoa, seluruh anggota keluarga saya bisa menghargai semua fakta ini,” harap Jermaine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kembali ke AS, Jermaine melihat bagaiman media massa di AS menyebarkan propaganda buruk tentang Islam dan Muslim. Sebagai muslim, Jermaine sempat terkena gosip tak sedap yang mengganggu pikirannya. Namun ia bertekad akan melakukan yang terbaik untuk meluruskan citra negatif yang digambarkan media massa AS tentang Islam dan Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kembali AS, Jermaine membawa banyak buku tentang Islam dari Arab Saudi. Menurutnya, Michael Jackson--sang adik--tertarik membaca buku-buku itu dan meminta izin untuk membaca dan mempelajarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebelum ini, cara pandang Michael pada Islam dan Muslim sangat terpengaruh dengan propaganda media massa. Ia tidak memusuhi Islam, tapi juga tidak begitu menunjukkan rasa suka pada Muslim. Tapi setelah membaca buku-buku itu, Michael lebih banyak diam dan tidak mengatakan hal-hal yang buruk tentang Muslim,” papar Jermaine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Jermaine yang tahu putranya sudah menjadi Muslim pun bertanya, apakah Jermaine mengambi keputusan itu dengan mendadak, atau setelah melalui pemikiran yang dalam dan panjang. Jermaine dengan mantap menjawab, “Saya memutuskannya setelah memikirkannya dalam-dalam.” Sementara adi perempuan Jermaine, Janet Jackson, cuma bisa tercengang mengetahui sang kakak menjadi seorang muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Jermaine, masyarakat Muslim menjadi tempat yang paling aman di seluruh planet bumi. Ia mencontohkan kehidupan kaum perempuan. Kaum perempuan di Amerika mengenakan busana yang menggoda kaum lelaki melakukan pelecehan. Hal semacam itu tidak terpikirkan di tengah masyarakat Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya yakin, jika ada tempat dimana kemanusiaan masih dijunjung tinggi, tempat itu tidak lain adalah masyarakat muslim. Pada saatnya, dunia akan mengakui realita ini,” tandas Jermaine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jermaine kini hidup bahagia bersama istri dan dua anaknya. Ia menerapkan kehidupan islami di tengah keluarganya, dan membimbing istrinya untuk terus mempelajari Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.eramuslim.com/berita/dakwah-mancanegara/anak-anak-bahrain-mengantar-jermaine-jackson-pada-cahaya-islam.htm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-6309128489117144094?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/6309128489117144094/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/10/islam-untuk-jermaine-jackson.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6309128489117144094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6309128489117144094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/10/islam-untuk-jermaine-jackson.html' title='Islam Untuk Jermaine Jackson'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-1906933947256439814</id><published>2011-09-30T19:37:00.001+07:00</published><updated>2011-09-30T19:40:12.238+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Nasihat Amirul Mukminin Umar bin Khattab ra</title><content type='html'>&lt;p&gt;Khalifah Umar bin Khattab ra adalah legenda kepemimpinan dan  ketaqwaan, masa mudanya berada dalam kerusakan. Sebagai preman paling  ditakuti di Pasar Ukaz di Kota Mekkah pada saat itu. Dan setelah  menerima hidayah Islam beliau berubah 180 derajat. Namanya kini  melegenda menempati urutan ke 51 sebagai orang yang paling berpengaruh  sepanjang masa menurut penulis barat terkenal bernama Michael H. Hart.  Berikut nasihatnya yang sangat berharga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barangsiapa takut kepada Allah SWT niscaya tidak akan dapat dilihat  kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang  dia kehendaki. ~ Sayidina Umar bin Khattab&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka  menghina orang lain, dia juga akan dihina. Orang yang mencintai akhirat,  dunia pasti menyertainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. ~ Sayidina Umar bin Khattab&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manusia yang berakal ialah manusia yang suka menerima dan meminta nasihat.-Umar bin Khatab-&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Umar bin Khattab: “duduklah dengan orang-orang yang bertaubat,  sesungguhnya mereka menjadikan segala sesuatu lebih berfaedah.”  (Tahfdzib Hilyatul Auliya I/71)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Umar bin Khattab: “Kalau sekiranya kesabaran dan syukur itu dua  kendaraan, aku tak tahu mana yang harus aku kendarai.” (Al Bayan wa At  Tabyin III/ 126)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Umar bin Khattab: “Sesungguhnya kita adalah kaum yang dimuliakan oleh  Allah dengan Islam, maka janganlah kita mencari kemuliaan dengan  selainnya.” (Ihya’ Ulumuddin 4/203)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Umar bin Khattab: “Hendaklah kalian menghisab diri kalian pada hari  ini, karena hal itu akan meringankanmu di hari perhitungan.” (Shifatush  Shafwah, I/286)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar. ~ Khalifah ‘Umar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku. ~ Khalifah ‘Umar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih  baik daripada menjaga lidah.Saya memikirkan tentang semua pakaian,  tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku  merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang  lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk  rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar. ~  Sayidina Umar bin Khattab&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barangsiapa yang jernih hatinya, akan diperbaiki Allah pula pada yang nyata di wajahnya.-Umar bin Khatab-&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barangsiapa menempatkan dirinya di tempat yang dapat menimbulkan  persangkaan, maka janganlah menyesal kalau orang menyangka buruk  kepadanya.-Umar bin Khattab-&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata lemah-lembut.-Umar bin Khattab-&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar.-Umar bin Khatab-&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber:http://kisahislami.com/nasihat-amirul-mukminin-umar-bin-khattab-ra/&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-1906933947256439814?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/1906933947256439814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/09/nasihat-amirul-mukminin-umar-bin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1906933947256439814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1906933947256439814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/09/nasihat-amirul-mukminin-umar-bin.html' title='Nasihat Amirul Mukminin Umar bin Khattab ra'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-1498512932259545296</id><published>2011-09-26T13:48:00.001+07:00</published><updated>2011-09-26T13:57:47.774+07:00</updated><title type='text'>FATWA IMAM SYAFI’I YANG PERLU DIKETAHUI</title><content type='html'>__________________________________________________________________________________&lt;br /&gt;Ramai yang mengaku bermazhab Syafi’e dan mengakui mengikuti serta mempraktikkan Islam berdasarkan istinbat hukum oleh imam asy-Syafi’i. Namun, hakikatnya, ramai yang keliru kerana banyak fatwa-fatwa imam asy-Syafi’i yang tidak kita ketahui malah kita mengabaikannya. Padahal semua fatwa-fatwa itu adalah sangat penting dan berkaitan sekitar isu aqidah dan persoalan i’tiqad. Dengan itu, sama-sama lah kita teliti semula beberapa fatwa-fatwa beliau tersebut dan sama-sama kita muhasabah diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa-fatwa ini hanyalah sebahagian kecil dari sejumlah fatwa atau pendapat imam asy-Syafi’i sahaja. Ianya diambil daripada buku/kitab berjudul “Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah”, karya/susunan Dr. Muhammad bin Abdil-Wahab al-’Aqil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama-sama kita teliti,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 – MERATAKAN KUBURAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam asy-Syafi’e rahimahullah menyatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya suka kalau tanah kuburan itu tidak ditinggikan dan selainnya dan tidak mengambil padanya dan tanah yang lain. Tidak boleh, apabila ditambah tanah dan lainnya menjadi tinggi sekali, dan tidak mengapa jika ditambah sedikit saja sekitar. Saya hanya menyukai ditinggikan (kuburan) di atas tanah satu jengkal atau sekitar itu dari permukaan tanah”. (Syarah Muslim 2/666, Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 1/257)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 – HUKUM MEMBANGUNKAN BANGUNAN/BINAAN DI KUBURAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya suka bila (kuburan) tidak dibuat binaan dan bangunan, kerana itu menyerupai penghiasan dan kesombongan, dan kematian bukan tempat bagi salah satu dari keduanya. Dan saya tidak melihat kuburan para sahabat Muhajirin dan Anshar didirikan sebarang binaan. Seorang perawi menyatakan dari Thawus, bahawa Rasulullah s.a.w. telah melarang kuburan dibinakan binaan atau ditembok. Saya sendiri melihat sebahagian penguasa di Makkah menghancurkan semua bangunan di atasnya (kuburan), dan saya tidak melihat para ahli fikih mencela hal tersebut. (al-Umm 1/277. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 1/258)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 – HUKUM MEMBINA MASJID DI TEMPAT YANG ADA KUBUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya melarang dibinakan masjid di atas kuburan dan disejajarkan atau dipergunakan untuk solat di atasnya dalam keadaan tidak rata atau solat menghadap kuburan. Apabila ia solat menghadap kuburan, maka masih sah namun telah berbuat dosa”. (al-Umm 1/278. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 1/261)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 – PERSOALAN FITNAH KUBUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Azab kubur itu benar dan pertanyaan malaikat terhadap ahli kubur adalah benar.” (al-I’tiqad karya Imam al-Baihaqiy. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/420)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 – PERSOALAN HISAB, SYURGA, DAN NERAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari kebangkitan adalah benar, hisab adalah benar, syurga dan neraka serta selainnya yang sudah dijelaskan dalam sunnah-sunnah (hadis-hadis), lalu ada pada lisan-lisan para ulama dan pengikut mereka di negara-negara muslimin adalah benar.” (Manaqib asy-Syafi’i, karya Imam al-Baihaqiy, 1/415. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/426)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 – BERSUMPAH DENGAN NAMA SELAIN NAMA ALLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua orang yang bersumpah dengan nama selain Allah, maka saya melarangnya dan mengkhuwatirkan pelakunya, sehingga sumpahnya itu adalah kemaksiatan. Saya juga membenci bersumpah dengan nama Allah dalam semua keadaan, kecuali hal itu adalah ketaatan kepada Allah, seperti berbai’at untuk berjihad dan yang serupa dengannya.” (al-Umm 7/61. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 1/271)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 – PERNYATAAN TENTANG SYAFA’AT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beliau (Rasulullah s.a.w.) adalah manusia terbaik yang dipilih Allah untuk menyampaikan wahyu-Nya lagi terpilih sebagai Rasul-Nya dan yang diutamakan atas seluruh makhluk dengan membuka rahmat-Nya, penutup kenabian, dan lebih menyeluruh dan ajaran para rasul sebelumnya. Beliau ditinggikan namanya di dunia dan menjadi pemberi syafa’at, yang syafa’atnya dikabulkan di akhirat.” (ar-Risalah 12-13. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 1/291)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga menyatakan tentang syarat diterimanya syafa’at:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semalam saya mengambil faidah (istimbath) dari dua ayat yang membuat saya tidak tertarik kepada dunia dan yang sebelumnya. Firman Allah: “...Dia bersemayam di atas ‘Arsy (singgasana) untuk mengatur segala urusan. Tiada seorang pun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada keizinan-Nya....” (Surah Yunus, 1O: 3). Dan dalam kitabullah, hal ini banyak: “Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya?” (Surah al-Baqarah, 2: 256) Syafa’at tertolak kecuali dengan izin Allah.” (Ahkamul Qur’an 2/180-181. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 1/291)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 – PENDIRIAN BERKENAAN ASMA’ WA SIFAT ALLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’e rahimahullah menjelaskan melalui riwayat yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Talib radiallahu ‘anhu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagi-Nya dua tangan sebagaimana firman-Nya: (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka. Bagi-Nya tangan sebagaimana firman-Nya: Langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Allah mempunyai wajah sebagaimana firman-Nya: Setiap sesuatu akan binasa kecuali Wajah-Nya. Baginya kaki sebagaimana sabda Nabi saw: Sehinggalah Dia meletakkan wajah dan KakiNya. Dia mempunyai jari sebagaimana sabda Nabi sallallahu 'alaihi wa-sallam: Tiadalah hati itu kecuali antara jari-jari dari jari-jari Ar-Rahman (Allah). Kami menetapkan sifat-sifat ini dan menafikan dari menyerupakan sebagaimana dinafikan sendiri oleh Allah sebagaimana difirmankan: (Tiada sesuatu yang semisal dengan-Nya dan Dia Maha Mendengar dan Maha Melihat)". (Lihat: I’tiqad Aimmah al-Arba'ah Abi Hanifah wa Malik wa Syafi’e wa Ahmad, m/s. 46- 47, Cetakan pertama, 1412 -1992M. Darul 'Asimah Saudi Arabia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’e seterusnya menjelaskan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan Allah Ta'ala di atas 'Arasy-Nya (Dan 'Arasy-Nya) di langit”. (Lihat: I’tiqad Aimmah al-Arba'ah, Abi Hanifah, Malik, Syafie wa Ahmad, m/s. 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’e seterusnya menjelaskan lagi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita menetapkan sifat-sifat (mengithbatkan sifat-sifat Allah) sebagaimana yang didatangkan oleh al-Quran dan yang warid tentangNya dari sunnah, kami menafikan tasybih (penyerupaan) tentangNya kerana dinafikan oleh diriNya sendiri sebagaimana firmanNya (Tiada sesuatu yang semisal denganNya)". (Lihat: I’tiqad Aimmah al-Arba'ah, Abi Hanifah, Malik, Syafie wa Ahmad, m/s. 42)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’e telah menjelaskan juga tentang turun naiknya Allah Subhanahu wa-Ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Dia turun setiap malam ke langit dunia (sebagaimana) menurut khabar dari Rasulullah sallallahu 'alaihi wa-sallam". (Lihat: I’tiqad Aimmah al-Arba'ah, Abi Hanifah, Malik, Syafie wa Ahmad, m/s. 47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Imam Syafi’e rahimahullah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Allah di atas ‘Arasy-Nya dan ‘Arasy-Nya di atas langit" (Lihat: Iktiqad Aimmah al-Arba'ah, Abi Hanifah, Malik, Syafie wa- Ahmad. Hlm. 179)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Taimiyah, Imam Abu Hasan al-Asy’ari dan Imam Syafi’e ada kesepakatannya dalam meyakini tentang turun-naiknya Allah iaitu berlandaskan hadis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan kita turun ke langit dunia pada setiap malam apabila sampai ke satu pertiga dari akhir malam, maka Ia berfirman: Sesiapa yang berdoa akan Aku perkenankan, sesiapa yang meminta akan Aku tunaikan dan sesiapa yang meminta keampunan akan Aku ampunkan". (H/R Bukhari (1141), Muslim (758), Abu Daud (4733), Turmizi (4393), Ibn Majah (1366) dan Ahmad (1/346))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 – SIKAP IMAM ASY-SYAFI’E TERHADAP SYI’AH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Yunus bin Abdila’la, beliau berkata: Saya telah mendengar asy-Syafi’i, apabila disebut nama Syi’ah Rafidhah, maka ia mencelanya dengan sangat keras, dan berkata: “Kelompok terjelek! (terhodoh)”. (al-Manaqib, karya al-Baihaqiy, 1/468. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/486)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya belum melihat seorang pun yang paling banyak bersaksi/bersumpah palsu (berdusta) dari Syi’ah Rafidhah.” (Adabus Syafi’i, m/s. 187, al-Manaqib karya al-Baihaqiy, 1/468 dan Sunan al-Kubra, 10/208. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/486)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“asy-Syafi’i berkata tentang seorang Syi’ah Rafidhah yang ikut berperang: “Tidak diberi sedikit pun dari harta rampasan perang, kerana Allah menyampaikan ayat fa’i (harta rampasan perang), kemudian menyatakan: Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami”. (Surah al-Hasyr, 59: 10) maka barang siapa yang tidak menyatakan demikian, tentunya tidak berhak (mendapatkan bahagian fa’i).” (at-Thabaqat, 2/117. