Wisata Religi Pembangun Hati | Tadabbur Alam 2018


Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahirabbil ‘alamin Program Kerja Rohis 2017/2018 sudah terlaksana kembali yaitu Tadabbur Alam pada hari Selasa, 10 April 2018. Tadabbur Alam tahun ini diikuti oleh 29 akhwat dan 26 ikhwan yang terdiri dari anggota Rohis dan beberapa Siswa/siswi SMA Negeri 2 Purwokerto. Didampingi oleh Bapak Sugito, Bapak Kharis, dan Ibu Ratna. Dengan objek ke Makam Sunan Muria, Masjid Al Aqsha Menara Kudus, Makam Sunan Kudus, Masjid Agung Demak, Makam Raden Patah, Makam Sunan Kalijaga, Masjid Agung Jawa Tengah. Selain berziarah makam wali, kami juga belajar dan melihat langsung peninggalan sejarah penyebaran agama Islam khususnya di Jawa Tengah.
Pembekalan

Rombongan berkumpul pada hari Senin, 9 April 2018 ba’da maghrib dan melaksanakan shalat Isya berjamaah di Masjid Jenderal Sudirman sebelah barat SMA Negeri 2 Purwokerto. Setelah semua anak sudah berkumpul di bus. Selanjutnya di absensi dan diberi pengarahan oleh akhi Haidar Rafi, pengantar oleh Bapak Kharis, dan Do’a yang dipimpin oleh Bapak Sugito. Kami berangkat sekitar pukul 20.00.

Pukul 03.00 kami sampai di lokasi pertama yaitu Makam Sunan Muria yang berada di kaki gunung Muria oleh sebab itu udara disini sangat dingin. Dari lokasi parkir bus kami harus menaiki ojek yang ada untuk menuju gerbang makam Sunan Muria dengan jalan yang dilalui sangat memacu adrenalin, naik curam dan berkelak-kelok. Setelah bersih diri dan berwudhu, kami melaksanakan shalat shubuh di masjid sekitar. Barulah berziarah ke Makam Sunan Muria/ Raden Pawarta. Suasana makam yang ramai oleh peziarah tidak mengurangi kekhusyukan dalam berdoa. Disini pengunjung tidak diperbolehkan mengambil gambar. Setelah berziarah kami turun melewati jalur pejalan kaki yang kanan kirinya terdapat lapak-lapak pedagang penjual berbagai macam oleh-oleh.

Usai ziarah Sunan Muria



Sesampainya di bus, kami sarapan sebelum melanjutkan perjalanan sekitar pukul 07.30 pagi. sebelum ke objek utama, transit dahulu di terminal kota Kudus untuk bersih diri selama 1 jam. Sampai di parkiran sekitar jam 10, becak wisata akan mengantarkan kita dari parkiran menuju masjid Al Aqsha Menara Kudus. Disana kami berziarah di makam Sunan Kudus/ Ja’far Shodiq.


Naik becak ke makam sunan kudus

Akan memasuki makam sunan Kudus
Masjid Menara Kudus
Melanjutkan perjalanan menuju kota Demak. Kami sampai di Masjid Agung Demak sekitar pukul 13.00 untuk shalat Dzuhur – Ashar di jamak. Kemudian berjalan menuju makam Sunan Kalijaga. Ada pula yang menaiki andong atau becak. Setelah berziarah Sunan Kalijaga/Raden Said, seperti pada objek wisata religi lain pasti ada pasar penjual pernak-pernik khas, jadi kami berjalan-jalan sembari beberapa membeli juga sebelum melanjutkan perjalanan ke Semarang.


