01 May 2016

[MAY DAY] Hak Buruh dalam Islam

 [MAY DAY] Hak Buruh dalam Islam ~ 1 mei jutaan buruh di dunia merayakan hari yang mereka nantikan, hari buruh. Menilik sejarah, hari buruh Hari buruh dunia atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mayday diperingati setiap tanggal 1 Mei. Penetapan tanggal 1 Mei sebagai hari buruh dunia terilhami dari kesuksesan aksi buruh di Negara Kanada pada tahun 1872. Ketika itu buruh melakukan aksi menuntut pengurangan jam kerja yang sebelumnya jam kerja berdurasi 19-20 jam/hari berubah menjadi 8 jam kerja/hari, dan tuntutan yang para buruh lakukan pun disetujui. Sehingga delapan jam kerja per hari di Kanada resmi diberlakukan mulai tanggal 1 Mei 1886. Namun Islam sudah melaksanakan hak-hak buruh 12 abad lebih awal. Apa saja hak-hak buruh tersebut ?

21 April 2016

Dzido (Dzikir dan Do'a) Akbar 2016



Assalamu’alaikum wr.wb
                Alhamdulillah wa syukurillah, pada Jum’at, 1 April 2016 kemarin telah dilaksanakan Dzido (Dzikir dan Do’a) Akbar dalam rangka persiapan menyambut UN tahun 2016 untuk kelas 12.
                Acara ini dimulai ba’da Ashar dengan dipandu oleh Akhi Maula Haqul Daffa dan Akhi Hafiizh Ma’arif Setiadi. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Akhi Achmad Nabil H. Sebelumnya para peserta melakukan registrasi dan sholat Ashar di masji SMA N 2 Purwokerto.

02 April 2016

Smada Bersholawat Bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Alhamdulillah Selasa,22 Maret 2016 SMA N 2 Purwokerto telah menyelenggarakan acara akbar yaitu
"Smada Bersholawat Bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf" dari Solo di lapangan SMA N 2 Purwokerto dalam rangka perayaan HUT SMA N 2 Purwokerto yang ke-66 dan Peresmian Masjid At-Takrim.



16 March 2016

Peresmian Masjid At-Takrim

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Sebuah kabar gembira  kami sampaikan bahwa Masjid At-Takrim SMA Negeri 2 Purwokerto telah diresmikan. Bapak Ir. H. Achmad Husein selaku Bupati Banyumas sendiri yang telah meresmikannya. Beliau menandatangani batu peresmian pada Senin, 29 Februari 2016. Ikhwan ROHIS EXIST SMA Negeri 2 Purwokerto ikut memeriahkan acara tersebut dengan menampilkan hadroh diawal acara dan pengguntingan pita.