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/487)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 – SIKAP IMAM ASY-SYAFI’E TERHADAP KAUM (ORANG-ORANG) SUFI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seandainya seorang menjadi sufi (bertasawwuf) di pagi hari, niscaya sebelum datang waktu Zuhur, engkau tidak dapati ia, melainkan telah menjadi orang bodoh.” (al-Manaqib lil Baihaqiy, 2/207. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/503)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidaklah seorang sufi menjadi sufi, hingga memiliki empat sifat: malas, suka makan, sering merasa sial, dan banyak berbuat sia-sia.” (Manaqib lil Baihaqiy, 2/207. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/504)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Asas tasawwuf adalah kemalasan.” (al-Hilyah 9/136-137. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/504)&lt;br /&gt;Posted by Nawawi Bin Subandi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-1498512932259545296?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/1498512932259545296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/09/fatwa-imam-syafii-yang-perlu-diketahui_26.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1498512932259545296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1498512932259545296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/09/fatwa-imam-syafii-yang-perlu-diketahui_26.html' title='FATWA IMAM SYAFI’I YANG PERLU DIKETAHUI'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-5299229080459219664</id><published>2011-09-26T13:48:00.000+07:00</published><updated>2011-09-26T13:57:42.659+07:00</updated><title type='text'>FATWA IMAM SYAFI’I YANG PERLU DIKETAHUI</title><content type='html'>__________________________________________________________________________________&lt;br /&gt;Ramai yang mengaku bermazhab Syafi’e dan mengakui mengikuti serta mempraktikkan Islam berdasarkan istinbat hukum oleh imam asy-Syafi’i. Namun, hakikatnya, ramai yang keliru kerana banyak fatwa-fatwa imam asy-Syafi’i yang tidak kita ketahui malah kita mengabaikannya. Padahal semua fatwa-fatwa itu adalah sangat penting dan berkaitan sekitar isu aqidah dan persoalan i’tiqad. Dengan itu, sama-sama lah kita teliti semula beberapa fatwa-fatwa beliau tersebut dan sama-sama kita muhasabah diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa-fatwa ini hanyalah sebahagian kecil dari sejumlah fatwa atau pendapat imam asy-Syafi’i sahaja. Ianya diambil daripada buku/kitab berjudul “Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah”, karya/susunan Dr. Muhammad bin Abdil-Wahab al-’Aqil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama-sama kita teliti,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 – MERATAKAN KUBURAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam asy-Syafi’e rahimahullah menyatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya suka kalau tanah kuburan itu tidak ditinggikan dan selainnya dan tidak mengambil padanya dan tanah yang lain. Tidak boleh, apabila ditambah tanah dan lainnya menjadi tinggi sekali, dan tidak mengapa jika ditambah sedikit saja sekitar. Saya hanya menyukai ditinggikan (kuburan) di atas tanah satu jengkal atau sekitar itu dari permukaan tanah”. (Syarah Muslim 2/666, Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 1/257)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 – HUKUM MEMBANGUNKAN BANGUNAN/BINAAN DI KUBURAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya suka bila (kuburan) tidak dibuat binaan dan bangunan, kerana itu menyerupai penghiasan dan kesombongan, dan kematian bukan tempat bagi salah satu dari keduanya. Dan saya tidak melihat kuburan para sahabat Muhajirin dan Anshar didirikan sebarang binaan. Seorang perawi menyatakan dari Thawus, bahawa Rasulullah s.a.w. telah melarang kuburan dibinakan binaan atau ditembok. Saya sendiri melihat sebahagian penguasa di Makkah menghancurkan semua bangunan di atasnya (kuburan), dan saya tidak melihat para ahli fikih mencela hal tersebut. (al-Umm 1/277. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 1/258)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 – HUKUM MEMBINA MASJID DI TEMPAT YANG ADA KUBUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya melarang dibinakan masjid di atas kuburan dan disejajarkan atau dipergunakan untuk solat di atasnya dalam keadaan tidak rata atau solat menghadap kuburan. Apabila ia solat menghadap kuburan, maka masih sah namun telah berbuat dosa”. (al-Umm 1/278. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 1/261)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 – PERSOALAN FITNAH KUBUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Azab kubur itu benar dan pertanyaan malaikat terhadap ahli kubur adalah benar.” (al-I’tiqad karya Imam al-Baihaqiy. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/420)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 – PERSOALAN HISAB, SYURGA, DAN NERAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari kebangkitan adalah benar, hisab adalah benar, syurga dan neraka serta selainnya yang sudah dijelaskan dalam sunnah-sunnah (hadis-hadis), lalu ada pada lisan-lisan para ulama dan pengikut mereka di negara-negara muslimin adalah benar.” (Manaqib asy-Syafi’i, karya Imam al-Baihaqiy, 1/415. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/426)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 – BERSUMPAH DENGAN NAMA SELAIN NAMA ALLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua orang yang bersumpah dengan nama selain Allah, maka saya melarangnya dan mengkhuwatirkan pelakunya, sehingga sumpahnya itu adalah kemaksiatan. Saya juga membenci bersumpah dengan nama Allah dalam semua keadaan, kecuali hal itu adalah ketaatan kepada Allah, seperti berbai’at untuk berjihad dan yang serupa dengannya.” (al-Umm 7/61. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 1/271)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 – PERNYATAAN TENTANG SYAFA’AT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beliau (Rasulullah s.a.w.) adalah manusia terbaik yang dipilih Allah untuk menyampaikan wahyu-Nya lagi terpilih sebagai Rasul-Nya dan yang diutamakan atas seluruh makhluk dengan membuka rahmat-Nya, penutup kenabian, dan lebih menyeluruh dan ajaran para rasul sebelumnya. Beliau ditinggikan namanya di dunia dan menjadi pemberi syafa’at, yang syafa’atnya dikabulkan di akhirat.” (ar-Risalah 12-13. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 1/291)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga menyatakan tentang syarat diterimanya syafa’at:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semalam saya mengambil faidah (istimbath) dari dua ayat yang membuat saya tidak tertarik kepada dunia dan yang sebelumnya. Firman Allah: “...Dia bersemayam di atas ‘Arsy (singgasana) untuk mengatur segala urusan. Tiada seorang pun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada keizinan-Nya....” (Surah Yunus, 1O: 3). Dan dalam kitabullah, hal ini banyak: “Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya?” (Surah al-Baqarah, 2: 256) Syafa’at tertolak kecuali dengan izin Allah.” (Ahkamul Qur’an 2/180-181. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 1/291)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 – PENDIRIAN BERKENAAN ASMA’ WA SIFAT ALLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’e rahimahullah menjelaskan melalui riwayat yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Talib radiallahu ‘anhu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagi-Nya dua tangan sebagaimana firman-Nya: (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka. Bagi-Nya tangan sebagaimana firman-Nya: Langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Allah mempunyai wajah sebagaimana firman-Nya: Setiap sesuatu akan binasa kecuali Wajah-Nya. Baginya kaki sebagaimana sabda Nabi saw: Sehinggalah Dia meletakkan wajah dan KakiNya. Dia mempunyai jari sebagaimana sabda Nabi sallallahu 'alaihi wa-sallam: Tiadalah hati itu kecuali antara jari-jari dari jari-jari Ar-Rahman (Allah). Kami menetapkan sifat-sifat ini dan menafikan dari menyerupakan sebagaimana dinafikan sendiri oleh Allah sebagaimana difirmankan: (Tiada sesuatu yang semisal dengan-Nya dan Dia Maha Mendengar dan Maha Melihat)". (Lihat: I’tiqad Aimmah al-Arba'ah Abi Hanifah wa Malik wa Syafi’e wa Ahmad, m/s. 46- 47, Cetakan pertama, 1412 -1992M. Darul 'Asimah Saudi Arabia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’e seterusnya menjelaskan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan Allah Ta'ala di atas 'Arasy-Nya (Dan 'Arasy-Nya) di langit”. (Lihat: I’tiqad Aimmah al-Arba'ah, Abi Hanifah, Malik, Syafie wa Ahmad, m/s. 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’e seterusnya menjelaskan lagi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita menetapkan sifat-sifat (mengithbatkan sifat-sifat Allah) sebagaimana yang didatangkan oleh al-Quran dan yang warid tentangNya dari sunnah, kami menafikan tasybih (penyerupaan) tentangNya kerana dinafikan oleh diriNya sendiri sebagaimana firmanNya (Tiada sesuatu yang semisal denganNya)". (Lihat: I’tiqad Aimmah al-Arba'ah, Abi Hanifah, Malik, Syafie wa Ahmad, m/s. 42)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’e telah menjelaskan juga tentang turun naiknya Allah Subhanahu wa-Ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Dia turun setiap malam ke langit dunia (sebagaimana) menurut khabar dari Rasulullah sallallahu 'alaihi wa-sallam". (Lihat: I’tiqad Aimmah al-Arba'ah, Abi Hanifah, Malik, Syafie wa Ahmad, m/s. 47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Imam Syafi’e rahimahullah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Allah di atas ‘Arasy-Nya dan ‘Arasy-Nya di atas langit" (Lihat: Iktiqad Aimmah al-Arba'ah, Abi Hanifah, Malik, Syafie wa- Ahmad. Hlm. 179)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Taimiyah, Imam Abu Hasan al-Asy’ari dan Imam Syafi’e ada kesepakatannya dalam meyakini tentang turun-naiknya Allah iaitu berlandaskan hadis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan kita turun ke langit dunia pada setiap malam apabila sampai ke satu pertiga dari akhir malam, maka Ia berfirman: Sesiapa yang berdoa akan Aku perkenankan, sesiapa yang meminta akan Aku tunaikan dan sesiapa yang meminta keampunan akan Aku ampunkan". (H/R Bukhari (1141), Muslim (758), Abu Daud (4733), Turmizi (4393), Ibn Majah (1366) dan Ahmad (1/346))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 – SIKAP IMAM ASY-SYAFI’E TERHADAP SYI’AH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Yunus bin Abdila’la, beliau berkata: Saya telah mendengar asy-Syafi’i, apabila disebut nama Syi’ah Rafidhah, maka ia mencelanya dengan sangat keras, dan berkata: “Kelompok terjelek! (terhodoh)”. (al-Manaqib, karya al-Baihaqiy, 1/468. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/486)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya belum melihat seorang pun yang paling banyak bersaksi/bersumpah palsu (berdusta) dari Syi’ah Rafidhah.” (Adabus Syafi’i, m/s. 187, al-Manaqib karya al-Baihaqiy, 1/468 dan Sunan al-Kubra, 10/208. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/486)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“asy-Syafi’i berkata tentang seorang Syi’ah Rafidhah yang ikut berperang: “Tidak diberi sedikit pun dari harta rampasan perang, kerana Allah menyampaikan ayat fa’i (harta rampasan perang), kemudian menyatakan: Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami”. (Surah al-Hasyr, 59: 10) maka barang siapa yang tidak menyatakan demikian, tentunya tidak berhak (mendapatkan bahagian fa’i).” (at-Thabaqat, 2/117. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/487)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 – SIKAP IMAM ASY-SYAFI’E TERHADAP KAUM (ORANG-ORANG) SUFI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seandainya seorang menjadi sufi (bertasawwuf) di pagi hari, niscaya sebelum datang waktu Zuhur, engkau tidak dapati ia, melainkan telah menjadi orang bodoh.” (al-Manaqib lil Baihaqiy, 2/207. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/503)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidaklah seorang sufi menjadi sufi, hingga memiliki empat sifat: malas, suka makan, sering merasa sial, dan banyak berbuat sia-sia.” (Manaqib lil Baihaqiy, 2/207. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/504)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Asas tasawwuf adalah kemalasan.” (al-Hilyah 9/136-137. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/504)&lt;br /&gt;Posted by Nawawi Bin Subandi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-5299229080459219664?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/5299229080459219664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/09/fatwa-imam-syafii-yang-perlu-diketahui.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5299229080459219664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5299229080459219664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/09/fatwa-imam-syafii-yang-perlu-diketahui.html' title='FATWA IMAM SYAFI’I YANG PERLU DIKETAHUI'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-3025106249356999646</id><published>2011-09-22T21:58:00.001+07:00</published><updated>2011-09-22T22:00:26.744+07:00</updated><title type='text'>Kesabaran seorang muslim</title><content type='html'>Orang-orang mukmin selalu sabar jika ditimpa musibah. Jika diminta berbuat kufur, berbuat fasik, atau perbuatan dosa lainnya mereka tidak akan mau. Jika tidak mengerjakannya, mereka mendapatkan gangguan dan siksaan dari orang-orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bagi orang yang beriman lebih baik disiksa dan diganggu daripada berpisah dengan agamanya, bagaimanapun celaan dan hinaan yang diterimanya, dia akan tetap mencintai agamanya, atau walaupun dia diusir dari negerinya, sebagaimana yang pernah dialami oleh kaum Muhajirin ketika mereka memilih berpisah dari negerinya daripada berpisah dengan agamanya.&lt;br /&gt;Walaupun orang-orang kafir menyiksa dan mengganggu, mereka bersabar dengan kesabaran ikhtiari. Kesabaran yang mereka lakukan lebih besar daripada kesabaran Nabi Yusuf karena jika tidak berbuat zina Nabi Yusuf hanya akan disiksa dan dihina. Sedangkan Nabi Muhammad dan para sahabat, jika tidak kembali kafir, diancam akan disiksa, dibunuh, dan disakiti dalam bentuk penyiksaan lainnya, seperti yang dialami beliau dan seluruh Bani Hasyim yang diboikot dan dipenjara di Syi'ib selama tiga tahun. Ketika Abu Thalib meninggal dunia, semakin bertambahlah penyiksaan kalangan musyrikin terhadap kaum muslimin. Ketika mereka mengetahui bahwa kaum Anshar berbai'at kepada beliau, maka kaum musyrikin berusaha untuk menahannya keluar serta menawan sahabat-sahabat Rasul. Tidak ada seorang pun diantara para sahabat berhijrah secara terang-terangan kecuali Umar ibnul Khaththab. Kaum musyrikin melarang kaum muslimin keluar dari rumah mereka. Orang-orang mukmin ketika itu sudah merasakan betul penyiksaan karena ketaatan mereka kepada Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak pernah terjadi ujian yang turun dari langit dengan pilihan hamba, seperti yang terjadi pada Nabi Yusuf dan salah seorang sahabat yang berpisah dengan bapaknya karena lebih mencintai agamanya. Keduanya memiliki derajat yang tinggi dan mulia karena orang yang dikenai musibah akan diberi pahala atas kesabaran dan ketabahannya, serta diberi ampunan atas dosa-dosanya yang telah lalu. Musibah itu ditimpakan kepadanya karena taat kepada Allah. Allah memberikan pahala atas musibah tersebut yang kemudian ditulisnya sebagai amal shaleh sebagaimana firman-Nya berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"...Yang demikian itu ialah karena mereka tidak ditimpa kehausan, kepayahan, dan kelaparan pada jalan Allah. Dan, tidak (pula) menginjak suatu tempat yang membangkitkan amarah orang-orang kafir dan tidak menimpakan suatu bencana kepada musuh, melainkan dituliskanlah bagi mereka dengan yang demikian itu suatu amal shaleh. Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik." (at-Taubah: 120)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang ditimpa musibah lain pun, seperti kesedihan yang tidak terduga, tertimpa penyakit, kematian seseorang yang dicintainya, atau harta ada yang mencuri pun akan diberi pahala atas kesabarannya. Penyiksaan karena keimanan dan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, menyebabkan kaum mukminin mendapatkan kesulitan, penyakit, ditawan, terusir dari negerinya, berpisah dengan harta dan keluarganya, dipukul atau dicaci maki, kehilangan jabatan, atau kehilangan hartanya. Sedangkan, mereka tetap menempuh perjuangan para nabi dan pengikut mereka, seperti para Muhajirin yang akan memperoleh pahala atas siksaan yang menimpa mereka. Allah mencatat bagi mereka pahala amal shaleh, sebagaimana pahala yang diperoleh para mujahid yang telah menderita kelaparan, kehausan, dan kelelahan, bahkan mereka mendapat pahala kerena kemarahan orang kafir terhadap mereka. Kaitannya dengan hal itu, orang-orang berbeda pendapat, apakah amalan yang dilakukan oleh seseorang merupakan penyebab dia memperoleh pahala atau pekerjaan itu harus dilakukan semata-mata untuk Allah SWT? Ataukah pahala akan diperoleh dengan ikut sertanya semua penyebab? Namun yang jelas, semuanya akan ditulis sebagai pahala amal shaleh.http://hukmulislam.blogspot.com/2010/10/kesabaran-seorang-muslim.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-3025106249356999646?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/3025106249356999646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/09/kesabaran-seorang-muslim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3025106249356999646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3025106249356999646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/09/kesabaran-seorang-muslim.html' title='Kesabaran seorang muslim'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-1051193062599284462</id><published>2011-08-28T11:46:00.000+07:00</published><updated>2011-08-28T11:48:11.882+07:00</updated><title type='text'>Pemimpin Teladan</title><content type='html'>Ali bin Abi Thalib merupakan salah seorang khalifah yang rajin mengirim pesan-pesan tertulis kepada para bawahannya. Dalam surat kepada Gubernur Al Asthar di Kairo, Amirul Mukminin menulis, ”Pemimpin itu harus bisa melihat dengan mata rakyat, harus mengerti bahasa rakyat, dan merasakan perasaan rakyat. Memajukan kemakmuran rakyat adalah tugas setiap pemimpin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasihat tersebut menjelaskan betapa seorang pemimpin memikul tanggung jawab yang tidak ringan di hadapan umat dan di hadapan Tuhan. Dalam sejarah, tidak sulit mencari pemimpin di kala keadaan serba menguntungkan serta fasilitas yang lengkap. Namun, sulit dan mahal untuk mendapatkan pemimpin sejati yang tabah bertahan dan rela menderita bersama rakyatnya dalam masa sulit, jauh dari fasilitas yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof Dr Ahmad Syalaby dalam buku Masyarakat Islam (1961) melukiskan persaudaraan dan kebersamaan yang terbina dalam kehidupan umat Islam di zaman Khalifah al Rasyidin. Pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab, umat Islam di sekitar Madinah ditimpa bencana kelaparan yang telah menyebabkan wabah penyakit dan kematian. Kelaparan dan penderitaan rakyat itu dirasakan oleh Umar sebagai penderitaan bagi dirinya. Karena itu, beliau bersumpah tidak akan mengecap daging dan minyak samin. ”Bagaimana saya dapat mementingkan keadaan rakyat, kalau saya sendiri tiada merasakan apa yang mereka derita,” begitu kata Khalifah Umar yang amat berkesan pada waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali lain, Umar bin Khathab pernah berkata, ”Kalau negara makmur, biar saya yang terakhir menikmatinya, tapi kalau negara dalam kesulitan biar saya yang pertama kali merasakannya.” Sampai seorang sahabat pernah berkata, bila Allah tak segera mengakhiri bencana itu, maka Ali adalah orang pertama yang mati kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teladan kepemimpinan Umar bin Khathab ditemukan kembali pada sosok Umar bin Abdul Aziz, di masa pemerintahan Bani Umayyah tahun 717-720 M. Istri Umar bin Abdul Aziz, ketika menjawab pertanyaan orang-orang yang datang bertakziah atas wafatnya pemimpin teladan ini, menceritakan, ”Demi Allah, perhatiannya kepada kepentingan rakyat lebih besar daripada perhatiannya kepada kepentingan dirinya sendiri. Dia telah serahkan raga dan jiwanya bagi kepentingan rakyat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda, ”Setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban (di hadapan Allah) tentang kepemimpinannya.” Maka, betapa tak terpujinya para pemimpin yang hanya berorientasi melanggengkan kekuasaan dan melupakan penderitaan rakyatnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-1051193062599284462?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/1051193062599284462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/08/pemimpin-teladan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1051193062599284462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/1051193062599284462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/08/pemimpin-teladan.html' title='Pemimpin Teladan'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-7685414796878812600</id><published>2011-08-19T18:36:00.000+07:00</published><updated>2011-08-19T18:37:20.562+07:00</updated><title type='text'>"40 Keajaiban Ramadhan"</title><content type='html'>Selama Ramadhan, Imam Syafi’i menghatamkan Al-Quran enam puluh kali, dua kali dalam semalam di dalam shalat. Inilah ‘rahasia 40 Keajaiban Ramadhan’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama Ramadhan, Allah memerintahkan seluruh penghuni surga berhias. Rasulullah Saw. bersabda:”…Adapun yang keempat, sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla memerintahkan surga-Nya, Ia berfirman: “Bersiap-siaplah, dan hiasilah dirimu untuk para hamba-Ku, sehingga mereka bisa segera beristirahat dari kelelahan (hidup di) dunia menuju negeri-Ku dan kemulyaan-Ku…” [HR. Baihaqi]. Itulah sisi menarik keajaiban bulan Ramadhan yang tak banyak orang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ramadhan jalan menuju ketaqwaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian puasa sebagaimana diwajibkan atas kaum sebelum kalian, agar kalian bertaqwa”. (Al Baqarah: 183).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat di atas menerangkan bahwa puasa adalah sebab yang bisa mengantarkan pelakunya menuju ketaqwaan, karena puasa mampu meredam syahwat. Ini sesuai dengan salah satu penafsiran yang disebutkan Imam Al Qurthubi, yang berpatokan kepada hadits riwayat Imam Ahmad yang menyebutkan bahwa puasa adalah perisai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ramadhan bulan mujahadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama’ salaf adalah suri tauladan bagi umat, mujahadah mereka dalam mengisi bulan Ramadhan amat perlu dicontoh. Seperti Imam Asyafi’i, dalam bulan Ramadhan beliau menghatamkan Al-Quran dua kali dalam semalam, dan ini dikerjakan di dalam shalat, sehingga dalam bulan Ramadhan beliau menghatamkan Al-Quran enam puluh kali dalam sebulan. Imam Abu Hanifah juga menghatamkan Al-Quran dua kali dalam sehari selama Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Puasa Ramadhan menumbuhkan sifat amanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahbah Zuhaili dalam bukunya Al Fiqh Al Islami berpendapat bahwa puasa mengajarkan rasa amanat dan muraqabah di hadapan Allah Ta’ala, baik dengan amalan yang nampak maupun yang tersembunyi. Maka tidak ada yang mengawasi seseorang yang berpuasa agar menghindari hal-hal yang dilarang dalam berpuasa kecuali Allah Ta’ala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Puasa Ramadhan melatih kedisiplinan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa juga melatih kedisplinan, Wahbah Zuhaili menjelaskan bahwa seorang yang berpuasa harus makan dan minum dalam waktu yang terbatas. Bahkan dalam berbuka puasapun harus disegerakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Puasa Ramadhan menumbuhkan rasa solidaritas sesama muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahbah Zuhali juga menjelaskan bahwa puasa Ramadhan menumbuhkan rasa solidaritas di antara sesama muslim. Pada bulan ini semua umat Islam, dari timur hingga barat diwajibkan untuk menjalankan puasa. Mereka berpuasa dan berbuka dalam waktu yang sama, dikarenakan mereka memiliki Rabb yang satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang yang merasa lapar dan dahaga akhirnya juga bisa ikut merasakan kesengsaraan saudara-saudaranya yang kekurangan atau tertimpa bencana. Sehingga  tumbuh perasaan kasih sayang terhadap umat Islam yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Puasa Ramadhan melatih kesabaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan adalah bulan puasa di mana pada siang hari kita diperintahkan meninggalkan makanan yang asalnya halal, terlebih lagi yang haram. Begitu pula di saat ada seseorang mengganggu kita. Rasulullah Saw. bersabda: “Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata ‘Sesungguhnya aku sedang puasa.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Puasa Ramadhan menyehatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda: ”Berpuasalah, maka kamu akan sehat” (HR. Ibnu Sunni), ada yang menyatakan bahwa hadits ini dhoif, akan tetapi ada pula yang menyatakan bahwa derajat hadits ini sampai dengan tingkat hasan (lihat, Fiqh Al Islami wa Adilatuh, hal 1619).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi makna matan hadist bisa tetap diterima, karena puasa memang menyehatkan. Al Harits bin Kaldah, tabib Arab yang pernah mengabdi kepada Rasulullah Saw. juga pernah menyatakan:”Lambung adalah tempat tinggal penyakit dan sedikit makanan adalah obatnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Lailatul Qadar adalah hadiah dari Allah untuk umat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Imam Malik dalam Al Muwatha’, dia telah mendengar dari seorang ahlul ilmi tsiqah yang telah mengatakan: “Sesungguhnya telah diperlihatkan usia-usia umat sebelumnya kepada Rasulullah Saw., atau apa yang telah Allah kehendaki dari hal itu, dan sepertinya usia umat beliau tidak mampu menyamai amalan yang telah dicapai oleh umat-umat sebelumnya, maka Allah memberi beliau Lailatul Qadar yang lebih baik daripada seribu bulan.” (HR. Malik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Ramadhan bulan ampunan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan adalah bulan ampunan, Rasulullah Saw. bersabda: “Dan siapa yang berpuasa Ramadhan dengan didasari keimanan dan pengharapan ridha Allah, diampunkan untuknya dosa yang telah lalu.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Siapa yang dilihat Allah, maka ia terbebas dari adzab-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir bin Abdullah ra. Rasulullah Saw. bersabda: ”Pada bulan Ramadhan umatku dianugerahi lima perkara yang tidak diberikan kepada nabi-nabi sebelumku. Yang pertama, sesungguhnya jika Allah melihat mereka di awal malam dari bulan Ramadhan, dan barang siapa yang telah dilihat Allah maka Ia tidak akan mengadzabnya selamanya…” (HR. Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Bau mulut orang berpuasa lebih harum dari misk di hadapan Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw. bersabda:”…Yang kedua, sesungguhnya bau mulut mereka ketika sore hari lebih harum di hadapan Allah daripada bau misk…” (HR. Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Di Bulan Ramadhan para malaikat meminta ampunan untuk umat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw. bersabda:”…Adapun yang ketiga, sesungguhnya para malaikat meminta ampunan untuk mereka siang dan malam…” (HR. Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Di bulan Ramadhan sorga berbenah diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw. bersabda:”…Adapun yang keempat, sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla memerintahkan surga-Nya, Ia berfirman: “Bersiap-siaplah, dan hiasilah dirimu untuk para hamba-Ku, sehingga mereka bisa segera beristirahat dari kelelahan (hidup di) dunia menuju negeri-Ku dan kemulyaan-Ku…” (HR. Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Di malam akhir Ramadhan Allah mengampuni umat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw. bersabda: ”…Adapun yang kelima, sesungguhnya jika tiba malam terakhir Ramadhan Allah memberi ampun kepada mereka semua. Lalu bertanyalah seorang lelaki dari sebuah kaum: ”Apakah itu lailatul qadar? Ia bersabda:” Bukan, apakah kau tidak mengetahui perihal orang-orang yang bekerja, jika mereka selesai melakukan pekerjaan maka imbalannya akan dipenuhi. (HR. Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Pintu sorga dibuka, pintu neraka ditutup, syaitan dibelenggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw. Bersabda: “Jika Ramadhan tiba dibukalah pintu sorga dan ditutuplah pintu neraka serta syaitan-syaitan dibelenggu. (HR. Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Syarah Shahih Muslim, Qadhi Iyadh menjelaskan bahwa makna hadits di atas bisa bermakna haqiqi, yaitu pintu sorga dibuka, pintu neraka ditutup serta syaitan dibelenggu secara haqiqi, sebagai tanda datangnya Ramadhan sekaligus pemulyaan terhadapnya. Tapi bisa juga bermakna majaz yang mengisyaratkan besarnya pahala dan ampunan di bulan itu, sehingga syaitan seperti terbelenggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Pahala syuhada bagi yang melakukan kewajiban dan menghidupkan Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datanglah seorang laki-laki kepada Nabi Saw. Dan mengatakan: ”Wahai Rasulullah, tahukah anda jika saya telah bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya anda adalah utusan Allah, aku juga telah melakukan shalat lima waktu, juga telah menunaikan zakat, serta aku telah berpuasa Ramadhan dan menghidupkannya, maka termasuk golongan siapakah saya? Rasulullah Saw. Bersabda: “Termasuk dari orang-orang yang sidiq dan syuhada’”. (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Pahala amalan bulan Ramadhan berlipat ganda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Salman ra., bahwasannya Rasulullah Saw. berkhutbah di hari terakhir bulan Sya’ban: ”Wahai manusia, telah datang kepada kalian bulan agung yang penuh berkah. Bulan yang terdapat di dalamnya sebuah malam yang lebih baik dari seribu bulan, bulan yang Allah jadikan puasa di dalamnya sebagai kewajiban, dan qiyamul lail sebagai hal yang disunnahkan, barang siapa mendekatkan diri di dalamnya dengan perbuat kebajikan, maka ia seperti mengerjakan kewajiban selainnya, dan barang siapa mengerjakan kewajiban di dalamnya, maka ia seperti mengerjakan tujuh puluh kewajiban selainnya…” (HR. Ibnu Huzaimah dalam Shahihnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Seluruh hari dalam Ramadhan memiliki keutamaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw. bersabda: “…Dia adalah bulan yang permulaannya adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, serta paripurnanya adalah pembebasan dari neraka…” (HR. Ibnu Huzaimah dalam Shahihnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Keutamaan memberi minum orang yang berpuasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah akan memberi minum kelak di akhirat Rasulullah Saw. bersabda: “Dan barang siapa memberi minuman orang yang berpuasa maka Allah akan memberinya dari telaga minuman yang tidak menghauskan hingga ia masuk ke dalam sorga”. (HR. Ibnu Huzaimah dalam Shahihnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Sebaik-baik sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda: “Sebaik-baik sedekah yaitu sedekah di bulan Ramadhan.” (HR.Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Doa mustajab di bulan Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwatkan dari Abu Umamah Ra, bahwa Rasulullah Saw. bersabda:”…Dan untuk setiap muslim di setiap hari dan petang (dalam bulan Ramadhan) doa yang mustajab (HR. Bazar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah juga bersabda:”Tiga yang tidak tertolak doanya, orang yang berpuasa hingga berbuka, imam adil, dan doa orang yang terdhalimi”. (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Pahala umrah Ramadhan sama dengan haji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw. bersabda kepada seorang wanita Anshar:”Jika datang Ramadhan maka lakukanlah umrah, karena susungguhnya umrah dalam bulan itu setaraf dengan haji.” (HR. An Nasa’i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Pahala i’tikaf di bulan Ramadhan sama dengan pahala 2 haji dan umrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Husain Ra. menyatakan, bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda:”Barang siapa menjalankan i’tikaf selama sepuluh hari di bulan Ramadhan maka amalan itu seperti dua haji dan umrah (HR. Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Dalam Ramadhan terdapat malam yang istimewa (Lailatul Qadar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman:”Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan”. (Al Qadr: 3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang ayat ini, Wahbah Zuhaili menjelaskan bahwa menghidupkan Ramadhan dan melakukan amalan di dalamnya lebih baik daripada menjalankan amalan dalam seribu bulan tanpa Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman: “Bulan Ramadhan yang diturunkan di dalamnya Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan atas petunjuk itu, serta pemisah antara haq dan batil”. (Al Baqarah: 185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Katsir mengatakan bahwa Allah Ta’ala menyanjung bulan Ramadhan atas bulan-bulan yang lain, yaitu dengan memilihnya sebagai bulan dimana Al-Quran diturunkan di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Kitab-kitab suci diturunkan pada bulan Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw. bersabda:”Shuhuf Ibrahim turun pada awal malam pertama bulan Ramadhan, dan Taurat turun pada hari ke enam bulan Ramadhan dan Injil pada hari ke tiga belas dari Ramadhan…” (HR. Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Rasulullah mendapat wahyu pertama di bulan Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasululah Saw. mendekati umur 40 tahun beliau selalu berpikir dan merenung serta berkeinginan kuat untuk mengasingkan diri (uzlah), akhirnya dengan mempersiapkan bekal makanan dan minuman beliau menuju gua Hira yang terdapat pada gunung Rahmah sebagai tempat beruzlah, yang berjarak dua mil dari kota Mekah. Uzlah ini dilakukan  tiga  tahun sebelum masa kerasulan. Tatkala datang Ramadhan pada tahun ketiga dari masa uzlah, turun kepada beliau Malaikat Jibril mewahyukan surat Al Alaq yang merupakan surat pertama yang diturunkan kepada Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Perang Badar terjadi pada bulan Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Badar adalah pemisah antara yang haq dan yang batil, dan kaum muslimin sebagai simbol tauhid dan kemulyaan, meraih kemenangan atas kaum musyrikin sebagai simbol kekifiran dan kebodohan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peperangan terjadi pada hari Jum’at, 27 Ramadhan, tahun kedua setelah hijrah. Allah Ta’ala berfirman: “Dan benar-benar Allah telah menolong kalian di Badar sedangkan kalian dalam keadaan terhina, maka takutlah kalian kepada Allah, semoga kalian bersyukur”. (Ali Imran: 123).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas mengatakan:”Saat itu hari Jum’at, 27 Ramadhan, dan saat itu juga terbunuh Fir’aun umat, Abu Jahal, musuh terbesar umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Mekah dikuasai pada bulan Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathul Mekah adalah peristiwa besar, Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata”. (Al Fath:1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian mufasirin berpendapat bahwa yang dimaksud kemenangan di sini adalah peristiwa Fathul Mekah, walau ada sebagian ulama’ yang menafsirkannya sebagai perjanjian Hudaibiya dan penaklukan negeri Rum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa itu terjadi pada hari, tanggal 20 atau 21 Ramadhan, tahun ke delapan hijriyah. Saat itulah semua berhala yang berada di sekitar Ka’bah dihancurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Islam menyebar di Yaman pada bulan Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ke sepuluh hijriyah pada bulan Ramadhan Rasulullah Saw. menunjuk Ali bin Abi Thalib guna menjadi pemimpin sejumlah pasukan untuk pergi ke penduduk Yaman dengan membawa surat yang berisi ajakan untuk memeluk Islam. [bersambung..]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Hidayatullah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-7685414796878812600?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/7685414796878812600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/08/40-keajaiban-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/7685414796878812600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/7685414796878812600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/08/40-keajaiban-ramadhan.html' title='&quot;40 Keajaiban Ramadhan&quot;'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-5607652065818495179</id><published>2011-08-19T18:33:00.000+07:00</published><updated>2011-08-19T18:35:36.456+07:00</updated><title type='text'>Asa &amp; Cinta</title><content type='html'>Oleh : Tatik Triyanita	(XI IA 6/32)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gema nuansa Illahi yang mengalun indah, menyerukan perintah Sang Pencipta untuk menegakkan kewajiban semua umat-Nya. Adzan Subuh yang selalu mengawali hari-hariku, menegurku agar selalu ingat untuk memanjatkan segenap rasa syukur kepada-Nya, Ar-Rahman Yang Maha Pengasih, atas nikmat-Nya aku masih dapat melihat dan menikmati indahnya dunia. Terdengar pelan suara ketukan pintu kamarku.&lt;br /&gt;“Sita, bangun Nduk. Shalat Subuh.” Suara pelan wanita yang tak asing lagi, Ibu.”&lt;br /&gt;“Iya bu, Sita bangun.”&lt;br /&gt;Berat rasanya melangkahkan kaki ini, setelah semalam suntuk aku menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan Bapak Ibu guru. Tapi aku selalu ingat pesan Ibu, “Yakinlah, kesuksesan tidak datang pada orang-orang yang enggan berusaha. Kau seorang pelajar, sudah menjadi kewajibanmu ngangsu kawruh. Jangan suka mengeluh dan lakukan semuanya dengan ikhlas karena Allah Ta’ala.”&lt;br /&gt;“Baik, semangat!” seruku dalam hati. Aku mulai melangkahkan kaki untuk segera mengambil air wudlu dan segera menuju langgar, masjid kecil di dekat rumahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Sita, sarapan dulu. Nanti berangkat sekalian antarkan Ibu ke warungnya Bu Endang soalnya Bapak mau langsung berangkat katanya.” Kata Ibu dengan jelas dari dapur belakang.&lt;br /&gt;“Iya bu, nanti Sita antar.”&lt;br /&gt;Ya, namaku Masita Az Zahra, nama yang sederhana tetapi penuh makna bagiku. Cukup beralasan orang tuaku mmberikan nama itu padaku. Mereka berharap kelak aku bisa seperti Maysitah yang begitu istiqamah, seorang wanita yang tetap kukuh mengakui Tuhan hanyalah Allah SWT. Dan Az Zahra sendiri mereka tambahkan dengan makna cahaya. Mungkin mereka berharap aku bisa menjadi wanita yang istiqamah, laksana cahaya yang terus menyinari hingga tiba masanya nanti semua kembali kepada-Nya.&lt;br /&gt;Aku juga bukan dilahirkan dalam keluarga berkalangan priyayi, keluargaku sederhana. Bapakku bekerja di sebuah kantor distributor surat kabar yang cukup terkemuka. Meskipun penghasilannya tak seberapa, kami yakin bahwa selagi kami masih dapat makan hari ini dan esok, kami sudah termasuk orang yang beruntung. Hal itu yang selalu ditanamkan padaku, anak tunggalnya. &lt;br /&gt;Segera aku melangkahkan kaki ke dapur dan menyantap sarapan yang sudah Ibu siapkan. &lt;br /&gt;“Sita, bapak berangkat dulu.” Pamit Bapak padaku.&lt;br /&gt;“Iya, ati-ati Pak.” Ucapku di depan pintu sambil mencium tangannya.&lt;br /&gt;“Assalamu’alaikum.” Tak pernah lupa Bapak ucapkan kata salam itu.&lt;br /&gt;“Wa’alaikumsalam.” Balasku sambil melihat bayangan Bapak yang terus menjauh menembus kabut dengan sepeda motornya.&lt;br /&gt;“Bu, besok Senin Sita udah mulai ulangan kenaikan kelas lho. Doain Sita ya.” Kataku sambil menyantap nasi goreng kesukaanku.&lt;br /&gt;“Ya nduk, pasti Ibu sama bapak mendoakan yang terbaik. Ayo dihabiskan dulu makannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sekolah, seperti yang sudah ku kira hari ini ada tugas matematika. Ribut bukan main, kelas penuh sesak dan semuanya panik, khawatir kalau sampai tugas itu tidak selesai. Maklum, Pak Budi yang terkenal disiplin itu pasti tak segan untuk memberi hukuman pada siswanya yang tidak mengerjakan tugas.&lt;br /&gt;“Sita, halaman 75 yang uraian. Cepet, keburu Pak Budi dateng.” suara setengah tersengal-sengal Deni yang tak lain meminta jawaban pekerjaanku.&lt;br /&gt;“Sebentar. Semalem ngapain aja kamu? Tugas belum kelar kayak gitu?” candaku yang terkesan sombong.&lt;br /&gt;“Ah, banyak ngomong. Buruan! Mau sombong entar aja, gawat nih!” desaknya.&lt;br /&gt;“Hehe, bercanda bos! Nih bukunya.” sahut Sita sambil menyodorkan bukunya.&lt;br /&gt;“Nah, gitu dong. Dari tadi kek!” katanya girang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bel istirahat berdering. Aku segera menuju keluar kelas, sekedar menghirup udara setelah dua jam bertegang ria dengan Pak Budi mempelajari fungsi turunan yang cukup menguras otak dan dianggap anak-anak sebagai materi yang sulit.&lt;br /&gt;“Sita, ke kantin yuk?” tanya Uni teman sebangkuku.&lt;br /&gt;“Ah, enggak. Lagi pengiritan. Hehe..”candaku dengan senyuman.&lt;br /&gt;Teman-temanku Uni, Rio, Dini, Ratih dan Febri menemaniku duduk di bangku depan kelas. Seperti biasa, banyak hal yang selalu kami bicarakan mulai dari gosip infotainment yang sedang hangat, tentang pelajaran, bahkan seringkali berdebat sok bijak tentang masalah yang ada di antara kami.&lt;br /&gt;“Masya Allah, tetangga baruku yang rumahnya di pengkolan itu, cakepnyaaa..” kata Ratih.&lt;br /&gt;“Halah, enggak mutu banget ngomongin tetanggamu. Eh, ngomong-ngomong nih masa kemarin si Rini udah jadian sama Bagus. Padahal pedekatenya belum ada seminggu.” ucap Dini serius.&lt;br /&gt;“Emang, kemaren aku yang bantuin Bagus jadi tim suksesnya.” kata Rio bangga.&lt;br /&gt;Selalu seperti ini yang menjadi topik pembicaraan. Terkadang aku merasa jengah dan lebih memilih menjadi pendengar setia untuk topik yang satu ini. Tiba-tiba Uni menarik tanganku dan masuk ke dalam kelas.&lt;br /&gt; “Duduk. Aku mau ngomong.” kata Uni dengan mimik serius.&lt;br /&gt;“Iya, ngomong aja. Serius amat neng?” balasku santai.&lt;br /&gt;“Gimana kabarnya Ahsan? Katanya kamu lagi deket sama dia?” tegas Uni.&lt;br /&gt;Mendengar nama Ahsan aku jadi speechless! Aku paham maksud Uni.&lt;br /&gt;“Udah lah, mukanya enggak usah merah gitu. Aku siap jadi tim suksesmu! Gimana?”&lt;br /&gt;Bel masuk menyelamatkanku dari cecaran pertanyaan-pertanyaan Uni yang semakin tak jelas arahnya.&lt;br /&gt;“Udah bel tuh!” kataku mengalihkan pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sita!” Terdengar suara teriakan yang tidak asing lagi.&lt;br /&gt;“Eh, Ahsan.. Pulang?” kata-kata darurat yang keluar dari mulutku. Ya, aku rasa tidak begitu buruk aku tanyakan demikian karena setting pertemuan yang tidak disengaja kali ini di Parkiran sekolah.&lt;br /&gt;“Iya nih. Mau bareng?” tanya Ahsan.&lt;br /&gt;“Makasih, aku lagi bawa motor nih. Duluan ya.. Assalamu’alaikum.” jawabku dengan jantung yang berpacu cepat. &lt;br /&gt;“Sip. Ati-ati ya. Wa’alaikumsalam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini, ada banyak tugas yang harus ku kerjakan, tapi pikiranku tak jelas kemana. Lagi-lagi aku mengingat Ahsan. Pemuda yang aktif di berbagai organisasi di sekolah ini sudah memikat hatiku. Ya, karena dia memiliki banyak kelebihan, baik di bidang akademik maupun non-akademik, juda didukung tingkah lakunya yang santun dan baik. &lt;br /&gt;“Ya Allah, Engkau Maha Pemberi Petunjuk. Salahkah hamba-Mu yang begitu kecil ini merasakan nikmat cinta yang Kau beri?”&lt;br /&gt;Aku tak dapat memungkiri, akhir-akhir ini aku memang cukup dekat dengan Ahsan, mungkin begitu juga dengannya. Seperti remaja 17 tahun sebayaku. Masalah seperti ini tak asing lagi. Aku semakin tak tenang. Aku segera menuju ruang tamu. Aku ingin mengungkapkan semuanya di pangkuan Ibu. Ibu yang sedang duduk di ruang tamu menonton TV terlihat masih sabar menanti Bapak pulang.&lt;br /&gt;“Ibu..” bisikku ke telinganya.&lt;br /&gt;“Ya, nduk. Kenapa?”&lt;br /&gt;“Sita mau ngomong sama Ibu.” &lt;br /&gt;Aku menceritakan semuanya pada Ibu, wanita yang tidak pernah lelah mendengar keluh kesahku dan selalu memberi wejangan-wejangan yang bermanfaat.&lt;br /&gt;“Masita Az Zahra, putri Ibu. Ibu ndak menyalahkan kamu. Tuhan menciptakan segala sesuatunya dengan cinta.”&lt;br /&gt;“Atau Sita lebih baik seperti Rabi’ah Al-‘Adawiyah yang seumur hidupnya hanya untuk mencintai Allah semata? Hidupnya, apapun yang ia kerjakan semua hanya untuk Allah?”&lt;br /&gt;“Bukan begitu, Ibu tak menyalahkan kamu kalau kamu menyukai seseorang. Ibu tau kamu pasti bisa memilih yang terbaik. Ahsan juga pasti memahami kondisimu.”&lt;br /&gt;“Baiklah bu, Sita lebih memilih Ahsan tetap menjadi teman terbaik Sita. Biarkan waktu yang jadi jawaban, kalau memang Allah menggariskan bersama, kelak di pelataran surga. Amin.. Sita pengin lebih konsen belajar. Makasih bu, Sita jadi lega.”&lt;br /&gt;“Nah gitu dong, baru anak Ibu,” pungkasnya.&lt;br /&gt;Aku berniat mengirim sms ke Ahsan, tetapi tiba-tiba handphoneku berdering.&lt;br /&gt;New Messages&lt;br /&gt;From : Ahsan &lt;br /&gt;Y, kelak di Pelataran Surga. &lt;br /&gt;Sms itu entah mengapa terasa sangat kebetulan. Langsung kutekan tombol reply dan mulai mengetik balasan smsnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To : Ahsan&lt;br /&gt;Sip, Boss! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa lebih nyaman. Berteman baik lebih menyenangkan. Aku masih punya sejuta angan yang harus aku wujudkan. Tak ada banyak waktu untuk merasakan sakitnya “jatuh” cinta, atau mirisnya “patah” hati yang biasa remaja lain rasakan. Saatnya mulai meraih mimpi-mimpi dengan berkarya dan yakin suatu saat kesuksesan dapat kita raih seperti pernyataan yang diungkapkan Donny Dhirgantoro, novelis favoritku &lt;br /&gt;“Keep our dreams alive... and we will survive.” &lt;br /&gt;--&lt;br /&gt; - The end –&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-5607652065818495179?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/5607652065818495179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/08/asa-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5607652065818495179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5607652065818495179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/08/asa-cinta.html' title='Asa &amp; Cinta'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-4983151959282641273</id><published>2011-08-14T14:06:00.003+07:00</published><updated>2011-10-30T20:37:19.527+07:00</updated><title type='text'>MABIT 1432 H</title><content type='html'>Tahun ajaran baru telah berlalu sekitar satu setengah bulan lamanya. Setelah MOS (Masa Orientasi Siswa) dan baksos untuk para siswa baru SMA Negeri 2 Purwokerto berakhir, tibalah masanya sekitar setengah bulan kemudian acara MABIT dilaksanakan oleh ROHIS kita tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 6 dan 7 Agustus 2011 yang bertepatan dengan 6 dan 7 Ramadhan 1432 H, ROHIS SMA Negeri 2 mengadakan MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) di sekolah bagi siswa-siswi SMA Negeri 2 Purwokerto yang beragama Islam. Acara yang diselenggarakan selama satu malam satu hari ini benar-benar menyenangkan, apalagi ditambah dengan keberadaan kafe Ramadhan oleh kelas XII IPA 2 SMA Negeri 2 Purwokerto yang menyediakan berbagai macam ta'jilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dimulai pada hari Sabtu sore, 6 Agustus 2011 sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan Buka Puasa bersama (ta'jil), sholat maghrib berjamaah, makan, sholat isya berjamaah dan sholat tarawih. Setelah rangkaian acara ibadah selesai kemudian dilanjutkan dengan Religius Speech oleh Bpk. K.H. Sulaiman dan Perkenalan ROHIS oleh Akhi Mokhamad Ali Z.A. selaku Ketua ROHIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berhenti disitu, acara malampun dilaksanakan dengan dilakukannya sholat malam oleh para siswa kelas X untuk kemudian makan sahur. Guna menunggu waktu sholat subuh merekapun mengikuti siraman rohani oleh Drs.H. Dawud Buang dan Tadarus Al-Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi harinya acara dilanjutkan dengan acara santai berupa jalan-jalan di area Purwokerto, Nonton film bareng dan Family time (sharing kelompok). Setelah seluruh acara sukses terselenggara kemudian acara ditutup sekitar pukul 10.00 WIB.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-4983151959282641273?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/4983151959282641273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/08/mabit-1432-h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/4983151959282641273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/4983151959282641273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/08/mabit-1432-h.html' title='MABIT 1432 H'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-4511825292040923647</id><published>2011-08-05T20:50:00.004+07:00</published><updated>2011-08-05T21:15:25.968+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='At-Tahrim'/><title type='text'>Bulletin At-Tahrim Edisi Liburan II</title><content type='html'>Alhamdulillah, bulletin At-Tahrim akhirnya terbit lagi. Di bulletin ini, ada artikel tentang bagaimana cara memanfaatkan waktu liburan, juga ada hadits-hadits tentang memanfaatkan waktu luang. Selain itu, di bulletin ini Kaki Silam (Teka-teki Silang Islam) pertama mulai dicantumkan. Semoga bermanfaat dan berikut adalah gambar bulletinnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-H9eiXzxvjoU/Tjv6xFX4KRI/AAAAAAAAAJ0/NLfBL4wD4xs/s1600/Buletin%25281%2529.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 255px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-H9eiXzxvjoU/Tjv6xFX4KRI/AAAAAAAAAJ0/NLfBL4wD4xs/s400/Buletin%25281%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5637375079747168530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-cB0BCoGEyWo/Tjv6xvsTsRI/AAAAAAAAAJ8/9e51kHixh7U/s1600/Buletin%25282%2529.