14 December 2011

MANFAAT GERAKAN DALAM SHOLAT

  • Sujud Bikin Cerdas
Shalat adalah amalan ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. Namun, pernahkah terpikirkan manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah menjadikan shalat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit!

Saat seorang hamba telah cukup syarat untuk mendirikan salat, sejak itulah ia mulai menelisik makna dan manfaatnya. Sebab salat diturunkan untuk menyempurnakan fasilitasNya bagi kehidupan manusia. Setelah sekian tahun menjalankan salat, sampai di mana pemahaman kita mengenainya?

TAKBIRATUL IHRAM
Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.
Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

RUKUK
Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

I'TIDAL
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Ftidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.

SUJUD
Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma'ninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir.
Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

DUDUK
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iffirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.

SALAM
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.

BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar-dalam.

PACU KECERDASAN
Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa? Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak.
Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.

Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

PERINDAH POSTUR
Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan.
Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.

MUDAHKAN PERSALINAN
Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).

PERBAIKI KESUBURAN
Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.

Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

AWET MUDA
Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.

Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada keÃ,kencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah penÃ,tingnya, gerakan ini menghinÃ,darkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.
--

13 December 2011

Media Dakwah Islam

Saat ini kita terjebak dalam era yang sangat membingungkan. Zaman yang saya namai sebagai “Era si Genius Dungu”. Well, seperti yang kita tau sekarang semuanya serba canggih. Apa saja yang kita butuhkan dapat terpenuhi, terakses dengan cepat. Siapa yang bisa memungkiri? Kecuali anda hidup di pelosok pedesaan, tidak mengikuti IPTEK, dan tidak-mau-tau-apapun. Okey, mari sebut ini sebagai jenius (mengingat perkembangan yang cukup cepat dari kereta kuda menjadi kereta disel). Dan dungunya, bagaimana mungkin kita lupa bahwa itu semua dari Allah? Kekuasaan Allah? Kita terlalu sibuk dan asyik pada “milik”-Nya. Terlena oleh logika, sehingga Zat tidak tampak yang selalu mengasihi kita siang malam terabaikan, terlupakan. Bahkan tidak lagi dipercaya. Nauzubillah…

Dan pada zaman yang sudah terbolak-balik ini, dakwah bukanlah perkara mudah. Saat ini, banyak generasi muda yang percaya-gak percaya dengan apa yang disampaikan oleh para ulama. Lalu mereka bisa tahu berbagai hukum dan aturan-aturan Islam dari mana? Salah satu teman saya menceletuk dengan santai saat saya mendiskusikan hal ini dengannya, “Al-Quran dan Hadis.” Ah, jawaban naif. Mana mungkin anak zaman sekarang mau buka al-Quran dan hadis? Tapi kabar baik dari sikap acuh tak acuh ini, mereka jadi tidak mudah terjerumus dalam berbagai aliran yang tidak bertanggung jawab. Yah, setidaknya ada sisi positifnya. Sedikiiitt..

Lalu bagaimana cara dakwah yang pas pada era ketika telinga ditulikan saat mendengar ceramah atau kajian agama? Saya akan menjawab dengan mantap, dengan cara visual. Generasi kita butuh contoh. Generasi kita butuh teladan, hal yang bisa ditiru, dibuktikan secara real, bukan hanya kalimat menggebu-gebu penuh dalil. Bukan maksud saya mengatakan bahwa saya tidak setuju atau kontra dengan metode pengajian dan sebagainya. Tapi khususnya untuk para remaja, mereka terlebih dahulu membutuhkan teladan sehingga saat mereka mendengarkan kajian atau ceramah, mereka tidak beranggapan itu nonsense, naif, atau “Dimulai dari lo sendiri deh, ustadz.”