Masjid Agung Demak



Sunan Kalijaga
Sampai di Masjid Agung Jawa Tengah sekitar pukul 17.00. kami berfoto ria disana hingga adzan maghrib berkumandang lalu shalat maghrib berjamaah. Setelah itu kami menaiki Menara pandang Masjid Agung Jawa Tengah dengan lift. Sebelumnya membeli tiket di loket yang disediakan. Kami menikmati keindahan dan berfoto sepuasnya di Menara. Pemandangan kota Semarang pada malam hari sangat cantik menjadi penutup cerita perjalanan Tadabbur Alam 2018 ini. Setelah melaksanakan shalat Isya, bus kami meluncur menuju Purwokerto. Di bus ada sepatah kata sekaligus penutup yang disampaikan oleh akhi Ahda Fahmi selaku ketua panitia kegiatan dan doa penutup yang dipimpin oleh Bapak Sugito.  Sampai di Masjid Jenderal Sudirman pada pukul 02.30.
Masjid Agung Jawa Tengah
Add caption

Terimakasih kami ucapkan kepada peserta yang berkenan mengikuti Tadabbur Alam ini, P. O. Teguh Muda yang mengantar rombongan kami, dan segala pihak yang mendukung Progja ini sehingga Alhamdulillahirabbil’alamin kegiatan tadabbur Alam ini berjalan lancar. Menjadi pengalaman mengesankan dan tak terlupakan bagi para peserta.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

PSP : 7 Indikator Kenikmatan Dunia

PSP : 7 Indikator Kenikmatan Dunia

Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh
Bagaimana kabar akhi wa ukhti sekalian? Semoga selalu dalam lindungan Allah yaa, Aamiiin. Alhamdulillah Pengajian Sabtu Pagi yang rutin dilaksanakan, istiqomah selalu. Nah pada artikel kali ini akan membahas isi dari PSP minggu ini yang diisi oleh Ibu Ratna. Mengenai "7 Indikator Kenikmatan Dunia"

Akhi wa ukhti sekalian. Siapa sih di dunia ini yang tidak ingin kenikmatan? Pasti semua ingin kenikmatan dunia pun akhirat. Memangnya apa itu Nikmat? Nikmat, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya Kesenangan, Kelezatan, Keenakan. Waduuh, pokoknya apapun yang enak-enak itulah nikmat. Secara syar'i Nikmat bisa diartikan sebagai segala pemberian dari Allah yang patut kita syukuri. Pernah dikasih kenikmatan? Selalu dong, nggak pernah Allah membiarkan hambaNya tanpa kenikmatan. Maka dari itu kita patut bersyukur Alhamdulillah. Sudah bersyukurkah anda hari ini? :)

Lalu apa saja standar kita sebagai Muslim akan nikmat/kesenangan itu? Apakah dengan kita berhura-hura menghabiskan harta untuk bermain main dan berfoya foya adalah standar kenikmatan kita? Yang kita cari adalah kenikmatan dunia yang berujung akhirat. Jadi berdasarkan Hadits Riwayat Ibnu Abas, menurut Rasulullah shalallahu'alaihi wassalam ada 7 indikator kenikmatan dunia, yaitu :

1. Hati yang selalu bersyukur. Jika hati kita bersukur, kita akan melakukan segala aktifitas dengan tenang dan tidak akan stres. Sepadat apapun aktifitas kita, bersyukurlah "Alhamdulillah" maka  akan menghadirkan ketenangan hati dan obesi tidak terlalu tinggi. Niatkan karena Allah, supaya tidak hanya mendapat lelah tapi juga ilmu dan pahala.
2. Pasangan hidup yang shalih / shalihah. Karena akan selalu mengajak kepada kebaikan dan membuat hati menjadi tentram. Istri shalihah akan senantiasa sabar dan memotivasi dalam pelayanan terhadap suami. Suami yang sholeh akan memimpin keluarga kecilnya menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah, Insya Allah. Maka kita harus memperbaiki diri kita dari sekarang, karena jodoh merupakan cerminan diri kita.
3. Anak yang shaleh dan shalehah. Anak merupakan harta yang sangat berharga. Rasulullah juga pernah bersabda yang artinya bahwa 3 amalan yang tidak akan putus yaitu Sedekah jariyah, Ilmu yang bermanfaat, dan Doa anak yang sholeh. Kita sebagai anak harus selalu birul walidain dan mendoakannya untuk menyenangkan hati orang tua kita. Karena pengorbanan kita merawat orang tua yang sudah renta tidak akan pernah setimpal dengan pengorbanan orang tua merawat kita dari bayi.
4. Lingkungan yang Kondusif. Tentu lingkungan yang baik, bersama orang-orang yang selalu mengajak kita kepada kebaikan adalah nikmat. Jika ingin memperoleh nikmat ini, maka mulai dari diri kita sendiri yang menciptakan lingkungan sholih.
5. Harta yang Halal. Sungguh kenikmatan dunia jika memperoleh harta dari jalan yang halal. Harta yang halal meskipun sedikit akan lebih berkah dan mententramkan hidup kita dibandingkan bergelimang harta dari cara yang haram. Allah SWT berfirman :

الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا ۗ وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا ۚ فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَىٰ فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ


Artinya : Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (Q. S. Al Baqarah ayat 275)
Jadi sudah tahu kan mana harta yang halal maupun haram. Semoga kita terhindar dari perkara yang haram.
6. Semangat Memahami Pengetahuan Agama Islam. Menuntut ilmu Agama hukumnya wajib. Belajar ilmu agama bisa dari mana saja. Apalagi dengan perkembangan IPTEK yang semakin maju, Tholabul'ilmi semakin mudah. Eits, tapi harus jelas sumbernya yaa. Yang terpenting dari menuntut ilmu agama adalah bukan hanya main dalil dan teori, tetapi prakteknya dalam kehidupan sehari-hari. Ya iyalah, Allah dan RasulNya kan sudah menunjukan jalan yang benar untuk kehidupan kita, maka harus dipraktekan.
7. Umur yang Berkah. Maksudnya bukan umur yang panjang, percuma saja umur yang panjang tetapi tidak berkah, tidak akan nikmat. Umur yang berkah adalah selama kita hidup, selama kita masih diberi umur, melakukan segala aktifitas yang bermanfaat. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain. Kita hidup tidak asal hidup, jadikan kehidupan kita berarti bagi orang lain, hal itu akan menjadikan hidup kita terasa nikmat.

Itulah pemaparan mengenai 7 Indikator Kenikmatan Dunia yang insyaallah akan mengantarkan kita kepada kebahagiaan akhirat juga. Semoga kita semua diberi kemudahan oleh Allah untuk dapat mengamalkan hal-hal yang tersebut diatas. Supaya hidup kita tenang dan nikmat karena Allah. Yuk mengamalkan. Bagikan bila kiranya bermanfaat yaa, insyaallah akan menambah pahala juga. Semangat Istiqomah Akhi wa Ukhti sekalian ^_^
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
PSP Bersama Bapak Luthfi, Perbuatan Zina

PSP Bersama Bapak Luthfi, Perbuatan Zina

Perbuatan Zina


Assalamu’alaikum wr wb

Pada dasarnya agama Islam adalah agam yang tinggi dan mulia, semua ketetapan dan norma-norma yang ada dalam agama Islam selalu memiliki dasar atau alasan yang logis. Dan bagi yang melanggar akan dikenai sanksi di dunia dan di akhirat.

Contohnya dalam kasus LGBT(Lesbian Gay Bisexsual Transexsual), tentunya hal ini sangat melanggar norma-norma agama Islam. LGBT ini bisa menular dan penularanna sangat cepat terjadi jika kita berada di lingkungan yang menganggap LGBT hal yang lumrah , bisa kita lihat dari kisah kaum Nabi Luth, awalnya kaum Luth ini melaukan homosexsual untuk bercanda, namun seiring waktu hal ini mulai menyebar dan menjadi budaya kaum Luth. Setelah hal ini didengar oleh Nabi Luth, Nabi Luth langsung melarang keras dan saat itu pertolongan Allah datang, Allah mengutus malaikatnya untuk merubah diri menjadi laki-laki yang sangat tampan dan gagah. Laki-laki itu lalu tinggal di rumah Nabi Luth. Mengetahui hal ini, kaum Nabi Luth lalu datang ke rumah Nabi Luth dan memaksa Nabi Luth untuk mengeluarkan laki-laki tersebut. Nabi Luth lalu marah dan mengeluarkan anak perempuannya dan memaksa kaumnya untuk lebh baik menikahi putrinya, tetapi kaum Luth malah menolak dan tetap memaksa untuk mengeluarkan laki-laki tadi.