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 293px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-cB0BCoGEyWo/Tjv6xvsTsRI/AAAAAAAAAJ8/9e51kHixh7U/s400/Buletin%25282%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5637375091107148050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-4511825292040923647?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/4511825292040923647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/08/bulletin-at-tahrim-edisi-liburan-ii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/4511825292040923647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/4511825292040923647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/08/bulletin-at-tahrim-edisi-liburan-ii.html' title='Bulletin At-Tahrim Edisi Liburan II'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-H9eiXzxvjoU/Tjv6xFX4KRI/AAAAAAAAAJ0/NLfBL4wD4xs/s72-c/Buletin%25281%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-5575326752961857001</id><published>2011-08-02T16:47:00.005+07:00</published><updated>2011-08-02T21:49:21.250+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rohis'/><title type='text'>OUR 1st DASA RODA</title><content type='html'>Alhamdulillah....&lt;br /&gt;Syukron buat semua pihak yang telah turut menyukseskan acara 1st DASA RODA 1432 H. &lt;br /&gt;Setelah melalui tahapan yang panjang dari mulai pengumpulan naskah lomba essai islami,orator muslim, cerpen islami dan cipta &amp; baca puisi islami hingga akhirnya sampai di acara puncak yaitu "Islamic Forum" kini kami merasa sangat bersyukur kepada ALLAH SWT atas Ridho-Nya. DASA RODA atau Budaya Bahasa Rohis Smadha yang pertama kalinya diselenggarakan dengan tema "Nafas Islam dalam Bahasa" ini merupakan acara yang diselenggarakan dalam rangka Isra Mi'raj. &lt;span class="fullpost"&gt;Tujuannya yaitu untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa dalam berdakwah lewat berbagai media khususnya melalui seni tulis menulis dan lisan.Acara puncak DASA RODA yang dihadiri oleh siswa-siswi dan guru SMA N 2 Purwokerto berlangsung meriah. Selain dikarenakan pembicara yang berkompeten yaitu Bpk. Drs. Rodin Nurrohman. Suksesnya acara ini juga ditunjang oleh antusiasme yang tinggi dari siswa-siswi Smadha khususnya saat pelaksanaan sesi tanya jawab. Selain itu, dari acara ini juga diperoleh para juara lomba yang diharapkan akan terus berdakwah melalui bakat yang dimilikinya, yaitu:&lt;br /&gt;#Lomba Essai Islami:&lt;br /&gt;-Juara 1: Atsmarina Widyadari  (XII IPA 6)&lt;br /&gt;-juara 2: Nur Laela Anggraeni (XI IPA 2)&lt;br /&gt;#Lomba Cerpen Islami:&lt;br /&gt;-Juara 1: Puji Setyaningsih (XI IPA 5)&lt;br /&gt;-Juara 2: Tatik Trianita (XII IPA 6)&lt;br /&gt;#Lomba Cipta dan Baca Puisi Islami:&lt;br /&gt;-Juara 1: Danar Intan P. (XII IPA 6)&lt;br /&gt;-Juara 2: Hanan Hanifa (XI IPA 3)&lt;br /&gt;#Orator Muslim:&lt;br /&gt;-Juara 1: Dimas Gilang R. (XII IPA 7)&lt;br /&gt;-Juara 2: Evi Triana (XII IPA 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besar harapan kami supaya DASA RODA selanjutnya bisa lebih sukses dari tahun ini dan lebih banyak memberikan manfaat bagi seluruh warga SMADHA..Aamiin...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-5575326752961857001?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/5575326752961857001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/08/our-1st-dasa-roda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5575326752961857001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5575326752961857001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/08/our-1st-dasa-roda.html' title='OUR 1st DASA RODA'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-6747039836620463394</id><published>2011-06-23T11:39:00.003+07:00</published><updated>2011-08-02T21:10:50.422+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifestyle'/><title type='text'>Pacaran menurut Islam</title><content type='html'>Bagaimana pandangan Ibnu Qoyyim tentang hal ini ? Kata Ibnu Qoyyim, ” Hubungan intim tanpa pernikahan adalah haram dan merusak cinta. Malah, cinta diantara keduanya akan berakhir dengan sikap saling membenci dan bermusuhan. Karena bila keduanya telah merasakan kenikmatan dan cita rasa cinta, tidak boleh tidak akan timbul keinginan lain yang tidak diperoleh sebelumnya. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Bohong !” Itulah pandangan mereka guna membela hawa nafsunya yang dimurkai Allah, yakni berpacaran. Karena mereka telah tersosialisasi dengan keadaan seperti ini, seolah-olah mengharuskan adanya pacaran dengan bercintaan secara haram. Bahkan lebih dari itu mereka berani mengikrarkan, bahwa cinta yang dilahirkan bersama dengan sang pacar adalah cinta suci dan bukan cinta birahi. Hal ini didengung-dengungkan, dipublikasikan dalam segala bentuk media, entah cetak maupun elektronika. Entah yang legal maupun ilegal. &lt;span class="fullpost"&gt;Padahal yang diistilahkan kesucian dalam islam adalah bukanlah semata-mata kepemudaan, kegadisan dan selaput dara saja. Lebih dari itu, kesucian mata, telinga, hidung, tangan dan sekujur anggota tubuh, bahkan kesucian hati wajib dijaga. Zinanya mata adalah berpandangan dengan lawan jenis yang bukan muhrimnya, zinanya hati adalah membayangkan dan menghayal, zinannya tangan adalah menyentuh tubuh wanita yang bukan muhrim. Dan pacaran adalah refleksi hubungan intim, dan merupakan ring empuk untuk memberi kesempatan terjadinya segala macam zina ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Telah tertulis atas anak adam nasibnya dari hal zina. Akan bertemu dalam hidupnya, tak dapat tidak. Zinanya mata adalah melihat, zina telinga adalah mendengar, zina lidah adalah berkata, zina tangan adalah menyentuh, zina kaki adalah berjalan, zina hati adalah ingin dan berangan-angan. Dibenarkan hal ini oleh kelaminnya atau didustakannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sejenak mau introspeksi diri dan mengkaji hadist ini dengan kepala dingin maka dapat dipastikan bahwa segala macam bentuk zina terjadi karena motivasi yang tinggi dari rasa tak pernah puas sebagai watak khas makhluk yang bernama manusia. Dan kapan saja, diman saja, perasaan tak pernah puas itu selalu memegang peranan. Seperti halnya dalam berpacaran ini. Pacaran adalah sebuah proses ketidakpuasan yang terus berlanjut untuk sebuah pembuktian cinta. Kita lihat secara umum tahapan dalam pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Perjumpaan pertama, yaitu perjumpan keduanya yang belum saling kenal. Kemudian berkenalan baik melalui perantara teman atau inisiatif sendiri. hasrat ingin berkenalan ini begitu menggebu karena dirasakan ada sifat2 yang menjadi sebab keduanya merasakan getaran yang lain dalam dada. Hubungan pun berlanjut, penilaian terhadap sang kenalan terasa begitu manis, pertama ia nilai dengan daya tarik fisik dan penampilannya, mata sebagai juri. Senyum pun mengiringi, kemudian tertegun akhirnya , akhirnya jantung berdebar, dan hati rindu menggelora. Pertanyaan yang timbul kemudaian adalah kata-kata pujian, kemudian ia tuliskan dalam buku diary, “Akankah ia mencintaiku.” Bila bertemu ia akan pandang berlama-lama, ia akan puaskan rasa rindu dalam dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pengungkapan diri dan pertalian, disinilah tahap ucapan I Love You, “Aku mencintaimu”. Si Juliet akan sebagai penjual akan menawarkan cintanya dengan rasa malu, dan sang Romeo akan membelinya dengan, “I Love You”. Jika Juliet diam dengan tersipu dan tertunduk malu, maka sang Romeo pun telah cukup mengerti dengan sikap itu. Kesepakatan pun dibuat, ada ijin sang romeo untuk datang kerumah, “Apel Mingguan atau Wakuncar “. Kapan pun sang Romeo pengin datang maka pintu pun terbuka dan di sinilah mereka akan menumpahkan perasaan masing-masing, persoalanmu menjadi persoalannya, sedihmu menjadi sedihnya, sukamu menjadi riangnya, hatimu menjadi hatinya, bahkan jiwamu menjadi hidupnya. Sepakat pengin terus bersama, berjanji sehidup semati, berjanji sampai rumah tangga. Asyik dan syahdu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pembuktian, inilah sebuah pengungkapan diri, rasa cinta yang menggelora pada sang kekasih seakan tak mampu untuk menolak ajakan sang kekasih. ” buktikan cintamu sayangku”. Hal ini menjadikan perasaan masing-masing saling ketergantungan untuk memenuhi kebutuhan diantara keduanya. Bila sudah seperti ini ajakan ciuman bahkan bersenggama pun sulit untuk ditolak. Na’udzubillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah akhirnya mereka berdua telah terjerumus dalam nafsu syahwat, tali-tali iblis telah mengikat. Mereka jadi terbiasa jalan berdua bergandengan tangan, canda gurau dengan cubit sayang, senyum tawa sambil bergelayutan, dan cium sayang melepas abang. Kunjungan kesatu, kedua, ketiga, keseratus, keseribu, dan yang tinggal sekarang adalah suasana usang, bosan, dan menjenuhkan percintaan . Segalanya telah diberikan sang juliet, Juliet pun menuntut sang Romeo bertanggung jawab ? Ternyata sang romeo pergi tanpa pesan walaupun datang dengan kesan. Sungguh malang nasib Juliet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai para Muslimah sadarlah akan lamunan kalian , bayang-bayang cinta yang suci, bukanlah dengan pacaran , cobalah pikirkan buat kamu muslimah yang masih bergelimang dengan pacaran atau kalian wahai pemuda yang suka gonta-ganti pacar. Cobalah jawab dengan hati jujur pertanyaan-pertanyaan berikut dan renungkan ! Kami tanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Apakah kamu dapat berlaku jujur tentang hal adegan yang pernah kamu kamu lakukan waktu pacaran dengan si A,B,C s/d Z kepada calon pasangan yang akan menjadi istri atau suami kamu yang sesungguhnya ? Kalau tidak kenapa kamu berani mengatakan, pacaran merupakan suatu bentuk pengenalan kepribadian antara dua insan yang saling jatuh cinta dengan dilandasi sikap saling percaya ? Sedangkan kenapa kepada calon pasangan hidup kamu yang sesungguhnya kamu berdusta ? Bukankah sikap keterbukaan merupakan salah satu kunci terbinanya keluarga sakinah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Mengapa kamu pusing tujuh keliling untuk memutuskan seseorang menjadi pendamping hidupmu ? Apakah kamu takut mendapat pendamping yang setelah sekian kali pindah tangan ? ” Aku ingin calon pendamping yang baik-baik” Kamu katakan seperti ini tapi mengapa kamu begitu gemar pacaran, hingga melahirkan korban baru yang siap pindah tangan dengan kondisi ” Aku bukan calon pendamping yang baik” , bekas dari tanganmu, sungguh bekas tanganmu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jika kamu disuruh memilih diantara dua calon pasangan hidup kamu antara yang satu pernah pacaran dan yang satu begitu teguh memegang syari’at agama, yang mana yang akan kamu pilih ? Tentu yang teguh dalam memegangi agama, ya Khan ? Tapi kenapa kamu berpacaran dengan yang lain sementara kamu menginginkan pendamping yang bersih ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bagaimana perasaan kamu jika mengetahui istri/ suami kamu sekarang punya nostalgia berpacaran yang sampai terjadi tidak suci lagi ? Tentu kecewa bukan kepalang. Tetapi mengapa sekarang kamu melakukan itu kepada orang yang itu akan menjadi pendamping hidup orang lain ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kalaupun istri/suami kamu sekarang mau membuka mulut tentang nostalgia berpacaran sebelum menikah dengan kamu. Apakah kamu percaya jika dia bilang kala itu kami berdua hanya bicara biasa-biasa saja dan tidak saling bersentuhan tangan ? Kalau tidak kenapa ketika pacaran bersentuhan tangan dan berciuman kamu bilang sebagai bumbu penyedap ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jika kamu nantinya sudah punya anak apakah rela punya anak yang telah ternoda ? Kalau tidak kenapa kamu tega menyeret Ortu kamu ke dalam neraka Api Allah ? Kamu tuntut mereka di hadapan Allah karena tidak melarang kamu berpacaran dan tidak menganjurkan kamu untuk segera menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu wahai muslimah dan kalian para pemuda kembalilah ke fitrah semula. Fitrah yang telah menjadi sunattullah, tidak satupun yang lari daripadanya melainkan akan binasa dan hancur.http://www.blogger.com/img/blank.gif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Adapted from : &lt;a href="http://www.dudung.net"&gt;www.dudung.net&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-6747039836620463394?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/6747039836620463394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/pacaran-menurut-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6747039836620463394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6747039836620463394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/pacaran-menurut-islam.html' title='Pacaran menurut Islam'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-2500343840332750119</id><published>2011-06-21T12:19:00.003+07:00</published><updated>2011-08-02T21:24:00.731+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifestyle'/><title type='text'>Hukum Merokok dalam Islam</title><content type='html'>Penulis: Fatwa al Lajnah ad Daimah li al Buhuts al ‘Ilmiyyah wa al If&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIKAP ISLAM TERHADAP ROKOK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah ta’ala mengutus Nabi Muhammad dengan petunjuk-Nya dan agama yang hak, untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya dan membersihkan serta mensucikan hati mereka dari kotoran kekufuran dan kefasikan dan membebaskan mereka dari belenggu penghambaan kepada selain Allah ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia (Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam) membersihkan manusia dari kesyirikan dan kehinaan kepada selain Allah dan memerintahkannya untuk beribadah hanya kepada Allah semata dengan merendahkan diri dan mencintai-Nya dan meminta serta memohon kepada-Nya dengan penuh harap dan takut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga mensucikan manusia dari setiap kebusukan maksiat dan perbuatan dosa, maka dia melarang manusia atas setiap perbuatan keji dan buruk yang dapat merusak hati seorang hamba dan mematikan cahayanya dan agar menghiasinya dengan akhlak mulia dan budi perkerti luhur serta pergaulan yang baik untuk membentuk pribadi muslim yang sempurna. Maka dari itu dia menghalalkan setiap sesuatu yang baik dan mengharamkan setiap yang keji, baik makanan, minuman, pakaian, pernikahan dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk yang diharamkan karena dapat menghilangkan kesucian adalah merokok, karena berbahaya bagi fisik dan mengdatangkan bau yang tidak sedap, sedangkan Islam adalah (agama) yang baik, tidak memerintahkan kecuali yang baik. Seyogyanya bagi seorang muslim untuk menjadi orang yang baik, karena sesuatu yang baik hanya layak untuk orang yang baik, dan Allah ta’ala adalah Maha Baik tidak menerima kecuali yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut akan kami kemukakan beberapa fatwa dari para ulama terkemuka tentang hukum rokok : “Merokok hukumnya haram, begitu juga memperdagangkannya. Karena didalamnya terdapat sesuatu yang membahayakan, telah diriwayatkan dalam sebuah hadits :&lt;br /&gt;لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ أخرجه الإمام أحمد في المسند ومالك في الموطأ وابن ماجة&lt;br /&gt;“ Tidak (boleh melakukan/menggunakan sesuatu yang) berbahaya atau membahayakan” (Riwayat Ahmad dalam Musnadnya, Malik dan Atturmuzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga (rokok diharamkan) karena termasuk sesuatu yang buruk (khabaits), sedangkan Allah ta’ala (ketika menerangkan sifat nabi-Nya Shalallahu 'alaihi wassalam) berfirman: “...dia menghalalkan bagi mereka yang baik dan mengharamkan yang buruk“ (Al A’raf : 157)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia Tetap Lembaga Riset Ilmiah dan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia.&lt;br /&gt;Ketua: Abdul Aziz bin Baz&lt;br /&gt;Wakil Ketua: Abdurrazzak Afifi.