Selain itu, menurut hasil pengamatan saya, generasi kita adalah generasi yang mudah bosan. Na’asnya bosan di sini terutama dalam hal yang berbau positif. Misalnya bosan jika disuruh sholat tepat waktu, bosan jika disuruh baca al-Quran (tapi jika disodori novel Twilight setebal bantal langsung dilahap, dan gak bosan-bosan), bosan disuruh belajar, bahkan bosan sekolah. Jika sekolah yang menyenangkan (mendapat ilmu baru setiap harinya, bertemu teman-teman, diberi uang saku, bisa bertemu si dia, dan sebagainya) saja generasi kita bisa mengalami kejenuhan, apalagi mendengarkan ceramah dimana mereka pasif? Hanya duduk dan mendengarkan? Melihat seseorang tampil di depan umum bergelagat seperti pendakwah saja sudah membuat kaum remaja bosan. Sinyal-sinyal, ‘Hei, aku mau berdakwah nih!’ tidak butuh waktu lama untuk membuat remaja ingin lari. Kita butuh sesuatu yang baru untuk dakwah, sesuatu yang menyenangkan. Misalnya bagi pendakwah harus pintar-pintar mengawali dakwahnya supaya tidak terkesan membosankan dari awal juga menarik perhatian audiens. Contoh saja Pak Solikhin yang pintar membuat suara-suara unik dan senda gurau tapi tanpa mengesampingkan tujuan dakwahnya. Atau gunakan metode membiarkan mereka sendiri yang mengolah bahan mentah yang kita berikan. Seperti mengajak menonton film yang bernafaskan Islam seperti My Name is Khan, atau film bergender pendidikan seperti 3 Idiot, atau melalui novel-novel. Dari situ nanti, kita membantu mereka mengolah info atau bahan yang mereka saksikan atau dapatkan. Sehingga, generasi kita tidak merasa jenuh, dan dakwah juga lebih mudah.// oleh Atsmarina Widyadhari

04 December 2011

Tahun baruan, yuk !

Udah jadi tradisi negara kita merayakan tahun baru masehi. Disana-sini pada niup terompet, nyalain kembang api de el el. Memang buat kita umat muslim ga wajib merayakan tahun baru hijriyah apalagi tahun baru masehi. Malah menurut beberapa pihak merayakan tahu baru = dosa. Allah SWT juga berfirman :

اللهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ وَفَرِحُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَاالْحَيَاةُ الدُّنْيَا فِي اْلأَخِرَةِ إِلاَّ مَتَاعٌ

Dan mereka (orang-orang kafir) berbangga-bangga dengan kehidupan dunianya, padahal tidaklah kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, kecuali hanyalah kesenangan (yang sedikit).” (Q.s. Ar-Ra’d: 26)

Naah , jadi bagaimana menurut kalian ?. sebetulnya gak apa sih kita rayain tahun baru ini .. asal cara kita ngerayain diubah dikiit aja .. mau tau ? cekidoot !

Ini nih cara kita umat islam ngerayain tahun baru :

1. Berbagi kebahagiaan bersama orang lain

Tahun baru bukan ajang menguras dompet mas n mba bro ! dompet kalian yang tebel itu malah seketika menipis ketika kalian memilih hura-hura buat ngerayain tahun baru dan musti terlunta-lunta waktu tahun baru habis. Mendingan tahun baru kita isi dengan saling berbagi dan bahagia sama-sama. Apa sih yang bisa bikin kita lebih bahagia dari berbagi sama orang lain ? bukan nguras duit, kita bisa dapet rizki yang berlipat. Apapun itu, berbagi maknan, berbagi coklat, permen. Gak harus yang mihil-mihil kok ! kebahagiaan bukan dari barangnya tapi dari kebersamaan dan keikhlasannya. jadi, bagilah apa yang bisa kalian bagi (menurut ana). Hehe

2. Ngaji (lebih seru bareng temen2 )

Seperti yang udah disebutin diatas, beberapa pihak nganggep tahun baruan = dosa. Bisa gak sih kita sulap aja tuh kata dosa jadi “pahala yang banyaaaaak banget”. Of course bisa ! jalan buat dapet pahala itu banyak banget . salah satunya yaa ngaji, bayangin .. betapa indahnya kalo nunggu detik-detik tahun baru itu pake ngaji, bareng temen-temen lagi..dijamin di hari tahun baru itu lebih bermakna dan berpahala, hehe. Itung-itung nabung buat akhirat. Kalian bisa bangga dikit pas di akhirat ditanya “apa yang kamu lakuin semasa tahun baru di dunia?” (kayaknya gak ada pertanyaan kayak gitu deh, tapi siapa tau ada malaikat lewat tiba-tiba nanya?.. wallahualam)

3. Galau bersama

Ana tau apa yang kalian pikirkan pas baca yang diatas ini : cinta. Ya emang bener sih ana disini mau ngebahas cinta. Tapi bukan cinta sesama manusia apalagi sesama jenis. Maksud ana “cinta” disini itu cinta sama ALLAH SWT. Pas tahun baruan nanti kita galau bareng-bareng gitu. Nyesel kita bikin dosa setahun ini, padahal setahun ini ALLAH saking sayangnya sama kita, masih mau ngasih kita kesempatan di dunia, ya kesempatan belajar, kesempatan ngaji (ngaji sama belajar sama aja kali ya), berbakti sama orang tua, guru, de el el. Ya masih ada banyak galau galau lainnya. Kalian bisa create sendiri galau versi kalian.