Setelah itu laki-laki tadi mengatakan kepada Nabi Luth agar tidak usah khawatir, dan menyuruh Nabi Luth untuk pergi dan jangan menoleh kebelakang serta disuruh untuk meninggalkan istrinya karena istrinya juga menganggap homosexsual sebaga hal biasa.

Setelah Nabi Luth pergi maka malaikat lalu mengangkat daerah tempat beradanya kaum Luth ke atas langit dan menghempaskannya ke bawah dan sejak saat itu kaum Luth musnah.

Hal semacam ini juga pernah terjadi di Indonesia, tepatnya di daerah Dieng, kecamatan Batur, Dusun Legetang. Dahulunya Dusun ini sangat makmur, tanahnya sangat subur. Bila daerah lain panennya gagal, maka di Dusun ini panen melimpah. Tetapi hal ini malah membuat masyarakat menyimpang dari jalan Allah, masyarakat Dusun itu setiap malam menanggap tari Lengger yang biasanya berujung pada perzinaan. Dan pada suatu hari saat musim hujan, Dusun itu tertimpa longsor dari Gunung Pengamunamun yang jaraknya dari Dusun tersebut berates-ratus meter, hal ini sangat aneh terjadi, mengingat jarak yang begitu jauh antara Gunung Pengamunamun dan Dusun Legetang.


Tentunya sebagai orang yang beriman kepada Allah SWT kita harus dapat mengambil pelajaran dari berbagai kejadian tadi. Mungkin, banyak dari kita yang masih melakukan pacaran. Pacaran adalah hal yang dilarang oleh agama Islam, karena hal ini mendekatkan kita pada perzinaan. Bahkan kita lebih baik memegang bara api daripada memegang tangan perempuan. Jadi mulai sekarang marilah kita berhijrah ke arah yang lebih baik dengan meninggalkan segala yang dilarang oleh Allah, seperti mendekati zina(pacaran).

wassalamu'alaikum wr wb.


Lomba Pelajar SMP/Mts se eks karesidenan Banyumas, Tegal, Brebes | PECETIKAH X


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaikum wr wb

Kami dari Rohis SMA Negeri 2 Purwokerto masa khidmat 2017/2018 insyaAlloh akan mengadakan lomba Pildarem, Cerdas cermat islam, Tilawah, Kaligrafi, dan Hadroh (PECETIKAH) untuk smp/mts/sederajat se-eks karesidenan Banyumas, Tegal, dan Brebes yang ke X dengan tema
PSP - Kunci Sukses Dunia Akhirat