&lt;br /&gt;Anggota: Abdullah bin Ghudayyan –&lt;br /&gt;Abdullah bin Quud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Merokok diharamkan, begitu juga halnya dengan Syisyah, dalilnya adalah firman Allah ta’ala: “Jangan kalian bunuh diri kalian sendiri, sesungguhnya Allah maha penyayang terhadap diri kalian “ (An-Nisa : 29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Jangan kalian lemparkan diri kalian dalam kehancuran” (Al-Baqarah : 195)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia kedokteran telah membuktikan bahwa mengkonsumsi barang ini dapat membahayakan, jika membahayakan maka hukumnya haram. Dalil lainnya adalah firman Allah ta’ala:&lt;br /&gt;(وَلاَ تُؤْتُوا السُّفَهَاءَ أَمْوَالَكُمْ الَّتِى جَعَلَ اللهُ لَكُمْ قِيَامًا ( النساء : 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan..” (An Nisa:5)&lt;br /&gt;Kita dilarang menyerahkan harta kita kepada mereka yang tidak sempurna akalnya karena pemborosan yang mereka lakukan. Tidak diragukan lagi bahwa mengeluarkan harta untuk membeli rokok atau syisyah merupakan pemborosan dan merusak bagi dirinya, maka berdasarkan ayat ini hal tersebut dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunnah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam juga menunjukkan pelarangan terhadap pengeluaran harta yang sia-sia, dan mengeluarkan harta untuk hal ini (rokok dan syisyah) termasuk menyia-nyiakan harta. Rasulullah e bersabda:&lt;br /&gt;{ لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Muhammad bin Sholeh bin ‘Utsaimin&lt;br /&gt;Anggota Lembaga Majlis Ulama Kerajaan Saudi Arabia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Telah dikeluarkan sebuah fatwa dengan nomor: 1407, tanggal 9/11/1396H, dari Panitia Tetap Lembaga Riset Ilmiah dan Fatwa di Riyadh, sebagai berikut: “Tidak dihalalkan memperdagangkan rokok dan segala sesuatu yang diharamkam karena dia termasuk sesuatu yang buruk dan mendatangkan bahaya pada tubuh, rohani dan harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang hendak mengeluarkan hartanya untuk pergi haji atau menginfakkannya pada jalan kebaikan, maka dia harus berusaha membersihkan hartanya untuk dia keluarkan untuk beribadah haji atau diinfakkan kepada jalan kebaikan, berdasarkan umumnya firman Allah ta’ala:&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمِ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ اْلأَرْضِ وَلاَ تَيَمَّمُوا الْخَبِيْثَ مِنْهُ تُنْفِقُوْنَ وَلَسْتُمْ بِآخِذِيْهِ إِلاَّ أَنْ تُغْمِضُوا فِيْهِ (ألبقرة:267&lt;br /&gt;“ Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (dijalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya, http://www.blogger.com/img/blank.gifpadahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata darinya “ (Al Baqarah: 267)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda: “ Sesungguhnya Allah Maha Baik, tidak akan menerima kecuali yang baik “ (al Hadits)&lt;br /&gt;وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dinukil dari terjemahan عفواً ممنوع التدخين Maaf, dilarang MEROKOK oleh Thalal bin Sa'ad Al 'Utaibi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=427"&gt;http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=427&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-2500343840332750119?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/2500343840332750119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/hukum-merokok-dalam-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/2500343840332750119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/2500343840332750119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/hukum-merokok-dalam-islam.html' title='Hukum Merokok dalam Islam'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-5496534800311342438</id><published>2011-06-15T09:10:00.002+07:00</published><updated>2011-08-02T21:49:04.819+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rohis'/><title type='text'>MAULID NABI 1432 H</title><content type='html'>Satu lagi kegiatan yang dimotori oleh Rohis SMA N 2 Purwokerto yaitu Amaliyah Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini dilaksanakan pada 12 Robbi’ul Awal 1432 H atau bertepatan pada tanggal 15 Februari 2011. Belum genap satu bulan setelah pelaksanaan PECETIKA, Rohis SMADA kembali mengadakan kegiatan kerohanian yang kali ini bertemakan “Ketauladanan Rosululloh SAW”.&lt;br /&gt;Kompak dengan mengenakan baju berwarna putih, seluruh anggota keluarga besar SMA N 2 Purwokerto  telah berkumpul di halaman SMADA sejak pukul 07.00 WIB. Dibawah hangatnya mentari pagi, dengan antusias mereka menyimak apiknya lantunan Rebana yang dibawakan oleh para santri remaja asli Sokaraja.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Bapak K. Habib Abdul Qodir yang juga berasal dari Sokaraja. Setelah tausiyah yang menyejukan hati usai, ternyata masih ada rangkaian acara yang lain yaitu Dzikir dan Do’a yang dipimpin oleh Bapak Drs. H. Dawud Buwang selaku Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA N 2 Purwokerto.&lt;br /&gt;Tepat sekitar pukul 10.00 WIB acara utama selesai. Eits….ternyata belum selesai bagi para Pengurus Rohis. Acara dilanjutkan dengan Khotmil Qur’an yang dibimbing langsung oleh Dra. Hj. Mu’miyati selaku Pembina Rohis SMA N 2 Purwokerto.&lt;br /&gt;Sekali lagi kami mendapatkan banyak manfaat dari acara ini. Semoga demikian pula dengan mereka yang turut berperan serta dalam Amaliyah ini….amin&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-5496534800311342438?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/5496534800311342438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/maulid-nabi-1432-h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5496534800311342438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5496534800311342438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/maulid-nabi-1432-h.html' title='MAULID NABI 1432 H'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-6385281086103872370</id><published>2011-06-15T08:57:00.005+07:00</published><updated>2011-08-02T21:48:48.467+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pecetika1432'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pecetika'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rohis'/><title type='text'>PECETIKA 1432 H  (Pemilihan Da’i Remaja, Cerdas Cermat Islam, Tilawatil Qur’an dan Kaligrafi )</title><content type='html'>Bertemakan “Seni dalam berdakwah, berbagi ilmu, bertabur keindahan, terukir dalam satu ikatan tauhid “Laillahaillalloh” PECETIKA ke-3 Rohani Islam SMA N 2 Purwokerto yang dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 2011 mampu menarik perhatian siswa-siswi SMP/MTs baik negeri maupun swasta Se-Kabupaten Banyumas. Terbukti, jumlah peserta yang berpartisipasi dalam perlombaan ini  meningkat pesat dari pada tahun-tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;Sedikitnya sejumlah 218 orang peserta turut meramaikan kompetisi ini. Setelah melalui tahap penilaian yang menegangkan akhirnya diputuskan sekolah-sekolah yang memperoleh gelar juara dalam PECETIKA 1432 H sebagai berikut:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;(secara berurutan Juara 1,Juara 2,Juara 3)&lt;br /&gt;PILDAREM        :SMP N 8 Purwokerto,SMP Muhammadiyah 1 Cilongok, SMP N 1 Purwokerto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CCI             :MTs Ma’arif Nu 1 Cilongok,SMP N 1 Sokaraja,SMP Muhammadiyah 1      Cilongok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MTQ Putra :MTs Ma’arif NU 1 Kemranjen,SMP N 4 Purwokerto,SMP N 1 Sumpiuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MTQ Putri :MTs Ma’arif NU 1 Kemranjen,SMP N 1 Kebasen,SMP N 1 Purwokerto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaligrafi :SMP N 1 Sokaraja,SMP N 1 Kembaran,SMP N 1 Wangon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berdasarkan hasil yang diraih maka diputuskan yang menjadi JUARA UMUM PECETIKA 1432 H adalah SMP N 1 SOKARAJA.&lt;br /&gt;Selamat untuk para pemenang dan puji syukur yang tak terhingga kami haturkan kohadirat ALLAH SWT atas berbagai pelajaran dan kemanfaatan yang kami peroleh dari acara PECETIKA ini. Dan besar harapan kami semoga PECETIKA yang akan dating bisa terselenggara dengan lebih baik.amin…..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-6385281086103872370?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/6385281086103872370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/pecetika-1432-h-pemilihan-dai-remaja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6385281086103872370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6385281086103872370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/pecetika-1432-h-pemilihan-dai-remaja.html' title='PECETIKA 1432 H  (Pemilihan Da’i Remaja, Cerdas Cermat Islam, Tilawatil Qur’an dan Kaligrafi )'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-6004315052688414215</id><published>2011-06-15T08:54:00.002+07:00</published><updated>2011-08-02T21:48:31.791+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rohis'/><title type='text'>AMALIYAH IDUL ADHA 1432 H</title><content type='html'>Memang telat untuk membuat artikel ini dan mempublikasikannya di blog Rohis tercinta. Tapi tak apa, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali.&lt;br /&gt;Amaliyah Idul Adha 1432 H merupakan  progja tahunan pertama yang diselenggarakan oleh Rohis SMADHA periode 2010/2011. Kegiatan ini bertepatan pada tanggal 16 November 2010. Dari mulai ba’da maghrib tanggal 15 November 2010 amaliyah tersebut dimulai dengan kumandang takbir dan lantunan ayat suci Al-Qur’an  oleh para pengurus Rohis di Mushola At-tahrim SMA N 2 Purwokerto. Hingga larut malampun lantunan indah itu masih bergema menghiasi sunyinya petang. &lt;br /&gt;Setelah fajar mulai beranjak naik, hingga akhirnya waktu sholat Idul Adhapun tiba. Berbondong-bondonglah  para siswa-siswi SMADHA dan warga masyarakat di sekitar SMADHA menunaikan ibadah sunah Sholat Ied di halaman  SMA N 2 Purwokerto. Solat ied pun berlangsung lancar dan hikmat.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah  itu, amaliyah dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban. Satu ekor sapi dan tiga ekor kambing yang dikurbankan merupakan hasil iuran siswa-siswi SMADHA sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap masyarakat disekitar mereka serta sebagai sarana peningkatan ketaqwaan dan kepedulian sosial . Seperti yang kita tahu bahwa tujuan berkurban salah satunya adalah untuk berbagi kebahagiaan khususnya kepada warga yang kurang mampu. Oleh karena itu 1 ekor sapi tersebut di berikan ke Pondok Pesantren At-Taujeh Al-Islamy yang berlokasi di Leler, 2 ekor kambing diberikan ke warga  masyarakat sekitar SMADHA dan 1 ekor kambing sisanya dipotong di SMADHA.&lt;br /&gt;Akhirnya selesailah sudah Amaliyah Idul Adha 1432 H dengan lancar atas seizin ALLAH SWT. Walaupun masih ada berbagai kekurangan yang terjadi, tapi itu semua insyaALLAH akan menjadi pelajaran bagi kami dalam pelaksanaan berbagai kegiatan selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-6004315052688414215?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/6004315052688414215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/amaliyah-idul-adha-1432-h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6004315052688414215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/6004315052688414215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/amaliyah-idul-adha-1432-h.html' title='AMALIYAH IDUL ADHA 1432 H'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-8791428569511342893</id><published>2011-06-14T15:53:00.002+07:00</published><updated>2011-08-02T21:42:50.883+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifestyle'/><title type='text'>ISLAM ADALAH  PERATURAN HIDUP   YANG SEMPURNA</title><content type='html'>1.Islam  mengatur berbagai aspek kehidupan manusia baik di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, sosial dan lain-lain. Juga menggariskan metode yang benar dan tepat untuk memecahkan kesulitan dalam bidang-bidang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Islam berusaha mengatur kehidupan  manusia. Unsur pokok dalam hal ini adalah mengatur waktu. Islam merupakan satu-satunya ajaran yang paling kuat untuk dapat membahagiakan manusia di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3.Islam sebelum menjadi syari’at (peraturan Allah) adalah sebagai kepercayaan atau keyakinan (bahwa Allah adalah sembahan yang hak). Karena Rasul Allah memusatkan upayanya di Makkah terhadap hal tauhid, baru setelah hijrah ke Madinah, mendirikan negara dan menerapkan/mempraktekkan syari’at Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Islam menganjurkan untuk mencari ilmu pengetahuan dan kemajuan ilmu yang bermanfaat. Pada abad pertengahan muncul tokoh-tokoh ilmu modern dan ilmu agama dari kalangan Islam seperti Al-Haitami, Al-Bairuni dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Islam menghalkan harta yang diperoleh dengan cara yang halal yaitu yang tidak ada penindasan, penipuan serta mengutamakan harta yang halal itu hendaknya dimiliki oleh orang-orang shaleh, yang mau memberikan hartanya kepada orang kafir dan untuk perjuangan agar terealisir keadilan sosial di kalangan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasululloh Shallallahu'alaihi wasallam bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;نعم المال الصالح للمرء الصالح . صحيح رواه أحمد.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sebaik-baik harta ialah harta yang halal ntuk orang yang shaleh.” (riwayat Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang yang mengatakan bahwa tidak mungkin harta itu dicari dengan cara  yang halal saja. Pendapat ini tidak benar dan tidak mempunyai dasar sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Islam agama perjuangan dan mencari ketenangan hidup. Karenanya ia mewajibkan seorang muslim untuk mengorbankan harta dan jiwa untuk menegakkannya. Ia menghendaki agar manusia hidup tenang dalam naungan Islam dan lebih mementingkan urusan akhirat daripada dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.menghidupkan fikiran Islam yang bebas dalam batas-batas yang tidak bertentangan dengan norma-norma Islam seperti menghilangkan kebekuan berfikir dan membuang sisipan fikiran yang  menodai fikiran Islam yang murni dan menghalangi kemajuan umat Islam seperti masalah-masalah bid’ah, takhayul dan  hadits palsu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-8791428569511342893?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/8791428569511342893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/islam-adalah-peraturan-hidup-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/8791428569511342893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/8791428569511342893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/islam-adalah-peraturan-hidup-yang.html' title='ISLAM ADALAH  PERATURAN HIDUP   YANG SEMPURNA'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-5367594353442098747</id><published>2011-06-13T11:36:00.003+07:00</published><updated>2011-08-02T21:43:51.884+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifestyle'/><title type='text'>Dalam Islam, Facebook Itu Halal</title><content type='html'>PANGKAL PINANG, KOMPAS.com — Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr Abdul Halim MA, menyatakan, menggunakan situs facebook tidak dilarang dalam Islam karena untuk kemajuan kemaslahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Situs facebook itu halal dan pelarangan menggunakan situs persahabatan itu bertentangan dengan hukum Islam, karena manusia diberi kreativitas oleh Allah SWT untuk bisa memanfaatkan alam dan alat untuk kemajuan kemaslahatan," ujarnya di Pangkal Pinang, Bangka Belitung (Babel).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjelaskan, teknologi adalah sunatullah dan tidak ada yang bisa menghambatnya karena dia akan berjalan terus. Yang menjadi persoalan, menurut dia, bukan alat layanan atau facebook, tetapi orang yang memakai alat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class ="fullpost"&gt;"Tidak ada larangan memakai facebook karena itu dihalalkan dan pelarangan atau pengharaman terhadap facebook dalam artian alat adalah bertentangan dengan ajaran Islam," kata kandidat Ketua STAIN Syeh Abdurrahman Siddik Babel itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, ada sejumlah prinsip dalam agama yaitu harus bisa menjaga akal, tidak merusak agama, tidak merusak harta, dan tidak merusak keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, semua untuk kemaslahatan dibolehkan dalam Islam, termasuk penggunaan situs facebook. Yang tidak boleh adalah orang memanfaatkan alat itu untuk ke arah yang tidak baik," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyatakan tidak setuju ada ulama melarang menggunakan situs facebook karena lebih besar manfaatnya ketimbang mudharatnya dan dalam agama mengajarkan segala sesuatu itu adalah boleh, kecuali ada dalil yang secara nyata mengharamkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pelarangan menggunakan situs facebook sebenarnya juga bertentangan dengan sejarah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan bagaimana memanfaatkan teknologi," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, dampak negatif dari penggunaan situs facebook tidak mesti menjadi alasan untuk melarang situs itu dan menjadi tugas para ulama dan pemerintah mengarahkan alat itu menjadi sesuatu yang produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Facebook adalah teknologi yang tidak bisa dihambat perkembangannya dan tidak melanggar syariat Islam. Facebook juga bisa menjadi media dakwah. Facebook itu harus dimanfaatkan ke arah yang positif sehingga facebook bisa menjadi dunia nyata yang mendatangkan banyak manfaat," ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdi Susanto&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-5367594353442098747?