4. Banyakin doa

Secara new year itu berarti umur kita semua berkurang, berarti kesempatan minta ini itu sama Allah juga berkurang. Kita perbanyak berdoa kita selagi masih bisa berdoa. Asal doanya itu baik-baik insyaAllah bakalan dikabulin kok. Doain juga orang-orang yang sudah mendahului kita juga. Jangan lupa doa-doanya diiringi dengan ibadah kita yang rajin. Pasti lebih express terkabulnya ^^

Sebenernya masih banyak lagi yang bisa kalian lakuin biar new year kalian lebih bermakna dan berpahala. Yaa kalian bisa sebutin satu satu sendiri kalo mau :p. Oyaaaa jangan lupa, apa yang udah disebutin diatas musti pake kunci.| Hah ? kunci? Apaan ? ga punya ! | kunci itu bisa kalian buat sendiri. Tau ga apa ?? ya pinter yang jawab IKHLAS ! hehehe , segini yang bisa ana sampein .. kalo ada kata-kata yang ga berkenan mohon dimaafin karena kesalahan milik kita dan kesempurnaan itu hanya milik Allah semata. Semoga Allah selalu meridhoi kita, dan semoga kita bisa ngerayain New Year besok dengan penuh makna en pahala ^^ aamiin

07 November 2011

DARI FORMULIR SAMPAI PELANTIKAN ROHIS SMADHA

DARI FORMULIR SAMPAI PELANTIKAN ROHIS SMADHA

24 juli 2011...

SMA N 2 PURWOKERTO (SMADHA) saat itu sedang mengadakan pengajian dalam rangka isra mi’raj bersama di Lapangan SMA N 2 Purwokerto. Murid-murid kelas X sampai XII datang di event tersebut. Setelah prosesi-prosesi pengajian dan ditutup, akhirnyaa ~ bukan pulang (yaaah) ROHIS mengumumkan bahwa pendaftaran pengurus ROHIS SMA N 2 Purwokerto dibuka (say yeah!). Murid-murid SMADHA yang berminat menjadi pengurus ROHIS langsung mengerubungi podium minta formulir bak ipin ngejer ayam goreng. Tentu saja kami segera mengisi formulir dan mengumpulkannya lagi sebelum hari formulirnya expired.

14 agustus 2011...

Tidak lama setelah formulirnya expired, kami menghadapi test tertulis CPR 2011/2012. Kami panas dingin menghadapinya. Test dimulai jam 13.00 dan berakhir jam 14.30. Soalnya? Ada sekitar 50-60 soal. Gak gampang sih, paling nggak ada yang bisa keisi di lembar jawaban (bercanda). Kami berjuang keras bersaing biar bisa stay position di CPR dan gak tereliminasi. Kata “wow” mungkin bisa mewakilkan jumlah peserta saat itu. 93 siswa bersaing ketat, mengingat quota pengurus ROHIS tahun ini dikurangi jadi 55. Gak kebayang perjuangan siang-malamnya pengurus ROHIS kelas XII ngoreksi jawaban-jawaban kami. Semangat Akhi, Ukhti !

Sehari

Dua hari

Dua hari setengah

Tiga hari

Yap, setelah tiga hari kami test tertulis, akhirnya hasilnya dipajang juga. Dari 93 siswa, jadi sekitar 70 siswa yang tersisa. Eitttsss ! ini belum final. Masih ada test yang harus kami lewati ! semangat ya bacanya ! hehe

20 sampai 21 agustus 2011...

2 hari 1 malam kami menginap di sekolah untuk melewati test yang satu ini. Dalam test ini kami dibagi jadi beberapa kelompok, dan setiap kelompok punya 1 ketua. Tugas kami kali ini, kami mesti membuat contoh anggaran kegiatan, desain mading dan bikin brosur pesimis dalam 1 malam. Fiuuhhh, kami terus berjuang dan lembur biar tugas bisa selesai. Namun acara lembur massal kami ini terpotong karena ada sharing antar CPR di bangsal. Jiwa kami diisi dengan renungan malam itu. Kamipun menangis bersama. Capek menangis, kami tidur (payah! Mana lemburnya?!). Tapi semuanya clear kok. calm down man! Hidup jangan dibikin susah !