PSP - Kunci Sukses Dunia Akhirat



Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bagaimana kabarnya akhi wa ukhti? Semoga dalam keadaan sehatwal afiat
Alhamdumlillah pada hari Sabtu tanggal 21 Oktober 2017 telah terlaksana kegiatan PSP (Pengajian Sabtu Pagi) di Masjid At Takriim SMA Negeri 2 Purwokerto yang diikuti oleh siswa siswi muslim kelas xi. Acara ini dimulai pada pukul 07.00-09.00 yang diisi oleh ibu Ratna Hidayah selaku guru agama islam tentang Kunci Sukses Dunia Akhirat. Nah, sebenarnya apa aja si Kunci Sukses Dunia Akhirat? Mari kita ulas bersama.
1    - Niat
Segala sesuatu tergantung pada niat. Seperti sabda Rasulullah saw  : “sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang akan dibalas berdasarkan apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2    - Mendoakan saudara
Jika kiita mendoakan saudara kita, kita akan mendapat kebaikan yang sama. Rasulullah saw. bersabda : “tiada seorang muslim yang mendoakan saudaranya tanpa sepengrtahuan saudaranya kecuali malaikat berkata : dan untuk kamu pula seperti itu.” (HR Muslim)
Jadi mari kita mendoakan untuk kebaikan saudara saudara muslim kiita.
3    - Memiliki ilmu
Banyak orang tidak bisa meraih sukses karena dia tidak mengetahui ilmunya dan suatu amalan tanpa ilmu akan tertolak.
“barang siapa menginginkan sukses dunia hendaklah diaraihnya dengan ilmu dan barang siapa menghendaki sukses akhirat hendaklah diraihnya engan ilmu, barangsiapa yag ingin sukses dunia akhirat hendaklah diraih dengan ilmu” imam Syafi’i
4    - Melakukan perubahan
Dari yang buruk menjadi baik, dibutuhkan tekad yang kuat tidak hanya omongan.
QS. Ar-Rad:11 “Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu sendiri yang mengubah nasib atau keadaan yang ada pada dirinya.”
5    - Silaturahim
Siapa yang ingin dipermudah urusannya maka bersilaturahmilah. Silaturahmi adalah perintah Allah SWT. dengan silaturahmi maka kita akan mendapat doa dari orang lain
“barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya atau dikenang bekasnya (perjuangan atau jasanya) maka hendaklah ia menghubungkan silaturahmi” (HR Muslim)
“barang siapa yang senang dipanjangkan umurnya diluaskan rezekinya dan di jauhkan dari kematian yang buruk,maka hendaklah bertaqwa kepada Allah dan menyambung siaturahmi” (HR Imam Bazar, Imam Hakim)
Orang yang memutus silaturahmi tidak akan masuk surga.
6    - Berdoa
dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang-orang yang memohon kepadaKu. Maka bermohonlah kepadaKu dan berimanlah kepadaKu agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Q.S Al-Baqarah : 186)
Hadits dari Imam Turmudzi dan Hakim, diriwayatkan dari Abdullah bin Umar bahwa Nabi SAW bersabda. “ Barang siapa hatinya terbuka untuk berdoa, maka pintu-pintu rahmat akan dibukakan untuknya. Tidak ada permohonan yang lebih disenangi oleh Allah daripada permohonan yang meminta keselamatan. Sesungguhnya doa bermanfaat bagi sesuatu yang sedang terjadi dan yang belum terjadi. Dan tidak ada yang bisa menolak takdir kecuali doa,  maka berpeganglah wahai hamba Allah pada doa.”
7    - Tawakal
Tawakal adalah berserah diri kepada Allah, setelah berusaha sesuai kemampuan/semaksimal mungkin.
Dari Umar bin Khothob r.a, bahwa Nabi SAW bersabda : “ jika kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya Dia akan memberikan memberikan rezeki kepada seekor burung yang pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali pada sre hari dalam keadaan kenyang.” ( diriwayatkan oleh At-Tirmidzi )
8    - Shadaqah
Karena dengan bershadaqah kita dapat membahagiakan orang lain.
“Perumpamaan ( nafkah yang diperlukan oleh ) orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir : 100 biji. Allah melipatgandakan ( ganjaran ) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah  Maha Luas ( karunia-Nya ) lagi Maha Mengetahui.” ( Q.S Al-Baqarah : 261 )
9    - Bersyukur
1    - Bertaqwa
Bertaqwa adalah melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Pelantikan Pengurus ROHIS Masa Khidmat 2017/2018




Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

    Teman-teman yang senantiasa dirahmati Allah, puji syukur marilah kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan nikmat kepada kita semua, dan berkat Allah lah pada Hari Senin, 18 September 2017 telah berhasil  dilaksanakan pelantikan pengurus ROHIS masa khidmat 2017/2018, yang dilakukan oleh Bapak Drs. H. Tohar M.Si. selaku kepala sekolah SMA N 2 Purwokerto.

