Telur dan Cangkangnya

Bukan cangkang tujuan Allah menciptakannya, tapi isinya itulah tujuan diciptakannya. Semakin kokoh cangkangnya semakin terlindungi isinya, namun jika terlalu kuat cangkangnya maka semakin sulit kita memecahkannya, dan tidak mungkin kita memanfaatkannya. Namun sehebat apapun cangkangnya, sekokoh apapun kulitnya. Tidak akan ada manfaatnya jika tidak Ada isinya. Ketika Suatu saat pecah, orang akan tau betapa busuknya telor itu, dan tak ada satupun yang mau mendekat.

Amanah kita, jabatan kita, harta kita, pakaian kita semua yang dhohir yang ada pada kita, termasuk pujian dan hinaan yang singgah kepada kita semua adalah cangkangnya. Tetapi jangan menjadikan semua cangkang itu semakin mendominasi kita menjadikan kita sulit untuk mengambil manfaatnya dari isinya. Jangan pula kita terlalu terlena dengan cangkang-cangkang itu dan melupakan semua isi yang kita miliki. Jika tidak maka kebusukan akan segera tercium dan setiap orang akan meninggalkan diri kita ketika setiap orang tahu siapa diri kita.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 comments:

comments
January 2, 2010 at 1:18 PM delete

Sipp... Jazzakumullah khoiron katsir...

Reply
avatar