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/5367594353442098747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/dalam-islam-facebook-itu-halal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5367594353442098747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/5367594353442098747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/dalam-islam-facebook-itu-halal.html' title='Dalam Islam, Facebook Itu Halal'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-559443217729083325</id><published>2011-06-13T11:31:00.004+07:00</published><updated>2011-08-02T21:44:53.675+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Ikhlas Dalam Beramal</title><content type='html'>Diriwayatkan dari Amir al-Mukminin (pemimpin kaum beriman) Abu Hafsh Umar bin al-Khattab radhiyallahu’anhu beliau mengatakan: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ مانوي . فمن كانت هجرته الي الله ورسوله فهجرته الي الله ورسوله ومن كانت هجرته لدنيا يصيبها أو امرأة ينكحها فهجرته إلي ما هاجر إليه&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat. Setiap orang hanya akan mendapatkan balasan tergantung pada niatnya. Barangsiapa yang hijrah karena cinta kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya akan sampai kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya karena menginginkan perkara dunia atau karena wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya (hanya) mendapatkan apa yang dia inginkan.” (HR. Bukhari [Kitab Bad'i al-Wahyi, hadits no. 1, Kitab al-Aiman wa an-Nudzur, hadits no. 6689] dan Muslim [Kitab al-Imarah, hadits no. 1907])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Faedah Hadits&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits yang mulia ini menunjukkan bahwa niat merupakan timbangan penentu kesahihan amal. Apabila niatnya baik, maka amal menjadi baik. Apabila niatnya jelek, amalnya pun menjadi jelek (Syarh Arba’in li an-Nawawi, sebagaimana tercantum dalam ad-Durrah as-Salafiyah, hal. 26).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah mengatakan, “Bukhari mengawali kitab Sahihnya [Sahih Bukhari] dengan hadits ini dan dia menempatkannya laiknya sebuah khutbah [pembuka] untuk kitab itu. Dengan hal itu seolah-olah dia ingin menyatakan bahwa segala amal yang dilakukan tidak ikhlas karena ingin mencari wajah Allah maka amal itu akan sia-sia, tidak ada hasilnya baik di dunia maupun di akhirat.” (Jami’ al-’Ulum, hal. 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu as-Sam’ani rahimahullah mengatakan, “Hadits tersebut memberikan faedah bahwa amal-amal non ibadat tidak akan bisa membuahkan pahala kecuali apabila pelakunya meniatkan hal itu dalam rangka mendekatkan diri [kepada Allah]. Seperti contohnya; makan -bisa mendatangkan pahala- apabila diniatkan untuk memperkuat tubuh dalam melaksanakan ketaatan.” (Sebagaimana dinukil oleh al-Hafizh Ibnu Hajar di dalam Fath al-Bari [1/17]. Lihat penjelasan serupa dalam al-Wajiz fi Idhah Qawa’id al-Fiqh al-Kulliyah, hal. 129, ad-Durrah as-Salafiyah, hal. 39-40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Hajar rahimahullah menerangkan, hadits ini juga merupakan dalil yang menunjukkan tidak bolehnya melakukan suatu amalan sebelum mengetahui hukumnya. Sebab di dalamnya ditegaskan bahwa amalan tidak akan dinilai jika tidak disertai niat [yang benar]. Sementara niat [yang benar] untuk melakukan sesuatu tidak akan benar kecuali setelah mengetahui hukumnya (Fath al-Bari [1/22]).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Macam-Macam Niat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah niat meliputi dua hal; menyengaja melakukan suatu amalan [niyat al-'amal] dan memaksudkan amal itu untuk tujuan tertentu [niyat al-ma'mul lahu].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud niyatu al-’amal adalah hendaknya ketika melakukan suatu amal, seseorang menentukan niatnya terlebih dulu untuk membedakan antara satu jenis perbuatan dengan perbuatan yang lain. Misalnya mandi, harus dipertegas di dalam hatinya apakah niatnya untuk mandi biasa ataukah mandi besar. Dengan niat semacam ini akan terbedakan antara perbuatan ibadat dan non-ibadat/adat. Demikian juga, akan terbedakan antara jenis ibadah yang satu dengan jenis ibadah lainnya. Misalnya, ketika mengerjakan shalat [2 raka'at] harus dibedakan di dalam hati antara shalat wajib dengan yang sunnah. Inilah makna niat yang sering disebut dalam kitab-kitab fikih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan niyat al-ma’mul lahu maksudnya adalah hendaknya ketika beramal tidak memiliki tujuan lain kecuali dalam rangka mencari keridhaan Allah, mengharap pahala, dan terdorong oleh kekhawatiran akan hukuman-Nya. Dengan kata lain, amal itu harus ikhlas. Inilah maksud kata niat yang sering disebut dalam kitab aqidah atau penyucian jiwa yang ditulis oleh banyak ulama salaf dan disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di dalam al-Qur’an, niat semacam ini diungkapkan dengan kata-kata iradah (menghendaki) atau ibtigha’ (mencari). (Diringkas dari keterangan Syaikh as-Sa’di dalam Bahjat al-Qulub al-Abrar, sebagaimana tercantum dalam ad-Durrah as-Salafiyah, hal. 36-37 dengan sedikit penambahan dari Jami’ al-’Ulum oleh Ibnu Rajab hal. 16-17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentingnya Ikhlas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Allah yang menciptakan kematian dan kehidupan dalam rangka menguji kalian; siapakah di antara kalian orang yang terbaik amalnya.” (QS. al-Mulk: 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;al-Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah menafsirkan makna ‘yang terbaik amalnya’ yaitu ‘yang paling ikhlas dan paling benar’. Apabila amal itu ikhlas namun tidak benar, maka tidak akan diterima. Begitu pula apabila benar tapi tidak ikhlas, maka juga tidak diterima. Ikhlas yaitu apabila dikerjakan karena Allah. Benar yaitu apabila di atas sunnah/tuntunan (Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam Hilyat al-Auliya’ [8/95] sebagaimana dinukil dalam Tajrid al-Ittiba’ fi Bayan Asbab Tafadhul al-A’mal, hal. 50. Lihat pula Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu saat sampai berita kepada Abu Bakar tentang pujian orang-orang terhadap dirinya. Maka beliau pun berdoa kepada Allah, “Ya Allah. Engkau lah yang lebih mengetahui diriku daripada aku sendiri. Dan aku lebih mengetahui diriku daripada mereka. Oleh sebab itu ya Allah, jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka kira. Dan janganlah Kau siksa aku karena akibat ucapan mereka. Dan ampunilah aku dengan kasih sayang-Mu atas segala sesuatu yang tidak mereka ketahui.” (Kitab Az Zuhd Nu’aim bin Hamad, dinukil dari Ma’alim fi Thariq Thalabil ‘Ilmi, hal. 119)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutharrif bin Abdullah rahimahullah mengatakan, “Baiknya hati dengan baiknya amalan, sedangkan baiknya amalan dengan baiknya niat.” (Sebagaimana dinukil oleh Ibnu Rajab dalam Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 19). Ibnu al-Mubarak rahimahullah mengatakan, “Betapa banyak amal kecil menjadi besar karena niat. Dan betapa banyak pula amal besar menjadi kecil gara-gara niat.” (Sebagaimana dinukil oleh Ibnu Rajab dalam Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ulama yang mulia dan sangat wara’ (berhati-hati) Sufyan Ats Tsauri rahimahullah berkata, “Tidaklah aku menyembuhkan sesuatu yang lebih sulit daripada niatku.” (Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim, dinukil dari Ma’alim fii Thariq Thalabil ‘Ilmi, hal. 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu ketika sampai berita kepada Imam Ahmad bahwa orang-orang mendoakan kebaikan untuknya, maka beliau berkata, “Semoga saja, ini bukanlah bentuk istidraj (yang membuatku lupa diri).” (Siyar A’lamin Nubala’, dinukil dari Ma’alim fii Thariq Thalabil ‘Ilmi, hal. 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula ketika salah seorang muridnya mengabarkan pujian orang-orang kepada beliau, maka Imam Ahmad mengatakan kepada si murid, “Wahai Abu Bakar. Apabila seseorang telah mengenali hakikat dirinya sendiri maka ucapan orang tidak akan berguna baginya.” (Siyar A’lamin Nubala’, dinukil dari Ma’alim fii Thariq Thalabil ‘Ilmi, hal. 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ad Daruquthni rahimahullah mengatakan, “Pada awalnya kami menuntut ilmu bukan semata-mata karena Allah, akan tetapi ternyata ilmu enggan sehingga menyeret kami untuk ikhlas dalam belajar karena Allah.” (Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim, dinukil dari Ma’alim fii Thariq Thalabil ‘Ilmi, hal. 20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy Syathibi rahimahullah mengatakan, “Penyakit hati yang paling terakhir menghinggapi hati orang-orang salih adalah suka mendapat kekuasaan dan gemar menonjolkan diri.” (Al I’tisham, dinukil dari Ma’alim fii Thariq Thalabil ‘Ilmi, hal. 20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam biografi Ayyub As Sikhtiyani disebutkan oleh Syu’bah bahwa Ayyub mengatakan, “Aku sering disebut orang, namun aku tidak senang disebut-sebut.” (Siyar A’lamin Nubala’, dinukil dari Ma’alim fii Thariq Thalabil ‘Ilmi, hal. 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ulama mengatakan, “Orang yang benar-benar berakal adalah yang mengenali hakikat dirinya sendiri serta tidak terpedaya oleh pujian orang-orang yang tidak mengerti hakikat dirinya” (Dzail Thabaqat Hanabilah, dinukil dari Ma’alim fi Thariq Thalabil ‘Ilmi, hal. 118)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Tahun ibarat sebatang pohon sedangkan bulan-bulan adalah cabang-cabangnya, jam-jam adalah daun-daunnya dan hembusan nafas adalah buah-buahannya. Barang siapa yang pohonnya tumbuh di atas kemaksiatan maka buah yang dihasilkannya adalah hanzhal (buah yang pahit dan tidak enak dipandang, pent) sedangkan masa untuk memanen itu semua adalah ketika datangnya Yaumul Ma’aad (kari kiamat). Ketika dipanen barulah akan tampak dengan jelas buah yang manis dengan buah yang pahit. Ikhlas dan tauhid adalah ’sebatang pohon’ di dalam hati yang cabang-cabangnya adalah amal-amal sedangkan buah-buahannya adalah baiknya kehidupan dunia dan surga yang penuh dengan kenikmatan di akherat. Sebagaimana buah-buahan di surga tidak akan akan habis dan tidak terlarang untuk dipetik maka buah dari tauhid dan keikhlasan di dunia pun seperti itu. Adapun syirik, kedustaan, dan riya’ adalah pohon yang tertanam di dalam hati yang buahnya di dunia adalah berupa rasa takut, kesedihan, gundah gulana, rasa sempit di dalam dada, dan gelapnya hati, dahttp://www.blogger.com/img/blank.gifn buahnya di akherat nanti adalah berupa buah Zaqqum dan siksaan yang terus menerus. Allah telah menceritakan kedua macam pohon ini di dalam surat Ibrahim.” (Al Fawa’id, hal. 158).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Prof. Dr. Ibrahim ar-Ruhaili hafizhahullah mengatakan, “Ikhlas dalam beramal karena Allah ta’ala merupakan rukun paling mendasar bagi setiap amal salih. Ia merupakan pondasi yang melandasi keabsahan dan diterimanya amal di sisi Allah ta’ala, sebagaimana halnya mutaba’ah (mengikuti tuntunan) dalam melakukan amal merupakan rukun kedua untuk semua amal salih yang diterima di sisi Allah.” (Tajrid al-Ittiba’ fi Bayan Asbab Tafadhul al-A’mal, hal. 49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Ari Wahyudi&lt;br /&gt;&lt;a href="http://muslim.or.id"&gt;Artikel www.muslim.or.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-559443217729083325?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/559443217729083325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/ikhlas-dalam-beramal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/559443217729083325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/559443217729083325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/ikhlas-dalam-beramal.html' title='Ikhlas Dalam Beramal'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-9101561850190250473</id><published>2011-06-08T16:55:00.005+07:00</published><updated>2011-08-02T21:48:02.388+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rohis'/><title type='text'>7 Pengurus ROHIS  Bersiap Persembahkan  Medali OPSI 2011  Untuk SMADHA Tercinta</title><content type='html'>Seakan tak mau kalah, 7 orang Pengurus ROHIS SMADHA pun berusaha mengukir prestasi seperti 5 orang pengurus lain yang sedang berjuang dalam Olimpiade Science Provinsi(OSP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya semangat fastabikulkhoirot(berlomba-lomba dalam kebaikan) sudah mendarah daging pada diri para Pengurus ROHIS SMADHA. setelah UKK (Ulangan Kenaikan Kelas)selesai mereka segera mulai merancang penelitiannnya untuk diikut sertakan dalam Olimpiade Penelitian Siswa Nasional (OPSI) 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jumlah Tim yang rencananya akan dikirimkan oleh SMADHA untuk mengikuti OPSI 2011 adalah 5 tim yang seluruhnya berjumlah 10 orang(2 orang setiap tim). Kebanyakan dari mereka adalah SMADHA'S Young Researcher yang sudah berprestasi baik ditingkat Provinsi maupun Nasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu Pengurus ROHIS yang mengikuti lomba ini adalah Ketua Umum ROHIS SMADHA yaitu  Akhi Mokhamad Ali Zaenal Abidin yang juga pernah menjadi JUARA 1 Lomba Karya  Ilmiah Remaja bidang Teknologi Tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan karyanya yang berjudul "Rancang Bangun Alat Pengering Sederhana Energi Surya untuk Mempelajari Laju Kehilangan Air Pada Irisan Pisang Selama Proses Pengeringan" yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi JATENG. Dia juga merupakan Finalis Indonesian Science Project Olimpyad 2011 di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu Pengurus ROHIS lainnya yaitu BKDPR Umum Akhwat yang bernama Agustin Nurul Fahmawati  yang juga pernah menjadi Juara 1 Lomba Inovasi Pelajar Tingkat Nasional(LIP)2011 yang diselenggarakan Institut Pertanian Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti Merisa Dyah Shavitri yang  merupakan peraih JUARA 2 LKIR UNDIP 2011 Tingkat Provinsi Jawa Tengah juga akan turut berjuang dalam lomba ini. Dan keempat pengurus lainnya yaitu Ukhti Deni Muslifah, Ukhti Zahrotunnisa, Ukhti Sakti Silla Jayanti dan Akhi Galih Nur Ardiansyah pun akan turut berjuang. Semoga seluruh duta SMADHA dalam OPSI 2011 berhasil mengharumkan nama baik SMA NEGERI 2 PURWOKERTO di kancah Nasional dengan membawa banyak Medali....amin&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-9101561850190250473?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/9101561850190250473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/7-pengurus-rohis-bersiap-persembahkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/9101561850190250473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/9101561850190250473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/7-pengurus-rohis-bersiap-persembahkan.html' title='7 Pengurus ROHIS  Bersiap Persembahkan  Medali OPSI 2011  Untuk SMADHA Tercinta'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-7134288542665301978</id><published>2011-06-08T16:30:00.003+07:00</published><updated>2011-08-02T21:47:45.361+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IPTEK'/><title type='text'>Mesjid di Tepi Barat Palestina Dibakar Pelaku menuliskan "Label Harga" dalam bahasa ibrani di tembok mesjid.</title><content type='html'>VIVAnews - Sebuah masjid di desa El-Mughayer di Tepi Barat, Palestina, dibakar pada Selasa, 7 Juni 2011. Si pembakar menuliskan grafiti dalam huruf Ibrani di salah satu dindingnya, sebagaimana dilansir kantor berita Associated Press.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala desa, Faraj Al-Nassan, mengatakan bahwa pelaku pada dini hari membakar sebuah ban di dalam masjid dan apinya merambat ke sajadah dan karpet. Untungnya, warga yang hendak solat subuh berhasil memadamkan api yang belum sempat membakar seluruh mesjid tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab, namun kecurigaan dialamatkan kepada para pemukim Yahudi. Alasannya, tindakan serupa pernah mereka  lakukan. Dulu mereka juga menuliskan grafiti bahasa Ibrani yang artinya "Label Harga, Aley Ayin" di tembok mesjid yang mereka bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;'Label harga' adalah praktek penyerangan pemukim Yahudi terhadap warga Palestina sebagai pembalasan atas operasi pemerintah Israel terhadap mereka. Aley Ayin adalah pos pemukim ilegal kecil yang dievakuasi oleh pasukan keamanan pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengecam aksi ini dan menyebutnya sebagai aksi provokasi yang keji. Amerika Serikat, dilansir dari laman Jerusalem Post, juga mengecam aksi pembakaran dan vandalisme terhadap masjid ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Insiden semacam ini secara nyata telah merusak usaha perdamaian yang komperehensif di wilayah tersebut." kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami menyerukan kepada pemerintah Israel untuk menyelidiki serangan ini dan menyeret pelaku ke pengadilan, dan kepada semua pihak untuk tetap tenang," tambahnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-7134288542665301978?