      Acara pelantikan pengurus ROHIS SMA N 2 Purwokerto masa khidmat 2017/2018 berlangsung lancar. Pada masa khidmat 2017/2018 ini, amanah sebagai Ketua Umum ROHIS SMA N 2 Purwokerto diberikan kepada Restu Aziz S. Sebagai Ketua Ikhwan ialah Haidar Rafi S, dan sebagai Ketua Akhwat ialah Tazkia Mar’atusyifa yang sebelumnya telah melalui proses pemilihan, dan pada masa khidmat 2017/2018, berlaku sebagai Pembina ialah beliau Bapak M. Luthfi Nashrullah S.Pd. S.Kom.

     Pengurus ROHIS SMA N 2 Purwokerto masa khidmat 2017/2018 berjumlah 49 orang, yang terdiri dari 23 orang pengurus ikhwan dan  26 orang pengurus akhwat yang sebelumnya telah mengalami proses seleksi.

      Sekian mengenai Pelantikan Pengurus ROHIS SMA N 2 Purwokerto masa khidmat 2017/2018, semoga dengan adanya acara pelantikan ini,  ROHIS SMA N 2 Purwokerto dapat lebih baik dan lebih exis.. Aamiin

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.


Gambar 1
Serah terima jabatan dari Ketua Umum ROHIS 2016/2017 kepada Ketua Umum ROHIS 2017/2018.

Gambar 2
Pemasangan pin oleh Bapak Drs. H. Tohar, M.Si. selaku kepala sekolah

Gambar 3
Pembacaan sumpah sebagai pengurus ROHIS 2017/2018.

Gambar 4
Foto bersama ROHIS 2017/2018 bersama pembina.

Gambar 5
Foto bersama ROHIS 2016/2017, ROHIS 2017/2018, dan pembina.

Idul Adha 1438 H

 




Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Alhamdulillah, puji syukur marilah senatiasa kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita berbagai kenikmatan, diantaranya ialah nikmat iman, islam, dan nikmat sehat. Tak lupa shalawat serta salam marilah kita curahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, serta para keluarga, sahabat, dan para pengikutnya yang istiqamah hingga akhir zaman nanti.
Para pembaca yang semoga dirhamati Allah,
Alhamdulillah, pada Hari Jum’at  1 September 2017, Rohis SMA N 2 Purwokerto telah sukses melaksanakan serangkaian acara Idul Adha 1438H. Dan Alhamdulillah, pada Idul Adha kali ini SMA N 2 Purwokerto menyembelih 1 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Sapi tersebut disembelih di   SMA N 2 Purwokerto dan 5 ekor kambing disembelih di Desa Karanggintung, tempat bakti sosial ramadhan tahun 2017.  Rangkaian acara Idul Adha 1438H dimulai dengan takbiran dan persiapan pelaksanaan sholat Idul Adha yang dilaksanakan oleh panitia dari Rohis SMA N 2 Purwokerto. Acara selanjutnya yaitu sholat Idul Adha yang dilaksanakan di lapangan depan SMA N 2 Purwokerto. Dan acara terakhir ialah pembagian daging dan makan-makan panitia.
Rangkaian acara berjalan dengan lancar, dimulai dengan panitia dari Rohis SMA N 2 Purwokerto datang ke SMA N 2 Purwokerto pada pukul 17:00 pada Hari Kamis, 31 Agustus 2017. Acara lalu dlanjutkan dengan sholat maghrib, sholat Isya, dan dzido. Setelah dzido, kami melaksanakan briefing atau pengarahan sebentar.Lalu panitia dibagi menjadi beberapa kelompok, ada yang bertugas di Masjid At-Takriim untuk takbiran, ada yang bertugas mempersiapkan alat dan tempat untuk pelaksanaan shlolat, ada pula yang bertugas untuk menunggu sapi yang akan datang pada pukul 20:00. Untuk persiapan sholat Idul Adha, kami memasang patok-patok sebagai penanda barisan shaf untuk sholat nantinya. Kami juga memasang panggung kecil sebagai tempat imam, dan mimbar untuk berkhotbah. Untuk sound, kami menyewa sound system dari luar.
Pada keesokan harinya, setelah melakukan shalat subuh, kami mengadakan briefing lagi. Kali ini briefing dimaksudkan untuk melakukan pengarahan dlam pelaksanaan sholat Idul Adha nantinya. Setelah briefing, seluruh panitia dipersilahkan untuk mandi dan bersih-bersih terlebih dahulu.
Pukul 05:30, semua panitia sudah sibuk mempersiapkan segala keperluan. Jamaah sholat Idul Adha pun sudah banyak berdatangan ke lapangan depan SMA N 2 Purwokerto. Seperti tahun-tahun sebelumnya SMA N 2 Purwokerto  bekerja sama dengan pihak Masjid Jenderal Sudirman dalam melaksanakan sholat Idul Adha.
Pukul 06:30, sholat Idul Adha dimulai. Kali ini yang bertindak sebagai Imam ialah beliau Ust. Masnun Lc, sementara sebagai khotib ialah beliau Bapak Drs.H Sugito. Pelaksanaan Sholat idul Adha berjalan khusyuk, banyak jamaah yang datang untuk sholat di SMA N 2 Purwokerto dan didominasi oleh siswa dan siswi SMA N 2 Purwokerto. Setelah sholat Idul Adha selesai, panitia membersihkan lapangan depan dan membereskan perlengkapan-perlengkapan, seperti patok,mimbar,dll.



