2.10.2018

PSP Bersama Bapak Luthfi, Perbuatan Zina

Perbuatan Zina


Assalamu’alaikum wr wb

Pada dasarnya agama Islam adalah agam yang tinggi dan mulia, semua ketetapan dan norma-norma yang ada dalam agama Islam selalu memiliki dasar atau alasan yang logis. Dan bagi yang melanggar akan dikenai sanksi di dunia dan di akhirat.

Contohnya dalam kasus LGBT(Lesbian Gay Bisexsual Transexsual), tentunya hal ini sangat melanggar norma-norma agama Islam. LGBT ini bisa menular dan penularanna sangat cepat terjadi jika kita berada di lingkungan yang menganggap LGBT hal yang lumrah , bisa kita lihat dari kisah kaum Nabi Luth, awalnya kaum Luth ini melaukan homosexsual untuk bercanda, namun seiring waktu hal ini mulai menyebar dan menjadi budaya kaum Luth. Setelah hal ini didengar oleh Nabi Luth, Nabi Luth langsung melarang keras dan saat itu pertolongan Allah datang, Allah mengutus malaikatnya untuk merubah diri menjadi laki-laki yang sangat tampan dan gagah. Laki-laki itu lalu tinggal di rumah Nabi Luth. Mengetahui hal ini, kaum Nabi Luth lalu datang ke rumah Nabi Luth dan memaksa Nabi Luth untuk mengeluarkan laki-laki tersebut. Nabi Luth lalu marah dan mengeluarkan anak perempuannya dan memaksa kaumnya untuk lebh baik menikahi putrinya, tetapi kaum Luth malah menolak dan tetap memaksa untuk mengeluarkan laki-laki tadi.

Setelah itu laki-laki tadi mengatakan kepada Nabi Luth agar tidak usah khawatir, dan menyuruh Nabi Luth untuk pergi dan jangan menoleh kebelakang serta disuruh untuk meninggalkan istrinya karena istrinya juga menganggap homosexsual sebaga hal biasa.

Setelah Nabi Luth pergi maka malaikat lalu mengangkat daerah tempat beradanya kaum Luth ke atas langit dan menghempaskannya ke bawah dan sejak saat itu kaum Luth musnah.

Hal semacam ini juga pernah terjadi di Indonesia, tepatnya di daerah Dieng, kecamatan Batur, Dusun Legetang. Dahulunya Dusun ini sangat makmur, tanahnya sangat subur. Bila daerah lain panennya gagal, maka di Dusun ini panen melimpah. Tetapi hal ini malah membuat masyarakat menyimpang dari jalan Allah, masyarakat Dusun itu setiap malam menanggap tari Lengger yang biasanya berujung pada perzinaan. Dan pada suatu hari saat musim hujan, Dusun itu tertimpa longsor dari Gunung Pengamunamun yang jaraknya dari Dusun tersebut berates-ratus meter, hal ini sangat aneh terjadi, mengingat jarak yang begitu jauh antara Gunung Pengamunamun dan Dusun Legetang.


Tentunya sebagai orang yang beriman kepada Allah SWT kita harus dapat mengambil pelajaran dari berbagai kejadian tadi. Mungkin, banyak dari kita yang masih melakukan pacaran. Pacaran adalah hal yang dilarang oleh agama Islam, karena hal ini mendekatkan kita pada perzinaan. Bahkan kita lebih baik memegang bara api daripada memegang tangan perempuan. Jadi mulai sekarang marilah kita berhijrah ke arah yang lebih baik dengan meninggalkan segala yang dilarang oleh Allah, seperti mendekati zina(pacaran).

wassalamu'alaikum wr wb.