07 March 2016

[SUBAHANALLAH] Gerhana Matahari dalam Kacamata Al Qur'an


Indonesia sedang siap merayakan gegap gempita peristiwa langka, gerhana matahari total. Gerhana matahari total yang terjadi 9 maret 2016 menyedot perhatian publik. Berbagai atronom dari penjuru dunia berbondong-bondong datang ke indonesia hanya untuk melihat fenomena langka ini. Lalu bagaimana Alloh dalam Al-Qur'an berfirman ?
Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.(Qs.Yunus Ayat : 5)
Gerhana merupakan sebuah fenomena alam yang kerap terjadi pada masa kita. Kejadian ini jelas adalah sebuah tanda-tanda kebesaran Alloh, untuk memberikan sebuah pelajaran penting kepada manusia agar mau kembali kepada Alloh  dan bertaubat kepada-Nya.
Dalam ilmu Astronomi gerhana tersebut bisa terjadi pada dua keadaan, yaitu gerhana matahari dan gerhana bulan. Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan  terletak di antara bumi dan  matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.
Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang  tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.
Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan bumi. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi.
Gerhana matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana total, gerhana sebagian, dan gerhana cincin. Sebuah gerhana matahari dikatakan se-bagai gerhana total apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup se-penuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.
Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.
Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.
Adapun gerhana Bulan ia terbagi menjadi tiga bagian:
Gerhana bulan total. Pada gerhana ini, bulan akan tepat berada pada daerah umbra.
Gerhana bulan sebagian. Pada gerhana ini, tidak seluruh bagian bulan terhalangi dari matahari oleh bumi. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan.
Gerhana bulan penumbra. Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.
Tetapi hati-hati gerhana matahari tidak bisa dilihat langsung karena dapat menyebabkan kerusakan pada retina mata, namun untuk gerhana bulan dapat dilihat langsung dengan mata telanjang.
Dalam Islam istilah yang dikenal adalah dengan Al-Kusuf (gerhana Matahari), Al-Khusuf (gerhana Bulan). Artinya adalah menghilangkan seluruh cahaya salah satu dari dua benda langit yang bercahaya (matahari dan bulan) atau sebagiannya dan berubah menjadi hitam.
Gerhana pada masa lalu sering dikaitkan dengan kejadian atau ramalan kejadian masa yang akan datang. Ketika pada masa Nabi  hidup pernah terjadi gerhana matahari dan kejadiannya bertepatan dengan kematian putranya. Kemudian Nabi  bersabda: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Alloh. Tidaklah keduanya mengalami gerhana karena kematian seseorang atau karena lahirnya seseorang. Jika keduanya mengalami gerhana, maka berdoalah kepada Alloh dan sholatlah hingga gerhana selesai.." (HR. Bukhori dan Muslim)
Selain itu seorang muslim yang kedapatan menemukan gerhana maka di-anjurkan untuk melakukan hal-hal berikut ini:
a.   Memperbanyak dzikir, istighfar, takbir, shodaqoh dan semua amalan yang mendekatkan diri kepada Alloh . (HR. Bukhori dan Muslim)
b.  Melaksanakan sholat gerhana. Caranya adalah sholat dilaksanakan sebanyak dua roka'at. Pada setiap roka'at dua kali berdiri, dua kali bacaan, dua kali ruku' dan dua kali sujud. (HR. Bukhori dan Muslim)
Nah…jadi jangan sampai ketika gerhana ada, kita hanya menjadikan momentum untuk melihat fenomena alamnya saja, seperti naik ke atas bukit melihat kejadian gerhana, atau pergi ke tempat penglihatan gerhana di sebuah tempat. Tetapi kita harus menyadari bahwa gerhana adalah bentuk miniatur dari berbenturannya bayangan matahari-bulan-dan bumi, Nah sekarang bagai-mana kalau benturannya bukan bayangan saja
sumber 

31 January 2016

PECETIKAH VIII

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah... ROHIS EXIST SMA Negeri 2 Purwokerto telah mengadakan PECETIKAH VIII pada hari Minggu, 24 Januari 2016. PECETIKAH merupakan salah satu rangkaian acara ulang tahun SMA Negeri 2 Purwokerto yang tahun ini menginjak usia 66 tahun. Acara ini terdiri atas 5 cabang lomba yaitu pemilihan da’i remaja, cerdas cermat islam, tilawatil quran, kaligrafi, dan hadroh.
Acara ini dimulai dengan pembukaan di bangsal SMA Negeri 2 Purwokerto yang dibawakan dengan dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al’Quran oleh Rizcha Dwi Anisa, pembacaan sholawat badar oleh Ghani Faliq Muffidin, dan menyanyikan bersama lagu Indonesia Raya. Sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Bapak Drs.  Tohar, M. Si selaku kepala sekolah dan Haidar ‘Adiy Dzaki selaku ketua umum ROHIS. Tujuan dari acara ini adalah menumbuhkan nilai-nilai islam dalam setiap sendi kehidupan untuk semua insan pada umumnya dan para remaja pada khususnya, sesuai yang dikatakan ketua umum ROHIS. Acara pembukaan dimeriahkan oleh penampilan dari Saman of Smada yang menampilkan tari saman guna menyambut para hadirin dengan penampilan yang memukau.

30 January 2016

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H



Assalamu’alaikum Wr. Wb.


Pada 4 Januari 2016 lalu, ROHIS telah menyelenggarakan acara peringatan maulid Nabi Muhammad. Acara dihadiri siswa SMA Negeri 2 Purwokerto dan segenap dewan guru. Kesempatan kali ini, acara maulid nabi mengusung tema “Nabi Muhammad Tauladan Umat”. Acara ini dimulai pada pukul 08.00 WIB. Sebelum acara dimulai, para siswa melakukan sholat dhuha.

28 January 2016

Pengumuman Kejuaraan PECETIKAH VIII


Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah, tak terasa selesai sudah rangkaian acara PECETIKAH VIII
Sehubungan dengan hal tersebut, kami publikasikan hasil rekap nilai lomba-lomba PECETIKAH VIII.

Hadroh
Kaligrafi
LCCI
Tilawah (Putra)      Tilawah (Putri)
Pildarem (Putra)     Pildarem (Putri)

Terimakasih,
Wassalamu'alaikum Wr. Wb