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/7134288542665301978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/mesjid-di-tepi-barat-palestina-dibakar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/7134288542665301978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/7134288542665301978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/06/mesjid-di-tepi-barat-palestina-dibakar.html' title='Mesjid di Tepi Barat Palestina Dibakar Pelaku menuliskan &quot;Label Harga&quot; dalam bahasa ibrani di tembok mesjid.'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-934575768224149346</id><published>2011-05-22T22:22:00.003+07:00</published><updated>2011-06-07T18:27:25.280+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rohis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>5 Pengurus ROHIS 2010/2011 Bersiap Menuju OSP 2011</title><content type='html'>Alhamdulillahirabbil'alamiin, pengorbanan yang dilakukan siswa-siswi SMA Negeri 2 Purwokerto yang tergabung dalam grup COSCODA atau grup khusus anak-anak OSN (wuzeze, canggih mameeennn) tidaklah sia-sia. Setelah bertempur di tingkat Kabupaten Banyumas tanggal 10 dan 11 Mei 2011 lalu, kini 5 orang pengurus ROHIS yang dinyatakan lolos ke OSP (Olimpiade Sains Propinsi) akan bersiap-siap melanjutkan pertempuran pada tanggal 7 dan 8 Juni 2011 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berkurang dari kuota tahun lalu yang memberangkatkan 4 orang peringkat teratas dalam OSK (Olimpiade Sains Kabupaten), tahun ini Kabupaten Banyumas mengirimkan 3 orang peringkat teratas berdasarkan hasil seleksi yang telah dilakukan ke Jawa Tengah dengan membawa nama baik Banyumas. Yaitu, akhi Beni Setiaji (Astronomi), akhi Danang Jefri M (Ekonomi), ukhti Chandra Ayu W (Fisika), ukhti Husna Muizzati S (Fisika), dan ukhti Vita Arfiana NF (TIK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun jumlah pengurus ROHIS yang berangkat ke OSP berkurang dari jumlah yang berangkat tahun lalu, tetapi semoga saja kelima-limanya mampu membawa pulang emas. Amiin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-934575768224149346?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/934575768224149346/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/05/5-pengurus-rohis-20102011-bersiap.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/934575768224149346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/934575768224149346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/05/5-pengurus-rohis-20102011-bersiap.html' title='5 Pengurus ROHIS 2010/2011 Bersiap Menuju OSP 2011'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-3805679683487910009</id><published>2011-05-22T21:47:00.004+07:00</published><updated>2011-05-22T22:21:11.785+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rohis'/><title type='text'>Dari Curcol hingga DASA RODA</title><content type='html'>Ini bukan blog pribadi sih ya, jadi bingung deh mau diisi apa.&lt;br /&gt;Nyari artikel juga susah padahal cuma nyari, masalahnya belum tentu juga artikel yang ditemuin bagus dan menarik, ataupun aktual, ataupun tajam, ataupun terpercaya (acara berita mbok jere).&lt;br /&gt;Nyari artikel yang bagus di mana ya?&lt;br /&gt;Duh ini malah jadi curhat sih gimana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, sedikit saja mengulas kegiatan ROHIS SMA Negeri 2 Purwokerto hari ini. Setelah acara rutin PAP (Pengajian Ahad Pagi) tadi pagi (22/05/11) yang dihadiri oleh (seharusnya) semua siswa-siswi muslim kelas XI, pengurus ROHIS kelas XI mengadakan rapat mengenai re-organisasi yang Insya Allah akan dilaksanakan pada bulan Ramadhan tahun ini. Susunan panitia sudah dibentuk dan pembagian tugasnyapun sudah dilakukan. Semoga saja semuanya lancar. Amiin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class ="fullpost"&gt;Dalam waktu dekat ini juga, ROHIS Smadha akan mengadakan lomba intern SMA Negeri 2 Purwokerto, yaitu DASA RODA. Wedew, apaan tuh DASA RODA? Lomba balapan apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoho, bukan ternyata. DASA RODA adalah Budaya Bahasa Rohis Smadha. Haha, keren ya namanya. Di sini, seluruh kelas di SMA Negeri 2 Purwokerto akan mewakilkan lebih dari satu anggota kelasnya untuk mengikuti 4 macam lomba, yakni menulis cerpen islami, menulis esai islami, lomba cipta dan baca puisi islami, serta lomba orator muslim. Tahun ini adalah tahun pertama penyelenggaraan DASA RODA yang bertemakan "Nafas Islam dalam Bahasa". Wawawawaw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengumpulan naskah paling lambat tanggal 23 Mei 2011 dan pelaksanaan final cipta dan baca puisi islami serta orator muslim akan dilakukan pada 28 Mei 2011 Sabtu depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ROHIS Smadha berharap DASA RODA yang pertama ini banyak peminatnya dan sukses berat. Amiin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-3805679683487910009?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/3805679683487910009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/05/dari-curcol-hingga-dasa-roda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3805679683487910009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/3805679683487910009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/05/dari-curcol-hingga-dasa-roda.html' title='Dari Curcol hingga DASA RODA'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-8592411207831314824</id><published>2011-03-16T20:24:00.003+07:00</published><updated>2011-06-07T18:27:46.518+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><title type='text'>Qur'an In Word</title><content type='html'>Sob, gan, langsung disedot aja ya.. Deskripsi menyusul, yang penting &lt;a href="http://www.indowebster.com/Setup_Quran_in_Word.html"&gt;DOWNLOAD HERE&lt;/a&gt;..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-8592411207831314824?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/8592411207831314824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/03/quran-in-word.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/8592411207831314824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/8592411207831314824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/03/quran-in-word.html' title='Qur&apos;an In Word'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-203394998114638568</id><published>2011-03-16T18:11:00.005+07:00</published><updated>2011-06-07T18:28:09.418+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rohis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>From Madura With Love</title><content type='html'>Belum lama, teman-teman pengurus ROHIS beserta beberapa siswa-siswi SMA Negeri 2 Purwokerto lainnya melakukan Tadzabbur Alam ke Madura, Gresik, Lamongan, Tuban, Demak, dan sekitarnya. Kami menziarahi makam-makam para wali dan sungguh mendapatkan pengalaman yang begitu berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Check it out, Gan!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kami berkumpul pada pukul 15.30 di sekolah tercinta, SMA Negeri 2 Purwokerto. Namun kami tak kunjung berangkat karena ada yang belum hadir, sehingga akhirnya kami berangkat sekitar pukul 16.30. Setelah berdoa yang dipimpin oleh Pak Daud Buang, perjalanan dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana langsung ramai terutama di kelompok tengah ke belakang yang didominasi oleh Nabila Syarifah Jamilah, Zahrotun Nisa, Shofia Suparti, Amita Maharani, Dwi Cahya Pramanda, Abimanyu Putra Raharja, dan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami singgah di RM Pelangi (di mana ya tepatnya??) untuk shalat Maghrib dan Isya' secara jama' serta makan malam. Setelah dari sana, kami langsung menuju Jawa Timur dalam balutan gelapnya malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(to be continued)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-203394998114638568?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/203394998114638568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/03/from-madura-with-love.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/203394998114638568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/203394998114638568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/03/from-madura-with-love.html' title='From Madura With Love'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-4396921247726362960</id><published>2011-02-21T22:50:00.002+07:00</published><updated>2011-03-16T20:21:12.381+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Spidol Lebih Berbahaya Ketimbang Kapur Tulis</title><content type='html'>Merry Wahyuningsih - detikHealth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, Zaman sekarang sekolah-sekolah tampaknya lebih memilih untuk menggunakan spidol dan papan tulis putih (whiteboard) ketimbang kapur tulis yang berdebu. Tapi tahukah Anda bahwa kapur tulis lebih aman ketimbang spidol?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapur tulis sudah sangat jarang digunakan di sekolah-sekolah yang ada di perkotaan, meski masih banyak digunakan di sekolah yang ada di pedesaan karena harganya yang lebih murah. Kapur tulis sering dianggap kotor dan berdebu, juga dianggap dapat membahayakan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Namun pada dasarnya bahan dasar kapur tulis tidaklah beracun. Kapur tulis standar yang digunakan di kelas pada umumnya terbuat dari kalsium karbonat, yaitu bentuk olahan dari batu kapur alam, seperti dilansir Educationinsight, Jumat (18/2/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang untuk beberapa orang yang menderita asma atau masalah pernapasan seperti batuk, debu dari kapur tulis bisa menjadi alergen atau pemicu kambuhnya penyakit, yang ditandai dengan gejala batuk, mengi, sesak dada dan sesak napas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini karena partikel kapur tulis yang tergolong besar (sehingga masih terlihat beterbangan di ruangan) tersaring oleh filter pertama pada sistem pernapasan manusia, yaitu bulu hidung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partikel kapur tulis tersebut tidak masuk ke dalam paru-paru namun tertahan oleh bulu hidung, sehingga untuk beberapa orang debu kapur tulis bisa menyebabkan reaksi bersin dan batuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan spidol yang dianggap bersih, tak berdebu dan aman ternyata mengandung bahan kimia yang disebut xylene, yaitu bahan kimia yang menimbulkan aroma khas pada spidol dan juga banyak digunakan pada cat, thinner dan pernis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Xylene adalah bahan kimia beracun yang ditemukan pada banyak barang-barang rumah tangga. Bahan kimia ini merupakan salah satu dari 30 bahan kimia yang diproduksi di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partikelnya yang kecil paling mungkin memasuki tubuh ketika dihirup. Menghirup racun dalam spidol dapat memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang. Bahan kimia ini dapat menimbulkan gejala inhalasi mirip ketika orang menggunakan obat penenang atau alkohol, yang efeknya bisa bertahan hingga 15 sampai 45 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil studi yang dikutip dari Toxicological Profile for Xylene, Agency for Toxic Substances and Disease Registry, efek jangka pendek dari xylene bisa mengganggu pernapasan, pusing, sakit kepala dan kehilangan memori jangka pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan efek jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dan kerusakan hati, ginjal dan sistem saraf pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa merek spidol juga mengandung propyl alcohol yang tidak terlalu beracun tetapi dapat mengiritasi mata, hidung dan tenggorokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi bahaya tersebut, sebaiknya jangan gunakan spidol dengan jarak dekat atau dalam jangka waktu yang lama. Juga jangan dengan sengaja menghirup spidol dan batasi penggunaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ventilasi ruangan yang baik, segera mencuci tangan dan sering-sering bernapas dalam udara yang segar dapat mengurangi dampak dan bahaya dari debu kapur tulis dan juga partikel spidol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(mer/ir) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapted from :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://health.detik.com/read/2011/02/18/072652/1573363/763/spidol-lebih-berbahaya-ketimbang-kapur-tulis"&gt;detikHealth&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-4396921247726362960?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/4396921247726362960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/02/spidol-lebih-berbahaya-ketimbang-kapur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/4396921247726362960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/658090714186377029/posts/default/4396921247726362960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/02/spidol-lebih-berbahaya-ketimbang-kapur.html' title='Spidol Lebih Berbahaya Ketimbang Kapur Tulis'/><author><name>Rohis Smadha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07615107384309579646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SQ9Uzh8P9h4/St2EMkHP-zI/AAAAAAAAAAM/zfow4x1-bUk/S220/LOGO.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-658090714186377029.post-7485633927068332943</id><published>2011-02-14T01:26:00.004+07:00</published><updated>2011-02-14T01:31:03.903+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Tema Acara Maulid Nabi Muhammad SAW 2011</title><content type='html'>Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perayaan Maulid Nabi diperkirakan pertama kali diperkenalkan oleh Abu Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, di Irak pada masa pemerintahan Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1138-1193). Adapula yang berpendapat bahwa idenya justru berasal dari Sultan Salahuddin sendiri. Tujuannya adalah untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam Perang Salib melawan pasukan Kristen Eropa dalam upaya memperebutkan kota Yerusalem dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat muslim di Indonesia umumnya menyambut Maulid Nabi dengan mengadakan perayaan-perayaan keagamaan seperti pembacaan shalawat nabi, pembacaan syair Barzanji dan pengajian. Menurut penanggalan Jawa bulan Rabiul Awal disebut bulan Mulud, dan acara Muludan juga dirayakan dengan perayaan dan permainan gamelan Sekaten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian masyarakat muslim Sunni dan Syiah di dunia merayakan Maulid Nabi. Muslim Sunni merayakannya pada tanggal 12 Rabiul Awal sedangkan muslim Syiah merayakannya pada tanggal 17 Rabiul Awal, yang juga bertepatan dengan ulang tahun Imam Syiah yang keenam, yaitu Imam Ja’far ash-Shadiq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maulid dirayakan pada banyak negara dengan penduduk mayoritas Muslim di dunia, serta di negara-negara lain di mana masyarakat Muslim banyak membentuk komunitas, contohnya antara lain di India, Britania, dan Kanada.   Arab Saudi adalah satu-satunya negara dengan penduduk mayoritas Muslim yang tidak menjadikan Maulid sebagai hari libur resmi. Partisipasi dalam ritual perayaan hari besar Islam ini umumnya dipandang sebagai ekspresi dari rasa keimanan dan kebangkitan keberagamaan bagi para penganutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa kaum ulama yang berpaham Salafi dan Wahhabi yang tidak merayakannya karena menganggap perayaan Maulid Nabi merupakan sebuah bid’ah, yaitu kegiatan yang bukan merupakan ajaran Nabi Muhammad SAW. Mereka berpendapat bahwa kaum muslim yang merayakannya keliru dalam menafsirkannya sehingga keluar dari esensi kegiatannya. Namun demikian, terdapat pula ulama yang berpendapat bahwa peringatan Maulid Nabi bukanlah hal bid’ah, karena merupakan pengungkapan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.  (Many thanks to www.wikipedia.org)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapted from : &lt;a href="http://saddamzikri.wordpress.com/2011/02/10/tema-acara-maulid-nabi-muhammad-saw-2011/"&gt;Anti-GapTek&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/658090714186377029-7485633927068332943?l=rohissmadha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rohissmadha.blogspot.com/feeds/7485633927068332943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rohissmadha.blogspot.com/2011/02/tema-acara-maulid-nabi-muhammad-saw.html#comment-form' title='1