Sekitar pukul 08:30, sapi qurban disembelih. Banyak warga SMA N 2 Purwokerto yang antusias melihat proses penyembelihannya. Pada Idul Adha kali ini, yang berlaku sebagai penyembelih ialah beliau Bapak Drs.Kharis. Sapi yang telah disembelih,  lalu dikuliti dan ditetel bersama-sama. Banyak warga SMA N 2 Purwokerto yang ikut membantu proses penetelan daging sapi. Dalam proses pengolahan daging sapi ini, kami juga dibagi tugas lagi, ada yang menetel daging sapi di SMA N 2 Purwokerto, ada pula yang bertugas membersihkan jeroan sapi di sungai. Tugas membersihkan jeroan sapi inilah tugas yang paling sulit, tetapi mengasikkan. Sulit karena kita harus membawa jeroan sapi yang tentunya berat, ke sungai yang jaraknya agak jauh dari SMA N 2 Purwokerto ditambah lagi jalan yang sempit dan menurun. Tetapi karena itu, kami dapat menambah rasa kekompakan dan kerja sama antar anggota ROHIS.
Sekitar pukul 12:00, panitia melaksanakan sholat Jum’at dan setelahnya mulai membungkus daging dalam plastik yang telah disiapkan.
Pukul 13:00, acara yang paling ditunggu-tunggu tiba , makan bersama. Di acara ini, seluruh panitia berkumpul di rumah Pak Sarkim untuk makan makanan yang telah dimasak oleh panitia akhwat. Di acara ini kami bisa beristirahat sejenak untuk memulihkan tenaga sembari berbincang-bincang satu sama lain.


Pada pukul 14:00, pembagian daging mulai kami lakukan. Daging yang telah dibungkus dibagikan kepada siswa-siswi SMA N 2 Purwokerto yang membutuhkan terlebih dahulu, dan setelahnya kami membagikan daging kepada warga sekitar SMA, ke panti asuhan, dan sebagainya.
        Sekitar pukul 16:00 setelah melakukan sholat ashar, kami membereskan semua peralatan dan pulang.
Kiranya, sekian cerita Idul Adha tahun 1438 H, bila ada kesalahan kami ROHIS SMA N 2 Purwokerto mohon maaf,
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.