Besoknya, kami MCK , lalu siap-siap wawancara CPR. Untuk wawancara CPR ada beberapa pos yang harus kami masuki. Setiap pos mewakili satu, atau dua departemen. Kami mulai berjalan dengan kelompok masing-masing. Mencari pos yang kosong, lalu wawancara. Pertanyaannya macam-macam sesuai departemen yang kami masuki. Untuk akhwat, ada pos keputrian, kami harus unjuk gigi bicara di depan pewawancara layaknya bicara di acara keputrian, ada juga pos sekretaris, bendahara, publikasi, dan masih banyak lagi. Untuk ikhwan, gak ada departemen keputrian, adanya departemen dakwah. Oh iya, wawancara ini juga sendiri-sendiri, maksudnya akhwat wawancara dengan akhwat, ikhwan wawancara dengan ikhwan. Kalau menurut saya, pos yang paling bikin tangan kayak es itu pos CHA atau ACH atau HAC atau apalah namanya, saya agak lali. Itu pos untuk akhwat. Pertanyaanya itu cesss banget. Entahlah, pokoknya pos itu yang bener-bener bikin saya grogi. Setelah selesai, kami langsung shalat dan istirahat di kelas. Tepat jam 3, Lipo ditutup. Fiuhh (ikutan capek ya bacanya?)

Gak lama setelah itu, ada pengumuman CPR yang lolos di mading Mushola At-Tahrim. Wait a minute .. ini udah pas 55 ! berarti gak ada wawancara lagi dong ?? kalaupun ada, siapa yang bakal tereliminasi??

Jawab : masih ada kok

Yaap, perjuangan itu gak akan pernah berakhir selama kita masih hidup ! kami masih harus berhadapan dengan Pak Daud Buwang dan Pak Solihin. Ikhwan diwawancara dengan Pak Daud, sementara akhwat diwawancara dengan Pak Solihin. Baru satu kelompok diwawancara, suara adzan dari mushola menggema. Langsung saja kami pergi ke mushola, sementara wawancara dipending.

Jreng jreeeng, tak diduga Pak Solihin dan Pak Daud langsung meloloskan semua CPR karena dianggap sudah siap dan niat untuk menjalankan amanah. Alhamdulillah, kami memang siap kok pak.. hehe

Setelah kami terpilih, kami dikumpulkan dalam rapat untuk memilih ketua ROHIS dan Ketua Akhwat. Namun ini belum final, masih ada pertimbangan.

Hari-hari kami diisi dengan rapat. Ada kalanya juga kami bersama-sama membersihkan mushola, mengganti gorden mushola, merapikan isi lemari buku perpustakaan mushola. Semua dilakukan bersama-sama. Semuanya memang terasa cepat dan asyik kalau tdak dilakukan sendiri alias sama-sama.

30 Oktober 2011

Sehari sebelum tanggal diatas, kami latihan pelantikan. Sempat ribut-ribut sendiri, tapi serius lagi mengingat waktu latihan gak sampe 24 jam. Latihan kami dikoordinatori oleh Akhi Ali dan Akhi Dwi Cahya Pramanda. Yak , kami benar-benar siap.

Esoknya (tanggal diatas), kami pelantikan berbarengan dengan PAP kelas X. Kami sempat latihan sekali lagi. And..it’s the time ! kami dipanggil satu persatu, tanda pelantikan sudah dimulai. Setelah semuanya sudah dipanggil, kami mengucapkan ikrar pengurus ROHIS. Lalu amanat yang lumayan (lama) dari Pak Solihin. Diteruskan dengan penandatanganan serah terima jabatan, penyerahan pin dari Akhi Ali ke Akhi Setio Wahono (ketua umum ROHIS 2011/2012). Pelantikan selesai, eh.. belum. Akhi Setio Wahono masih berpidato di depan siswa kelas X. Seusai itu, kami berkumpul di bangsal, tambahan sedikit dari Akhi Ali buat Pengurus ROHIS 2011/2012

Yapp, kami memang gak sekuat Mr.Hercules, gak sepinter Mr.Einstein, tapi kami punya satu kekuatan besar. Kami saling membantu, mengingatkan, dan menguatkan satu sama lain. Because we are family now..

-ROHIS SMADHA-